Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pupuk dan Pengertiannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis pupuk. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis pupuk. Foto: Unsplash

Pupuk adalah material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik.

Keberadaan pupuk juga digunakan untuk mengembangkan tanaman agar bisa tumbuh lebih baik. Pupuk sendiri juga mengandung berbagai macam unsur hara, seperti C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, dan lain sebagainya.

Mengutip jurnal yang berjudul Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah karya Ida Syamsu Roidah, manfaat penggunaan pupuk, yakni:

  • Menyuburkan tanah

  • Menghindari tanah dari kekerasan

  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman

Lebih lanjut, pupuk merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam tanah untuk menyediakan unsur-unsur esensial bagi pertumbuhan tanaman.

Seperti yang telah disebutkan, di dalam pupuk terdapat berbagai macam unsur hara di dalamnya dengan manfaat-manfaatnya masing-masing.

Jenis-Jenis Pupuk

Pupuk organik dan pupuk anorganik. Foto: Unsplash

Setelah mengetahui pengertian, manfaat, dan unsur hara di dalamnya, pupuk juga memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis pupuk, yakni:

Pupuk Organik

Menurut jurnal Pupuk Organik, Peluang dan Kendalanya karya Suharwaji Sentana, pupuk organik merupakan pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia.

Jika dilihat dari bentuknya, pupuk organik juga bisa berbentuk padat maupun cair. Berikut beberapa manfaat yang bisa dihasilkan dari pupuk organik, yakni:

  1. Meningkatkan kesuburan tanah. Pemakaian pupuk organik bisa mengurangi kelengketan, sehingga mudah diolah, sedangkan pada tanah berpasir dapat meningkatkan daya ikat tanah terhadap air dan udara.

  2. Memperbaiki kondisi kimia, fisika, dan juga biologi. Kehadiran pupuk organik akan menyebabkan terjadinya sistem pengikatan dan pelepasan ion dalam tanah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman.

  3. Meningkatkan produksi pertanian. Pupuk bisa meningkatkan produksi pertanian karena mampu menghasilkan berbagai macam tumbuhan dan buah-buahan, seperti jagung, wortel, dan lain sebagainya.

  4. Mengendalikan penyakit-penyakit tertentu. Beberapa tanaman seringkali mengalami penyakit yang disebabkan oleh Phytophthora sp dan lain sebagainya. Penggunaan pupuk yang rutin bisa menjadi salah satu cara untuk menghambat penyakit tersebut.

Beberapa jurnal juga menyebutkan bahwa pupuk organik bisa memiliki peluang untuk budidaya pertanian menjadi lebih maju. Oleh karena itu, keberadaan pupuk organik untuk tanaman memberikan peran yang sangat penting.

Pupuk Anorganik

Tidak hanya pupuk organik, semakin berkembangnya zaman, muncul berbagai jenis pupuk lainnya, seperti pupuk anorganik. Seperti namanya, pupuk ini bukan berasal dari bahan alami seperti pupuk organik.

Sebaliknya, pupuk anorganik merupakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan kimia. Bahkan pembuatan pupuk anorganik ini biasanya berasal dari pabrik-pabrik.

Berikut beberapa manfaat dari pupuk anorganik seperti yang dikutip dari jurnal Kajian Pupuk Anorganik karya Fauzi Albar Rasyiddin:

  1. Penambah unsur hara dan nutrisi untuk tanaman agar menjadi lebih subur.

  2. Memiliki kandungan nutrisi dalam jumlah yang lebih banyak dari pupuk organik.

  3. Pupuk anorganik juga bisa meningkatkan kualitas kesuburan tanah.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa saja manfaat pupuk organik?

chevron-down

Meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki kondisi kimia, meningkatkan produksi pertanian, dan mengendalikan penyakit tertentu.

Apa saja manfaat pupuk anorganik?

chevron-down

Tanaman lebih subur, memiliki kandungan nutrisi lebih banyak daripada pupuk organik, dan meningkatkan kualitas kesuburan tanah.

Apa saja unsur hawa dalam pupuk?

chevron-down

C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, dan lain sebagainya.