Joint Venture: Pengertian, Jangka Waktu, Keuntungan, dan Kelemahannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia bisnis, terdapat pola kerja sama yang biasa terjadi antara satu pihak dengan pihak lainnya. Salah satu wujud kerja sama yang umum terjadi, yakni joint venture.
Istilah joint venture secara dapat diartikan sebagai kontrak patungan. Namun, lebih dari itu, joint venture merupakan persetujuan di antara dua pihak atau lebih untuk melakukan kerja sama.
Pengertian Joint Venture
Dalam buku Akuntansi Keuangan Lanjutan I oleh Rina Andriani, joint venture adalah sebuah bentuk persetujuan yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang bertujuan untuk melakukan kerja sama.
Di satu sisi, joint venture juga dapat didefinisikan sebagai sebuah perusahaan yang didirikan oleh dua entitas bisnis atau lebih untuk menjalankan bisnis bersama, dalam kurun waktu dan tujuan yang disepakati bersama.
Pelaku yang terlibat dalam joint venture adalah perusahaan dalam negeri dengan perusahaan asing.
Secara umum ciri-ciri joint venture menurut buku Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1 September 2007 oleh Lai, yakni sebagai berikut:
Terdiri dari dua atau lebih venturer yang diikat oleh perjanjian kontraktual.
Perjanjian kontraktual menciptakan pengendalian bersama.
Menurut Phaureula Artha Wulandari dan Monika Handayani dalam buku Akuntansi Keuangan Lanjutan untuk Pemula, joint venture akan berakhir apabila tujuan yang diinginkan telah terpenuhi.
Kerja sama bisa dilanjutkan jika para pihak yang terlibat memutuskan untuk meneruskan kerja sama. Biasanya joint venture dilakukan demi memperkuat posisi perusahaan masing-masing.
Jangka Waktu Joint Venture
Karena joint venture berupa kerja sama dengan kesepakatan waktu tertentu, maka terdapat jangka waktu yang berlaku. Kontrak joint venture tercantum di dalam perjanjian yang telah disepakati bersama oleh pihak terkait.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1994, Penanaman Modal Asing (PMA) diberi izin usaha untuk jangka waktu 30 tahun, terhitung sejak perusahaan berproduksi komersial.
Apabila suatu saat terjadi sengketa, penyelesaian yang digunakan dalam kontrak joint venture memakai hukum Indonesia. Jika upaya penyelesaian sengketa tak dapat diwujudkan, pihak terlibat harus tunduk terhadap ketentuan International Chambers of Commerce (ICC).
Keuntungan dan Kelemahan Joint Venture
Menurut Wulandari dan Handayani, joint venture memiliki kerugian dan keuntungan. Manfaat atau keunggulan tersebut antara lain:
Keuntungan suara mayoritas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan besar saham yang diinvestasikan oleh para pihak yang terlibat.
Perusahaan joint venture tetap memiliki eksistensi dan kebebasan masing masing partner.
Dapat memanfaatkan skala ekonomi dan spesialisasi.
Sementara kelemahan dalam joint venture antara lain:
Tanggung jawab terhadap risiko dibagi antara masing-masing partner.
Risiko rahasia perusahaan tersebar lebih besar.
Risiko tertipu partner usaha juga lebih besar.
Segala bentuk utang perusahaan menjadi tanggung jawab bersama. Selain itu, seluruh harta perusahaan menjadi jaminannya.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan joint venture?

Apa yang dimaksud dengan joint venture?
Sebuah bentuk persetujuan yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang bertujuan untuk melakukan kerja sama.
Sebutkan ciri-ciri joint venture!

Sebutkan ciri-ciri joint venture!
1. Terdiri dari dua atau lebih venturer yang diikat oleh perjanjian kontraktual. 2. Perjanjian kontraktual menciptakan pengendalian bersama.
Sebutkan tiga kelemahan dalam joint venture!

Sebutkan tiga kelemahan dalam joint venture!
1. Tanggung jawab terhadap risiko dibagi antara masing-masing partner. 2. Risiko rahasia perusahaan tersebar lebih besar. 3. Risiko tertipu partner usaha juga lebih besar.
