Jenis-Jenis Pencemaran, Berdasarkan Tempat Terjadinya hingga Polusi Suara

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencemaran adalah peristiwa masuknya zat-zat atau pun komponen lain yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Selain itu, pencemaran juga dapat merugikan makhluk hidup dalam ruang lingkup interaksi untuk mempertahankan kehidupannya.
Suatu pencemaran dapat terjadi karena dua faktor utama, yaitu akibat alam dan ulah manusia. Adapun zat yang mencemari lingkungan disebut dengan polutan, yang berupa bahan kimia, debu, makhluk hidup, panas, suara, dan radiasi.
Pencemaran dalam sebuah lingkungan terbagi menjadi beberapa jenis. Untuk mengetahui apa saja jenis-jenis pencemaran, simak tulisan selengkapnya di bawah ini.
Jenis-Jenis Pencemaran
Mengutip dalam buku SKS Pendalaman Materi IPA Sains Terpadu Kelas 7, 8, 9 yang disusun oleh M. Nurun Shofi, dan Tri Astuti S.Pd.I, jenis-jenis pencemaran dapat dibedakan menjadi tiga bagian. Berikut penjelasannya.
1. Menurut tempat terjadinya
Menurut tempat terjadinya, pencemaran dibagi ke dalam tiga golongan, yaitu sebagai berikut.
Pencemaran udara, yang berupa gas dan partikel karena adanya polusi yang terjadi di udara.
Pencemaran air, yaitu pencemaran yang disebabkan oleh pembuangan limbah sisa industri, sisa insektisida, serta pembuangan sampah domestik.
Pencemaran tanah, yang disebabkan oleh sampah plastik yang sukar hancur di tanah, detergen yang bersifat non bio degradable, serta zat kimia dari buangan pertanian.
2. Macam bahan pencemaran
Berdasarkan macam bahan pencemarannya, jenis ini dibagi menjadi tiga, yaitu:
Kimiawi, berupa zat radio aktif, logam, pupuk anorganik, pestisida, detergen, dan minyak.
Biologi, seperti mikroorganisme, misalnya Entamoeba coli dan Salmonella thyposa.
Fisik, menyerupai kaleng-kaleng, botol, plastik, dan karet.
3. Menurut tingkat pencemaran
WHO membagi jenis pencemaran menurut tingkat pencemarannya didasarkan pada kadar zat pencemar dan waktu (lamanya) kontak. Tingkat pencemaran dibedakan menjadi tiga, yaitu:
Pencemaran yang mengakibatkan iritasi (gangguan) ringan pada panca indra dan tubuh, serta telah menimbulkan kerusakan pada ekosistem lain, seperti gas buangan kendaraan bermotor yang menyebabkan mata pedih.
Pencemaran yang sudah mengakibatkan reaksi pada bagian tubuh, hingga menyebabkan penyakit kronis, seperti penyebaran penyakit kanker dan lahirnya bayi cacat di Minamata, Jepang akibat pencemaran air raksa.
Pencemaran yang kadar zat pencemarannya begitu besar, sehingga menimbulkan sakit bahkan kematian dalam lingkungan. Contohnya adalah pencemaran nuklir.
Selain ketiga jenis pencemaran yang digolongkan berdasarkan indikator tertentu, jenis pencemaran lainnya yang ada di lingkungan sekitar adalah pencemaran suara.
Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, suara pesawat, dan suara musik yang terlalu keras.
Dikutip dalam buku Ringkasan Materi dan Latihan Soal IPA Kelas VII SMP/MTS karangan Yudadi Tri Nugraheny, pencemaran suara menyebabkan gangguan pendengaran.
Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, seperti membuat ruangan kedap suara atau menggunakan penutup telinga.
(HDP)
