Konten dari Pengguna

Jenis Batu Sedimen dan Proses Pembentukannya yang Berasal dari Endapan Bumi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis batuan sedimen. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis batuan sedimen. Foto: Pixabay

Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari endapan permukaan bumi. Ingin tahu jenis batuan sedimen apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.

Dalam buku Fisika Bumi Volume 1 yang ditulis oleh Nur Islami, batuan sedimen merupakan jenis batuan yang terbentuk oleh endapan dan sementasi yang bias terjadi di permukaan bumi dan di bawah tanah atau di dalam air.

Sebelum diendapkan, sedimen dibentuk oleh proses pelapukan dan erosi dari daerah sumber, kemudian diangkut ke tempat pengendapan oleh air, angin, es, gerakan massa atau gletser, yang disebut agen transportasi.

Hamparan batuan sedimen di benua-benua kerak bumi sangat luas (73% permukaan tanah bumi saat ini), tapi total kontribusi batuan sedimen diperkirakan hanya 8% dari total volume kerak bumi.

Proses Pembentukan Batuan Sedimen

Proses pembentukan batuan sedimen. Foto: Unsplash

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa batuan sedimen juga terbentuk dari endapan. Namun, ada proses pembentukan batuan sedimen lainnya.

Mengutip dari buku Sedimentary Environments: Processes, Facies and Stratigraphy karya Reading H, berikut adalah proses dari pembentukan batuan sedimen, yakni:

1. Pelapukan

Pelapukan adalah pemecahan batu, tanah, dan mineral serta bahan kayu dan buatan melalui kontak dengan atmosfer bumi, perairan, dan organisme biologis.

Proses pelapukan juga bisa dibagi menjadi pelapukan fisika, kimia, dan juga biologi.

2. Transportasi

Transportasi merupakan proses pembentukan batuan sedimen dengan tiga cara, yakni gravitasi, angin, glesier, dan juga air.

  • Gravitasi, sebuah proses yang melibatkan pergerakan massa.

  • Angin, proses di mana sedimen diangkut ke tempat arah pergerakannya.

  • Glesier, tumpukan es atau salju yang mencair dengan cepat.

  • Air, agen paling utama dalam proses transportasi sedimen dari sumbernya ke tempat yang lebih rendah.

3. Pengendapan

Proses geologi di mana sedimen yang dihasilkan oleh proses pelapukan, ataupun tanah dan batuan ditambahkan ke suatu lahan yang dataran lebih rendah yang di tansportasikan oleh angin, es, air, dan gravitasi.

4. Pemadatan

Pemadatan terjadi ketika sedimen terkubur dalam-dalam, menempatkan mereka di bawah tekanan karena berat lapisan di atasnya.

Jenis Batu Sedimen

Setelah mengetahui proses pembentukannya, batuan sedimen juga di klasifikasikan ke dalam dua jenis berdasarkan sumber komponen penyusunnya yaitu klastik dan non klastik yang terdiri dari biogenic atau organic dan kimia. Berikut adalah jenis batu sedimen, yakni:

1. Batuan klastik

Batuan klastik terdiri dari fragmen, mineral dan batuan yang sudah ada sebelumnya. Batuan klastik dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan komponen dan juga ukuran butirannya.

Berikut adalah beberapa batuan klastik yang telah dibagi dari komponen di dalamnya, yakni:

  • Konglomerat

  • Batu pasir

  • Siltstone

  • Serpih

2. Batuan non-klastik

Batuan non-klastik tercipta saat air menguap atau dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan. Sama seperti batuan klastik, batuan non-klastik juga terdiri dari beberapa bagian, yakni:

  • Limestone

  • Dolostone

  • Rock Salt

  • Gypsum

  • Coal

(JA)