Konten dari Pengguna

Kalimat Ajakan Adalah Sebuah Ungkapan Bujukan, Ini Penjelasan Lengkapnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seseorang mengungkapkan kalimat ajakan kepada seseorang. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang mengungkapkan kalimat ajakan kepada seseorang. Foto: iStock

Kalimat ajakan adalah salah satu kalimat yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari dan dipelajari dalam pelajaran bahasa Indonesia. Sesuai dengan namanya, kalimat ajakan merupakan kalimat yang berfungsi mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu.

Dirangkum berdasarkan buku Cara Mudah Menghadapi Ujian Akhir Sekolah oleh Tim Matrix Media Literata (2007: 43), kalimat ajakan adalah kalimat yang menyatakan bujukan, agar seseorang bersedia mengikuti bujukan tersebut.

Perlu diingat, bahwa kalimat ajakan termasuk ke dalam jenis kalimat perintah. Sebab, kalimat ajakan terdapat unsur memberikan perintah kepada seseorang untuk melakukan suatu hal secara bersama-sama.

Kalimat ajakan juga memiliki sifat persuasif, sehingga tak jarang digunakan dalam kegiatan promosi. Selama kegiatan promosi berlangsung, kalimat ini berfungsi mengajak seseorang atau kelompok tertentu, agar tertarik melakukan pembelian atau memakai produk/jasa tertentu.

Lalu, apa saja ciri-ciri kalimat ajakan? Simak uraian lengkapnya berikut ini, yang dirangkum dalam berbagi sumber.

Kalimat ajakan memiliki sifat persuasif atau menarik perhatian seseorang. Foto: Pexels

Ciri-Ciri Kalimat Ajakan

Mengutip dalam buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 2 terbitan Tim Arif (2019: 08), kalimat ajakan memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Kalimat yang digunakan berbentuk ajakan dan tidak bermaksud memaksa orang lain untuk melakukannya.

  • Kalimat yang dipakai memiliki tujuan meminta orang lain, untuk melakukan sesuatu dengan cara mengajak.

  • Kalimat ini juga bisa berupa imbauan untuk melakukan sebuah tindakan.

  • Kalimat ajakan ditandai dengan kata-kata halus, seperti “ayo”, “mari”, "yuk", dan lain sebagainya.

  • Ditandai dengan tanda seru (!) di akhir kalimat sebagai penegasan.

  • Biasa digunakan untuk kebutuhan komersil seperti iklan promosi, imbauan, dan slogan.

  • Menggunakan kalimat yang menarik dan mudah diingat.

  • Biasanya menggunakan kata ganti seruan jamak.

  • Menggunakan kata ganti ‘kita’, jika mengajak seseorang untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan si pengajak.

  • Jika yang diajak lebih dari satu orang, biasanya menggunakan kata ganti jamak, misalnya teman-teman, siswa-siswa, bapak-bapak, ibu-ibu, dan semacamnya.

Kalimat ajakan berisi bujukan, ajakan, hingga imbauan. Foto: Pexels

Contoh Kalimat Ajakan

Berikut contoh-contoh kalimat ajakan yang sering ditemui dalam percakapan sehari-hari.

  1. Mari cegah bahaya penggunaan rokok bagi perokok pasif maupun aktif!

  2. Ayo laksanakan program kebersihan lingkungan di desa ini demi kebaikan bersama!

  3. Yuk jangan sampai ketinggalan promo akhir bulan selama persediaan masih ada!

  4. Di masa pandemi covid-19, yuk jangan lupa perketat protokol kesehatan saat berada di mana pun!

  5. Bapak-bapak dan ibu-ibu RT 01, mari kita tingkatkan keamanan di desa ini dengan melakukan kegiatan pos kamling!

  6. Jadikan kulitmu tampak bercahaya dan berseri dengan serum kami, yuk beli sekarang juga!

  7. Ayo jangan lupa gunakan tabir surya agar terhindar dari bahaya UV!

  8. Jadilah generasi muda yang bermanfaat. Terus berkarya dan jangan menyerah!

  9. Selesaikan wajib belajar 9 tahun dan raihlah prestasi setinggi mungkin!

  10. Yuk, sayangi lingkungan dengan buang sampah pada tempatnya!

(VIO)