Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Inflasi dan Cara untuk Mengendalikannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertukaran uang saat terjadi inflasi. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertukaran uang saat terjadi inflasi. Foto: Pexels.com

Inflasi merupakan kondisi saat uang terlalu banyak beredar di masyarakat. Jenis-jenis inflasi dapat dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, sifatnya, dan asal muasalnya.

Inflasi dapat ditandai dengan turunnya nilai uang pada kondisi sebelumnya dan harga terus naik dalam beberapa waktu. Ketika inflasi terjadi, daya beli masyarakat menjadi rendah sehingga perekonomian menjadi lemah.

Berikut ini merupakan jenis-jenis inflasi yang perlu kamu ketahui, simak penjelasannya di bawah ini!

Jenis-jenis Inflasi

Merujuk pada buku Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI karangan Alam S, jenis-jenis inflasi dapat dikasifikasikan berdasarkan tingkat keparahannya, sifatnya, dan asal muasalnya. Begini penjelasannya.

a. Jenis-jenis inflasi berdasarkan tingkat keparahannya

  1. Inflasi ringan: inflasi ini tidak terlalu berdampak pada perekonomian. Tingkat kenaikan harga pada inflasi ringan adalah di bawah 10 persen per tahun.

  2. Inflasi sedang: inflasi ini berdampak pada kegiatan perekonomian karena dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat yang mempunyai penghasilan tetap. Kisaran kenaikan harga pada inflasi sedang antara 10-30 persen per tahun.

  3. Inflasi berat: inflasi ini berdampak besar pada kondisi perekonomian karena bunga bank menjadi lebih kecil daripada laju inflasi. Kenaikan harganya antara 30-100 persen per tahun.

  4. Inflasi sangat berat: inflasi ini sangat berbahaya dan sulit ditangani karena kenaikan harga mencapai 100 persen per tahun.

b. Jenis-jenis inflasi berdasarkan sifatnya

  1. Inflasi merayap: pada jenis ini laju inflasi terbilang rendah karena kenaikan harga berjalan lambat dengan persentase yang kecil dan dalam jangka waktu yang lama.

  2. Inflasi menengah: pada inflasi ini kenaikan harga cukup tinggi dan terjadi dalam jangka waktu yang singkat. Maksudnya, harga-harga pada bulan ini meningkat dari bulan lalu. Lalu pada bulan depan harga akan meningkat lagi, pun begitu seterusnya.

  3. Inflasi tinggi: laju inflasi jenis ini sangat tinggi. Harga-harga naik secara akselerasi dengan perputaran uang yang sangat cepat.

c. Jenis-jenis inflasi berdasarkan asalnya

Ilustrasi kegiatan di pasar. Ketika terjadi inflasi, daya beli masyarakat menjadi rendah sehingga perekonomian menjadi lemah. Foto: Pexels.com
  1. Inflasi yang berasal dari dalam negeri: contohnya negara mengalami defisit anggaran belanja secara terus menerus. Untuk menanganinya pemerintah memerintahkan Bank Indonesia untuk mencetak uang baru dalam jumlah yang banyak.

  2. Inflasi yang berasal dari luar negeri: inflasi ini terjadi karena adanya inflasi dari luar negeri dan berdampak pada kenaikan harga barang-barang impor. Inflasi jenis ini kerap terjadi pada negara-negara berkembang yang sebagian besar usaha produksinya menggunakan bahan dan alat dari luar negeri.

Kebijakan Pemerintah untuk Mengendalikan Inflasi

Pemerintah menerapkan beberapa kebijakan dalam mengendalikan inflasi. Menyadur dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi untuk SMP dan MTS Kelas IX karangan Deliarnov, berikut kebijakannya.

1. Kebijakan penetapan cadangan kas

Dengan kebijakan ini jumlah uang yang diedarkan oleh bank-bank umum kepada nasabah menjadi sedikit sebab dijadikan cadangan kas. Mengingat sedikitnya uang yang beredar, maka inflasi dapat ditangani.

2. Kebijakan diskonto

Kebijakan ini dilakukan dengan cara menaikkan suku bunga. Bila suku bunga tinggi, masyarakat menjadi giat menabung. Karena masyarakat banyak yang menabung, jumlah uang yang beredar makin berkurang.

3. Kebijakan pasar terbuka

Pada kebijakan ini, pemerintah dapat mengurangi atau menambah uang yang beredar dengan cara menjual atau membeli surat berharga kepada masyarakat. Biasanya surat berharga mempunyai keuntungan yang lebih tinggi dari tingkat bunga bank.

Pemerintah dapat menjual surat berharga bila ingin mengurangi jumlah uang yang beredar. Pun begitu sebaliknya, pemerintah dapat membeli surat berharga jika ingin menambah jumlah uang yang beredar.

(ZHR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan inflasi?

chevron-down

Kondisi saat uang terlalu banyak beredar di masyarakat.

Sebutkan jenis-jenis inflasi!

chevron-down

Jenis-jenis inflasi dapat dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, sifatnya, dan asal muasalnya.

Sebutkan jenis-jenis inflasi berdasarkan sifatnya!

chevron-down

Inflasi merayap, inflasi menengah, dan inflasi tinggi.