Konten dari Pengguna

Jenis Sektor Produksi Tersier dan Dampaknya bagi Perekonomian

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perhotelan sebagai sektor produksi tersier. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perhotelan sebagai sektor produksi tersier. Foto: Pexels.com

Sektor produksi tersier merupakan sektor ekonomi yang bergerak dalam kegiatan menghasilkan jasa untuk memperoleh keuntungan. Masyarakat biasanya mengenal sektor produksi tersier dengan sektor jasa.

Untuk penjelasan selengkapnya mengenai sektor produksi tersier, jenis-jenis, dan dampaknya bagi perekonomian, berikut uraiannya.

Sektor Produksi Tersier

Menurut Modul Pembelajaran Produksi, Distribusi, dan Konsumsi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sektor produksi tersier adalah produksi yang mendukung kegiatan bidang lain dengan cara menyalurkan hasil produksi.

Kegiatan di sektor ini terdiri dari produksi bidang perdagangan dan jasa yang menciptakan kegunaan dari segi waktu, tempat, pemilikan, dan pelayanan.

Sektor produksi tersier merupakan sektor penyedia layanan berupa jasa. Walau tidak menghasilkan barang berwujud, sektor industri ini menghasilkan banyak keuntungan.

Biasanya sektor ini lebih banyak disediakan oleh perusahaan swasta dibandingkan pemerintah. Contohnya adalah asuransi kesehatan dan perbankan.

Jenis-jenis Sektor Produksi Tersier

Ilustrasi perdagangan sebagai sektor produksi tersier. Foto: Pexels.com

Berikut jenis-jenis sektor produksi tersier menurut jurnal Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Sektor Primer, Sekunder, Tersier, dan Tingkat Upah Terhadap Penyediaan Lowongan Kerja Tamatan SMK di Provinsi Jawa Tengah oleh Permadani Fitri Aprillia.

1. Sektor perdagangan

Sektor perdagangan adalah salah satu sektor perekonomian yang ikut menyumbang pendapatan atau nilai tambah cukup besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Sektor perdagangan terdiri dari tiga subsektor, yaitu perdagangan besar dan eceran, rumah makan atau restoran, dan perhotelan.

2. Sektor pariwisata

Sektor pariwisata dapat membawa keuntungan bagi daerah yang memiliki aset berupa objek wisata yang diminati masyarakat.

Berkembangnya sektor pariwisata di suatu daerah akan menarik sektor lain untuk berkembang. Misalnya, sektor pertanian, peternakan, perkebunan, kerajinan rakyat, dan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat

Pariwisata merupakan sektor produksi tersier yang potensial untuk dikembangkan. Sebab, dapat meningkatkan perekonomian suatu daerah dan juga suatu negara.

3. Sektor keuangan

Sektor keuangan terdiri dari berbagai macam industri, mulai dari perbankan, asuransi, pembiayaan, dan perusahaan efek. Sektor ini menjadi bagian dari sektor produksi tersier karena menyediakan jasa kepada masyarakat untuk mendapatkan keuntungan.

Sektor keuangan menjadi sektor utama dalam perekonomian karena umumnya mendapat keuntungan terbesar dibanding sektor lainnya.

Dampak Sektor Produksi Tersier bagi Perekonomian

Menurut jurnal Sektor Tersier dan Kesempatan Kerja di Indonesia oleh Arif Rahman Hakim, berikut ini adalah dampak sektor produksi tersier bagi perekonomian:

1. Penyerapan tenaga kerja tinggi

Faktor tersier memiliki dampak penyerapan tenaga kerja yang tinggi jika terjadi kenaikan permintaan pada setiap sektor di dalamnya. Dalam produksi, tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi yang mempunyai peranan penting.

2. Mengatasi kemiskinan

Tingginya penyerapan tenaga kerja akan berbanding lurus dengan perbaikan masyarakat. Hal tersebut juga dapat membantu negara Indonesia mengatasi masalah pengangguran.

Jika pemerintah Indonesia memperbaiki dan mengembangkan sektor produksi tersier, hal itu berpotensi untuk mengatasi permasalahan kemiskinan masyarakat.

3. Meningkatkan pendapatan negara

Sektor produksi tersier juga membantu meningkatkan pendapatan negara melalui sektor perdagangan yang meliputi ekspor dan impor. Kemudian, sektor pariwisata juga menyumbang devisa sebagai sumber pendapatan negara.

(FNS)