Jangan Pusing, Begini Cara Membandingkan Pecahan yang Penyebut Sama

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bilangan pecahan merupakan salah satu jenis bilangan yang biasa digunakan dalam ilmu yang menggunakan perhitungan seperti matematika dan fisika. Bilangan pecahan ini biasanya terbagi atas dua angka, yaitu angka yang disebut pembilang dan penyebut.
Menurut Suryanto Rukmono, S.Si dan Wahyono Sudrajat dalam buku Sukses Ulangan SD Kelas 3, pembilang merupakan bilangan yang dibagi dan terletak di bagian atas. Sementara itu, penyebut adalah angka pembagi yang berada di bawah angka pembilang.
Contohnya pada bilangan ½, satu merupakan bilangan pembilang dan 2 merupakan bilangan penyebut. Buku Senang Belajar Matematika kelas 4 SD yang ditulis oleh Hobri, Susanto, dkk menjelaskan bahwa bilangan pecahan sendiri terdiri atas tiga jenis:
Pecahan biasa adalah jenis pecahan sederhana karena hanya terdiri dari bilangan pembilang dan penyebut. Contohnya bilangan ½ yang hanya terdiri dari pembilang dan penyebut
Pecahan campuran yaitu pecahan yang pembilangnya lebih besar dari penyebut. Misalnya, 6/4 di mana angka 6 sebagai pembilang lebih besar dibandingkan 4 yang merupakan bilang penyebut.
Pecahan desimal merupakan pecahan yang berbentuk yang ditandai dengan tanda koma (,). Contohnya, pecahan 4/10 dapat diubah menjadi bilangan desimal, menjadi 0,4.
Bilangan pecahan juga dinilai berbeda dengan bilangan lainnya karena mengurutkannya membutuhkan trik khusus agar tidak salah. Nah sebelum mengurutkannya, bilangan pecahan tentu harus dibandingkan antar satu dan lainnya.
Langkah tersebut bertujuan untuk melihat manakah yang terkecil dan manakah yang terbesar. Berikut langkah-langkah dan cara untuk membandingkan bilangan pecahan berdasarkan kasusnya.
Cara Membandingkan Pecahan yang Penyebut Sama
Kasus pertama, yaitu membandingkan pecahan dengan melihat bilangan penyebutnya. Jika pecahan memiliki penyebut yang sama, berikut caranya:
Misalnya, ketika membandingkan pecahan 3/15 dan 5/15, maka kita perlu melihat pembilangnya saja karena angka tersebut memiliki penyebut yang sama. Bilangan paling kecil pada pecahan tersebut adalah 3/15, sedangkan yang terbesar 5/15.
Cara Membandingkan Pecahan yang Penyebut Berbeda
Berbeda dengan cara membandingkan yang memiliki penyebut sama, membandingkan pecahan yang penyebutnya berbeda memiliki beberapa cara tersendiri, yaitu samakan penyebut.
Mengutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 4 karya Christiana Umi, untuk menyamakan penyebut, kita bisa menyamakan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil).
Misalnya sebuah soal matematika meminta untuk membandingkan bilangan pecahan 1/8 dan 1/6 . Dengan mencari KPK dari bilangan penyebutnya, yakni 8 dan 6, maka kedua pecahan tersebut bisa dibandingkan. Simak penjelasan berikut:
KPK dari 6 dan 8 adalah 24, setelah menemukan KPK-nya, pecahan tersebut langsung dikalikan angka sama yang hasilnya adalah 24. 1/8 X 3/3 = 3/24 dan 1/6 x 4/4 = 4/24.
Maka dari hasil pengkalian tersebut mudah untuk mengidentifikasi manakah pecahan yang terkecil dan terbesar dengan melihat pembilangnya. Dari kasus di atas, 1/8 atau 3/24 lebih kecil dari 1/6 atau 4/24.
(SAI)
