Jurusan Hukum Keluarga Islam Kerja Apa? Ini Prospek Karier yang Bisa Dipilih

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jurusan hukum keluarga Islam kerja apa kerap ditanyakan pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Meski belum banyak yang tahu, jurusan ini memiliki prospek kerja yang luas.
Hukum keluarga Islam (HKI) merupakan salah satu jurusan yang cukup menjanjikan. Prospek kerja jurusan ini sangat luas. Lulusan hukum keluarga Islam dapat bekerja di firma hukum maupun instansi pemerintahan.
Bagi yang masih bingung jurusan hukum keluarga Islam kerja apa, simak ulasan berikut.
Mengenal Jurusan Hukum Keluarga Islam
Hukum Keluarga Islam (HKI) atau yang juga dikenal dengan ahwal syakhsiyah mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Jurusan ini kurang begitu populer karena hanya tersedia di beberapa Universitas Islam.
HKI merupakan bidang keilmuan yang membahas hukum keluarga menggunakan kacamata Islam. Mahasiswa jurusan ini akan mempelajari hulquq al usrah (hak keluarga), ahkam al usrah (hukum keluarga), qanun al usrah (undang-undang keluarga).
Beberapa materi utama yang dipelajari jurusan ini mencakup hukum pernikahan, perceraian, hak asuh anak dan perwalian, serta waris.
Usai menyelesaikan pendidikan, lulusan Hukum Islam (HKI) akan mendapat gelar Sarjana Hukum Keluarga Islam adalah (S.H.I) Sarjana Hukum Islam.
Jurusan Hukum Keluarga Islam Kerja Apa?
Sarjana Hukum Keluarga Islam dapat memilih untuk berkarier di firma hukum sebagai advokat maupun di instansi pemerintah, seperti Kementerian Agama atau Pengadilan Agama.
Merangkum dari laman Univeristas Raden Intan Lampung dan Universitas Muhamadyah Malang, berikut peluang karier jurusan hukum keluarga Islam.
1. Penghulu
Salah satu prospek karier jurusan HKI adalah bekerja di Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai penghulu. Tugas utama penghulu adalah melakukan pelayanan atau bimbingan nikah atau rujuk.
Tak hanya memberikan layanan pernikahan, penghulu juga bertugas melakukan pengawasan pencatatan nikah, memberikan nasihat dan konsultasi, memantau pelanggaran ketentuan nikah, dan memberikan pembinaan keluarga sakinah.
2. Advokat
Lulusan HKI juga bisa bekerja di firma hukum sebagai pengacara atau advokat. Sebagai seorang advokat, lulusan HKI akan membantu klien mereka dalam memahami sebuah masalah hukum keluarga. Misalnya saat menangani kasus perceraian, pengacara akan memberikan nasihat-nasihat seputar perceraian, termasuk menyelesaikan harta bersama dan hak asuh anak.
3. PNS
Para almunus hukum Islam juga bisa memilih karier sebagai pegawai negeri sipil di beberapa instansi pemerintah, seperti Kementerian Agama, Pengadilan Agama, atau Kantor Urusan Agama (KUA).
4. Dosen
Pilihan karier lain yang terbuka bagi lulusan Hukum Islam adalah menjadi akademisi, baik guru maupun dosen. Selain menyampaikan materi tentang fikih atau hukum keluarga, seorang dosen juga beperan dalam mendidik mahasiswa secara keseluruhan sehingga menjadi generasi penerus yang cerdas dan berakhlak baik.
(GLW)
Frequently Asked Question Section
Apa gelar sarjana Hukum Keluarga Islam?

Apa gelar sarjana Hukum Keluarga Islam?
Sarjana Hukum Islam (SHI).
Apa saja materi yang dipelajari mahasiswa Hukum Keluarga Islam?

Apa saja materi yang dipelajari mahasiswa Hukum Keluarga Islam?
Hukum pernikahan, perceraian, hak asuh anak dan perwalian, serta waris.
Apa saja tugas penghulu?

Apa saja tugas penghulu?
Tugas penghulu di antaranya memberikan layanan pernikahan, melakukan pencatatan nikah, dan memberikan bimbingan keluarga sakinah.
