Kalimat Definisi: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebuah bacaan sering kali mengandung kalimat yang membentuk definisi. Kalimat ini dinamakan dengan kalimat definisi. Biasanya, kalimat definisi menjadi kalimat utama yang terletak di awal paragraf bacaan.
Merangkum buku Logika, Bahasa dan Modus Kuasa karya St. Tri Guntur Naryawa (2021: 195), ciri-ciri kalimat definisi di antaranya meliputi:
Diakhiri dengan tanda titik.
Penggunaan kata adalah, ialah, yaitu, merupakan, yaitu, dan yakni.
Kalimatnya berisi penjelasan arti ataupun makna suatu objek.
Digunakan dalam karya ilmiah untuk memberikan fakta.
Digunakan dalam karya fiksi untuk menguatkan cerita.
Maknanya tidak berubah jika kalimat dibalik (objek berada di awal maupun di akhir kalimat).
Simak penjelasan tentang kalimat definisi mulai dari pengertian, jenis-jenis, dan contoh kalimatnya berikut ini.
Pengertian Kalimat Definsi
Dikutip berdasarkan buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII karangan Heriyanto, S.Pd, M.Pd. (2020: 116), kalimat definisi adalah kalimat berupa penjelasan terhadap objek atau suatu benda.
Fungsi kalimat definisi adalah memberikan pemaknaan atau arti tentang suatu hal. Dalam kalimat definisi, kata penghubung atau penjelas yang digunakan berupa adalah, ialah, yakni, bahwa, dan sebagainya.
Secara umum, kalimat definisi terbagi menjadi dua unsur, yaitu definiendum dan definiens. Definiendum adalah unsur kata atau istilah yang didefinisikan, sedangkan definiens adalah unsur kata, frasa, atau kalimat yang berfungsi menguraikan pengertian.
Jenis-Jenis Kalimat Definisi
Merangkum buku Belajar Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi karya Moh. Fathur Rohman (2020: 76), jenis-jenis kalimat definisi dibedakan menjadi lima macam. Berikut masing-masing penjelasannya yang dilengkapi dengan contoh.
1. Kalimat Definisi Nominal
Definisi Nominal adalah jenis kalimat definisi berupa pengertian singkat. Definiens pada jenis kalimat definisi ini ada dua macam.
Pertama berupa sinonim atau padanan, sedangkan yang kedua berupa terjemahan dari bahasa lain. Contoh kalimat definisi nominal:
Arca ialah patung
Seruling adalah alat musik tiup
Amfibi adalah hewan yang hidup di darat dan di air
2. Kalimat Definisi Formal
Definisi formal berisi kalimat penjelasan yang disusun berdasarkan logika yang dapat diterima, karena sesuai dengan apa yang telah berlaku di masyarakat.
Kalimat definisi formal disebut juga dengan definisi terminologis yang tidak mengandung perumpamaan dan memiliki dua makna atau menggabungkan dua frasa.
Contoh kalimat definisi formal:
Manusia merupakan makhluk hidup yang paling pintar karena memiliki akal.
Geologi berasal dari bahasa Yunani “geo” yang artinya bumi dan “logos” yang artinya alasan.
3. Kalimat Definisi Operasional
Definisi operasional adalah batasan pengertian yang dijadikan pedoman untuk melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan, misalnya penelitian.
Definisi operasional juga disebut dengan definisi kerja, sebab dapat dijadikan pedoman untuk melaksanakan suatu pekerjaan tertentu.
Contoh kalimat definisi operasional:
Prestasi mahasiswa adalah indeks prestasi komulatif yang diperoleh sejak awal kuliah sampai dengan akhir kuliah.
4. Kalimat Definisi Paradigmatis
Definisi paradigmatis adalah kalimat definisi yang bertujuan untuk memengaruhi pola pikir orang lain yang disusun berdasarkan pendekatan nilai-nilai tertentu.
Contoh kalimat definisi paradigmatis:
Buku tersebut ditulis dengan sangat kreatif, sehingga menarik untuk dibaca.
Tidak baik bagi anak perempuan untuk keluar malam, karena banyak bahaya saat malam.
5. Kalimat Definisi Luas
Definisi luas merupakan kalimat yang menjelaskan suatu objek secara umum dan dapat diterima oleh masyarakat luas. Kalimat definisi luas biasanya berisi fakta yang singkat, pada, jelas, dan aktual.
Contoh kalimat definisi luas:
Kerangka tubuh manusia tersusun dari 206 tulang dengan bentuk dan fungsi yang berbeda-beda.
Diabetes adalah penyakit yang ditimbulkan akibat terlalu banyak mengonsumsi gula.
(VIO)
