Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.0
Konten dari Pengguna
Jelaskan Susunan Tata Surya! Begini Cara Menjawabnya
1 Oktober 2021 16:15 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Sistem tata surya dipercaya telah terbentuk sejak 4,6 miliar tahun yang lalu. Sistem tata surya terletak di galaksi Bima Sakti. Jika dilihat dari luar, galaksi ini berbentuk spiral putus-putus.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar untuk Kelas IX SMP karangan Sukis Wariyono dkk (2008: 229), Bima Sakti terdiri atas 200 miliar bintang, dan di bagian tengah galaksi terdiri atas bintang-bintang tua.
Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya, planet-planet, serta benda-benda langit lainnya. Semua objek yang berada di tata surya terikat oleh gaya gravitasi yang dimilikinya.
Susunan tata surya terdiri atas matahari, delapan planet, asteroid, meteor, meteorid, dan komet. Berikut masing-masing penjelasannya, yang dirangkum dari buku Kuasai Materi Ilmu Pengetahuan Alam SD Kelas 4,5, dan 6 terbitan Tim Grasindo (2019: 159).
Jelaskan Susunan Tata Surya!
Begini cara menjawab pertanyaan yang sering muncul di sekolah, yaitu jelaskan susunan tata surya. Simak selengkapnya di bawah ini.
ADVERTISEMENT
1. Matahari
2. Planet
Planet adalah benda langit yang mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang. Di dalam sistem tata surya, planet terdiri dari delapan jenis, yaitu:
Merkurius adalah planet yang terdekat dengan matahari pada sistem tata surya. Planet ini berukuran kecil dan hampir tidak memiliki atmosfer.
Planet venus merupakan planet yang tampak mengkilap karena memiliki atmosfer yang tebal seperti awan putih dan menyelubungi permukaannya.
Bumi merupakan planet ketiga berdasarkan jaraknya dari matahari dalam sistem tata surya. Bumi memiliki lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet (magnetosfer) yang melindungi permukaannya dari radiasi dan sinar UV.
ADVERTISEMENT
Mars adalah planet yang memiliki permukaan berbatu dan terlihat merah. Hal ini disebabkan oleh kandungan oksida besi di dalamnya. Suhu permukaan mars lebih dingin daripada suhu permukaan bumi, karena letaknya yang lebih jauh dari matahari.
Jupiter adalah planet terbesar dalam tata surya. Diameternya mencapai 13.000 km, dengan jarak rata-rata ke matahari sepanjang 778,3 juta km.
Saturnus merupakan planet yang mudah dibedakan dengan planet lainnya, karena planet ini mempunyai cincin. Cincin tersebut terdiri dari bongkahan-bongkahan es meteorit.
Uranus merupakan planet yang diselubungi kabut tebal yang terdiri dari gas metan. Uranus merupakan planet pemantul cahaya matahari yang baik. Oleh karena itu, uranus memiliki warna biru yang begitu indah.
ADVERTISEMENT
3. Benda Langit Lainnya
Asteorid adalah planet-planet kecil yang mengelilingi matahari. Lintasan asteroid terletak antara orbit mars dan jupiter. Ukuran asteroid jauh lebih kecil daripada planet-planet lainnya.
Meteor adalah benda angkasa yang berpijar karena bergerak dengan cepat dan bergesekan dengan udara. Meteor yang jatuh sampai ke permukaan bumi dinamakan meteorit.
Komet adalah benda angkasa yang mengelilingi matahari dengan orbit yang berbentuk lonjong. Komet tersusun atas unsur-unsur gas dan debu yang membeku.
(VIO)
Live Update
Gedung Glodok Plaza yang terletak di Jalan Mangga Besar II Glodok Plaza, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, terbakar, pada Rabu (15/1) malam. Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 21.30 WIB. Api diduga bersumber dari lantai 7.
Updated 15 Januari 2025, 23:11 WIB
Aktifkan Notifikasi Breaking News Ini