Konten dari Pengguna

Kata Sapaan: Pengertian, Bentuk-Bentuk dan Fungsinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komunikasi merupakan salah satu aktivitas manusia dalam melakukan interaksi. Sumber: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Komunikasi merupakan salah satu aktivitas manusia dalam melakukan interaksi. Sumber: Pexels.com

Manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial yang seringkali melakukan interaksi dengan orang lain. Pada proses interaksi, manusia biasanya melakukan komunikasi untuk menyampaikan pesan.

Dalam proses komunikasi ini, terdapat kata sapaan yang biasanya digunakan oleh manusia untuk menyapa orang lain.

Lantas, apa sebenarnya arti dari kata sapaan itu? Simak penjelasan mengenai pengertian, bentuk-bentuk dan fungsi dari penggunaan kata sapaan

Pengertian Kata Sapaan

Menurut Abdul Chaer dalam bukunya yang berjudul Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, kata sapaan memiliki pengertian sebagai kata-kata yang dapat digunakan untuk menyapa, menegur, menyebut orang kedua, atau orang yang hendak diajak bicara.

Melansir dari buku Pengantar Sosiolinguistik yang ditulis oleh Aslinda dan Leni Syafyahya, menurut Cyrstal, kata sapaan adalah cara mengacu seseorang di dalam interaksi linguistik yang dilakukan secara langsung.

Bentuk Kata Sapaan

Menurut Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada enam bentuk sapaan dalam bahasa Indonesia, di antaranya:

  1. Nama diri

  2. Kekerabatan

  3. Gelar kepangkatan

  4. Kata nama

  5. Kata nama pelaku

  6. Kata ganti persona kedua dari Anda

Lain halnya dengan dengan pendapat Mansur Pateda dalam buku Sosiolinguistik yang menyebutkan bahwa bentuk-bentuk kata sapaan ada akibat beberapa faktor yang dimiliki oleh lawan bicara.

Kata sapaan memiliki beragam bentuk. Sumber: Pexels.com

Berikut bentuk-bentuk kata sapaan menurut Mansur Pateda, yakni:

1. Bentuk Kata Sapaan dari Sisi Jenis Kelamin

Bentuk kata sapaan ini merujuk pada jenis kelamin dari lawan bicara atau seseorang yang dituju.

Contoh penggunaan bentuk sapaan pada laki-laki, misalnya bapak, mas, cak, kang, dll, sedangkan sapaan untuk perempuan, misalnya ibu, mbak, tante, yu, neng, dll

2. Bentuk Kata Sapaan dari Sisi Umur atau Usia

Bentuk kata sapaan selanjutnya adalah kata sapaan yang menujukkan usia dari lawan bicara. Contoh bentuk kata sapaan ini, seperti kakak, adik, mas, mbak, teteh, akang, abang, dan sebagainya.

3. Bentuk Kata Sapaan dari Segi Status Sosial

Bentuk kata sapaan lainnya adalah kata sapaan yang menujukkan status sosial, baik dari jabatan, gelar, pekerjaan dari seseorang atau lawan bicara.

Bentuk kata sapaan ini biasanya melibatkan pekerjaan atau jabatan atau peran dalam suatu masyarakat. Contohnya, seperti Pak Presiden, Bu RT, Pak Ustaz, dan sebagainya.

4. Bentuk Kata Sapaan dari Segi Kekerabatan

Bentuk kata sapaan selanjutnya dari sisi kekerabatan yang memperlihatkan hubungan antara pembicara dengan lawan bicaranya, misalnya, bapak, ibu, adik, kakak, dan sebagainya.

Fungsi Kata Sapaan

Salah satu fungsi dari penggunaan kata sapaan adalah untuk menarik perhatian lawan bicara. Sumber: Pexels.com

Penggunaan kata sapaan tentunya memiliki beberapa fungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa fungsi dari penggunaan kata sapaan, yakni:

  • Menegur atau menyapa lawan bicara.

  • Menarik perhatian orang lain.

  • Menunjukkan kesopanan dan kelas sosial.

  • Menyatakan hubungan sosial antara penutur dengan lawan bicara.

(SAI)