Jenis Efflata yang Dikeluarkan Gunung Api: Otogen dan Alogen

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja jenis efflata yang dikeluarkan oleh gunung api ketika erupsi? Jenis efflata terdiri dari dua, yaitu otogen dan halogen.
Gunung api menghasilkan berbagai macam materi dari perut bumi ketika mengeluarkan erupsi.
Materi-materi ini kemudian terhempas ke permukaan bumi akibat adanya letusan gunung api. Salah satu materi yang terhempas adalah eflata.
Pengertian Eflata
Dikutip dari buku 99% Lolos Seleksi Mandiri PTN Soshum 2014 yang ditulis oleh Tim Presiden Eduka dan Rudi Permana, eflata adalah material padat yang dikeluarkan oleh gunung berapi. Eflata bisa saja berbentuk batu besar (bom), batu kerikil (lapili), dan debu vulkanik.
Selain eflata, ada materi padat lainnya yang dikeluarkan oleh gunung api, yaitu piroklastik.
Eflata memiliki perbedaan dengan lava. Eflata adalah materi padat yang dikeluarkan gunung api, sedangkan lava adalah material cair yang dikeluarkan oleh gunung berapi.
Jenis Efflata
Menurut Drs. Kustopo, M.Pd dalam bukunya yang berjudul Geografi Paket C Tingkatan V Modul Tema 4, berdasarkan materi atau bahan asal pembentukannya, terdapat dua jenis eflata, yaitu:
Eflata otogen, jenis eflata yang bahannya berasal dari magma yang terlempar ke atas pada saat erupsi dan membeku.
Eflata alogen, jenis eflata yang bahannya berasal dari batuan litosfer pada dinding diatrema yang terbawa keluar pada saat terjadi erupsi eksplosif.
Jenis Materi yang Dihasilkan Ekstruksi Magma
Ekstruksi magma adalah istilah yang merujuk pada proses terjadinya erupsi, yaitu proses keluarnya magma dari dalam bumi sampai ke permukaan bumi.
Selain eflata, ada dua jenis materi lainnya yang dihasilkan oleh ekstruksi magma, yaitu materi cair dan materi gas.
Materi cair yang dihasilkan oleh ekstruksi magma terdiri dari tiga jenis, yaitu:
Lava, yaitu yaitu magma yang meleleh keluar dan mengalir sampai ke permukaan bumi.
Lahar, yaitu material campuran antara lava dengan materi-materi yang ada di permukaan bumi berupa pasir, kerikil, debu, dan air sehingga membentuk lumpur.
Lahar dingin atau lahar hujan, yaitu aliran lumpur yang terjadi dari eflata yang dihanyutkan aliran air hujan di lereng gunung.
Adapun benda gas atau ekshalasi yang keluar ketika ekstruksi magma terjadi adalah material berupa fumarola (sumber uap air dan zat lemas atau N2), solfatar (gas belereng atau H2S), mofet (gas asam arang atau CO2), dan geyser (air panas yang memancar berkala karena tekanan gas dari dalam bumi).
(SAI)
