Jenis-Jenis dan Cara Lebah Mempertahankan Diri Saat Diserang Musuh

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lebah adalah hewan serangga yang hidupnya sebagian besar dikenal lebih suka berkelompok. Lebah termasuk ke dalam famili Apoidae, dengan ordo Hymenoptera, yaitu serangga bersayap selaput.
Lebah adalah makhluk hidup yang telah hidup di dunia sejak ribuan tahun yang lalu sampai sekarang. Hewan ini telah tersebar di seluruh penjuru dunia dengan jumlah kira-kira 20.000 spesies di tiap benua, kecuali benua Antartika.
Lebah berperan penting dalam proses penyerbukan tumbuhan, pasalnya, lebah dapat memakan nektar bunga dan serbuk sari, yang merupakan salah satu sumber makanannya.
Sebagai hewan yang termasuk ke dalam jenis serangga, lebah mempunyai sepasang kaki dan dua pasang sayap di sisi kiri dan kanannya. Sarang tempat tinggal lebah umumnya dapat ditemukan di atas bukit, pohon kayu, dan pada atap rumah.
Sarang tersebut dibangun dari propolis atau perekat pohon dari getah pohon, serta malam yang diproduksi oleh kelenjar lebah betina yang terdapat di badannya. Kumpulan lebah sering disebut dengan koloni dan memiliki tiga kasta yang berbeda setiap tugasnya.
Mengutip dalam jurnal Analisis Morfometrik Lebah Madu Pekerja Apis cerana Budidaya pada Dua Ketinggian Tempat yang Berbeda milik Novita, dkk, tiga kasta dalam satu koloni lebah, adalah sebagai berikut.
Satu lebah ratu, yaitu lebah yang berjenis kelamin betina dan merupakan induk dari semua lebah dalam satu koloni, serta memiliki tugas reproduksi.
Ribuan lebah betina, dikenal dengan lebah pekerja, yang bertugas untuk memenuhi kebutuhan koloni, seperti mencari pakan, membuat sarang, hingga mempertahankan koloni.
Ratusan lebah jantan, yaitu lebah yang memiliki jenis kelamin jantan dan memiliki tugas yang sama seperti lebah ratu, yaitu melakukan aktivitas reproduksi.
Jenis-Jenis Lebah
Mengutip dari modul terbitan Litbang Pertanian Pemerintah yang berjudul Budidaya Ternak Lebah, jenis-jenis lebah dibagi menjadi empat, yang dibedakan berdasarkan penyebarannya, antara lain:
Apis cerana, yang diduga berasal dari daratan Asia dan menyebar sampai ke Afghanistan, Cina, hingga Jepang.
Apis mellifera, yang sering kali dijumpai di daratan Eropa, seperti Prancis, Yunani dan Italia. Jenis lebah ini juga dapat ditemukan di daerah sekitar Mediterania.
Apis Dorsata, yang mempunyai ukuran tubuh paling besar di antara jenis lebah lainnya, serta penyebarannya di sekitar kawasan sub tropis dan tropis Asia, seperti Indonesia.
Apis Florea, adalah spesies lebah yang terkecil dan tersebar mulai dari Timur Tengah, India, hingga sampai ke Indonesia. Lebah dengan jenis seperti ini di Indonesia disebut juga dengan tawon klanceng.
Cara Lebah Mempertahankan Diri
Dalam sebuah ekosistem lingkungan, tentunya lebah akan hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya, seperti manusia dan tumbuhan. Organisme yang terkadang mengganggu aktivitas hidup organisme lain, disebut dengan musuh yang harus dihindari.
Lebah mempunyai ekor di bagian tubuh, yang berbentuk cukup runcing dan tajam. Cara lebah mempertahankan diri saat diserang musuh adalah dengan menggunakan ekor tersebut, yang ditusukkan ke lapisan epidermis musuhnya.
Ketika lebah menusuk-nusukkan ekornya, musuh akan merasa kesakitan. Namun sayangnya, kegiatan tersebut membuat sengat dan meninggalkan kantungnya di tubuh sang musuh. Akibatnya, beberapa menit setelah menyengat, lebah akan mati.
(HDP)
