Kalimat Langsung: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat langsung merupakan salah satu materi pelajaran bahasa Indonesia yang sudah diperkenalkan sejak tingkat sekolah dasar. Dikutip dari Bahasa Indonesia 1 oleh Yohanni Johns dan Robyn Stokes, kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan apa yang disampaikan secara cermat.
Berdasarkan pengertian secara umum, kalimat langsung merupakan salah satu jenis kalimat yang berasal dari sebuah kutipan pernyataan atau pembicaraan seseorang secara langsung.
Kalimat langsung dikutip atau diambil dari percakapan secara langsung. Kutipan ini kemudian disampaikan kembali sama persis, tanpa ada yang diubah sedikitpun dari sumber awalnya.
Dalam hal tersebut, informasi yang diberikan merupakan asli, sesuai dengan yang diperoleh dari sumber. Bahkan, intonasi atau nada yang digunakan biasanya juga sama dengan yang dilakukan oleh sumber informasi.
Kalimat langsung umumnya banyak ditemui dalam tulisan atau teks bacaan, terutama karya fiksi, seperti cerpen dan novel. Untuk mengetahui lebih jelas terkait kalimat langsung, berikut ciri-ciri, struktur kalimat, dan contohnya.
Ciri-Ciri Kalimat Langsung
Ada beberapa ciri-ciri kalimat langsung yang perlu diketahui supaya tidak salah dalam penggunaannya, di antaranya:
1. Kalimat langsung diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“…”).
2. Huruf pertama pada kalimat yang dipetik menggunakan huruf kapital.
3. Kalimat petikan dan kalimat pengiring dipisahkan dengan menggunakan tanda baca koma (,).
4. Kalimat langsung yang berupa dialog berurutan, harus menggunakan tanda baca titik dua (:) di depan kalimat langsung.
5. Cara membaca pada kalimat kutipan intonasinya sedikit ditekan.
6. Kata ganti orang dalam bagian kalimat yang dikutip tetap.
7. Pola susunan kalimat langsung adalah sebagai berikut.
Pengiring lalu diikuti kalimat kutipan. Contoh: pengiring, “kutipan”
Kutipan lalu diikuti kalimat pengiring. Contoh: “kutipan,” pengiring
Diawali menggunakan kalimat kutipan lalu kalimat pengiring dan terakhir kalimat kutipan lagi. Contoh: “kutipan,” pengiring, “kutipan"
Struktur Penulisan Kalimat Langsung
Struktur penulisan kalimat langsung adalah sebagai berikut.
1. "[pernyataan yang diucapkan subjek] [tanda baca]" [kata kerja diawali huruf kecil] [subjek]
Contoh:
"Kemarin Shania pergi ke Bandung," kata Farah.
2. [subjek] [kata kerja], "[pernyataan yang diucapkan subjek diawali huruf kapital] [tanda baca]"
Contoh:
Farah berkata, "Kemarin Shania pergi ke Bandung."
Contoh Kalimat Langsung
Berikut contoh kalimat langsung yang sering ditemukan di dalam teks bacaan.
“Mau ke mana kalian hari ini?” tanya Lisa.
“Kamu memang anak yang baik,” kata Ibu kepada Anisa.
Siska berkata, “Aku nanti sore akan pergi ke pantai.”
Susan bertanya, "Apakah besok ada ujian?”
Sonny berkata, “Aku harus kembali tepat waktu.”
“Kami sudah menetapkan 3 orang tersangka,” kata polisi.
Ibu menyuruh, “Bersihkan kamarmu sekarang!”
“Aku sangat bersyukur,” katanya, “mudah-mudahan keluarga kamu akan selalu seperti ini.”
“Tunggu!” teriak penasihat ratu, “lebih baik kita selidiki dahulu masalahnya.”
Raja berkata kepada pengawalnya, “Suruh kedua wanita itu menghadapku!”
Lila berkata, “Kapan aku bisa pergi ke Dubai?”
“Kapan buku matematikaku akan kamu kembalikan?” tanya Risa kepada Siska.
“Ayah, tolong belikan aku ponsel baru," pinta Randi kepada ayahnya.
(SFR)
