Kata Sifat: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ada banyak jenis kata dalam bahasa Indonesia, salah satunya kata sifat atau disebut juga dengan adjektiva. Kata sifat adalah kata yang menggambarkan suatu keadaan atau kondisi kata benda sehingga menjadi lebih spesifik, misalnya menerangkan watak.
Kata sifat cukup penting dalam sebuah kalimat, sebab dapat menambah arti dari sesuatu yang dibendakan. Dengan begitu, kalimat akan lebih jelas dan mudah dimengerti.
Agar lebih memahami tentang kata sifat, simaklah artikel ini yang akan menerangkan jenis kata ini lengkap dengan contohnya.
Pengertian Kata Sifat
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata sifat atau adjektiva adalah kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata "lebih" dan " sangat".
Sementara itu, mengutip buku Panduan Praktis Menulis Artikel karya Syatrya Utama dan Windi Listianingsih pada 2009, kata sifat adalah kata yang menyatakan keadaan atau sifat dari kata yang dibendakan.
Adapun dari pengertian di atas dapat diketahui fungsi kata sifat dalam sebuah kalimat, yakni untuk memberikan atau mengubah keterangan terhadap kata benda. Selain itu, kata sifat berfungsi untuk menerangkan keadaan subjek atau objek.
Kata sifat sendiri ada beberapa jenis, yaitu yang masih berbentuk dasar dan yang sudah berbentuk turunan. Kata sifat dasar adalah yang belum mendapatkan imbuhan. Misalnya manis, pahit, ramah, besar, dan kecil.
Kemudian, kata sifat turunan adalah yang sudah mendapatkan imbuhan. Misalnya terbaik, secantik, dan cerah ceria. Tak hanya itu saja, ada juga kata sifat yang diserap dari bahasa asing atau disebut dengan kata sifat serapan. Contohnya ekonomis, kondusif, kapitalis, dan aktif.
Baca Juga: 250 Contoh Kalimat Konjungsi Kausalitas beserta Pengertiannya
Ciri-Ciri Kata Sifat
Kata sifat memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis kata lainnya. Mengutip Adjektiva Bahasa Indonesia oleh Dewi Ratnasari, M. Hum, terbitan pustaka.unpad.ac.id, berikut ini ciri-ciri kata sifat.
Dapat diikuti dengan kata keterangan "sekali". Contohnya baik sekali, jauh sekali, indah sekali.
Dapat dibentuk menjadi kata ulang berimbuhan gabung se- nya. Misalnya seindah-indahnya, sebaik-baiknya, dan sejauh-jauhnya.
Dapat bergabung dengan kata "tidak". Misalnya tidak indah, tidak baik, tidak jauh.
Mendampingi nomina atau kata benda dalam sebuah kalimat.
Dapat didampingi dengan kata "lebih", "sangat", "agak". Misalnya: agak mahal, lebih murah, sangat ekonomis.
Dapat hadir berdampingan dengan kata "lebih... daripada..." atau "paling" apabila konteks kalimatnya adalah untuk menyatakan perbandingan.
Memiliki ciri morfologis, seperti -er (contohnya honorer) dan -if (contohnya sensitif).
Dapat dibentuk menjadi nomina dengan konfiks ke -an. Misalnya: kecantikan, keraguan, keyakinan.
Dapat berfungsi sebagai atribut, predikatif, dan pelengkap.
Contoh Kata Sifat Sesuai Jenisnya
Agar lebih mudah memahami apa itu kata sifat, berikut ini adalah beberapa contoh kata sifat berdasarkan jenis-jenisnya.
1. Kata Sifat Dasar
Kata sifat dasar adalah kata sifat yang masing menggunakan kata dasar dan belum mendapatkan imbuhan apapun. Berikut contohnya:
tinggi - pendek
tua - muda
kaya - miskin
besar - kecil
gagal - sukses
kuat - lemah
manis - asin - pahit - asam
ramah - congkak
cantik - tampan
sedikit - banyak
benar - salah
2. Kata Sifat dengan Imbuhan
Kemudian, ada beberapa kata sifat yang bisa diberi imbuhan. Berikut ini contohnya:
terkaya
termiskin
tertampan
terjelek
terpandai
terbodoh
tertinggi
terpendek
terkecil
terbesar
terlemah
terkuat
teratas
terbawah
terjenaka
terlamban
tercepat
tergurih
termalas
terbersih
terlucu
terkotor
terjinak
terhebat
3. Kata Sifat dari Pengulangan Kata
Jenis selanjutnya adalah kata sifat yang terbentuk dari pengulangan kata. Berikut beberapa contohnya:
compang-camping
ombang-ambing
pontang-panting
porak-poranda
gelap-gulita
setampan-tampannya
seindah-indahnya
seagung-agungnya
semulia-mulianya
sepintar-pintarnya
sebodoh-bodohnya
semalas-malasnya
serajin-rajinnya
selamban-lambannya
secantik-cantiknya
semanis-manisnya
selembut-lembutnya
sekeras-kerasnya
sepanjang-panjangnya
sehalus-halusnya
segalak-galaknya
seramah-ramahnya
setinggi-tingginya
sedekat-dekatnya
4. Kata Sifat dari Kata Serapan
Kata sifat juga bisa diperoleh dari kata serapan. Di bawah ini contohnya:
positif
progresif
inovatif
kreatif
ilegal
negatif
amanah
alami
sosialis
komunis
egois
aktif
produktif
religius
abadi
aktual
5. Kata Sifat dari Kelompok Kata
Kata sifat dapat terbentuk dari kelompok kata atau kata majemuk, dengan kata lain dari gabungan dua kata atau lebih sehingga menghasilkan makna baru. Berikut contohnya:
rendah hati
lapang dada
tinggi hati
besar kepala
keras kepala
hati singa
otak udang
panjang tangan
ringan tangan
kepala batu
wajah tembok
hati busuk
rendah diri
mulut besar
berdarah dingin
Contoh Kata Sifat dalam Sebuah Kalimat
Masih dikutip dari Adjektiva Bahasa Indonesia oleh Dewi Ratnasari, M. Hum, terbitan pustaka.unpad.ac.id, di bawah ini adalah contoh kata sifat apabila digunakan dalam sebuah kalimat:
Masakan ibu harum aromanya.
Sepatu-sepatu dari luar negeri biasanya mahal harganya.
Jelaskan secara singkat pembagian kasus di dalam bahasa Indonesia.
Nindita membaca petunjuk pemakaian obat dengan cermat.
Dia agak bingung dalam memilih mata kuliah yang ditawarkan dosen.
Karena tidak sabar, perempuan itu mencubit anaknya, yang dari tadi menangis meminta es krim.
Pemandangan dari puncak gunung Bromo indah sekali.
Anton pandai sekali dalam pelajaran Matematika.
Pemuda itu mengenakan kemeja berwarna biru langit.
Sepatu merah tua itu sangat cocok dipakai Dianti.
Tubuh perempuan itu langsing.
Jendela rumahnya besar dan menghadap ke taman dengan kolam renang di tengah-tengahnya.
Sepatu anak itu kebesaran.
Berita itu sangat menegangkan.
Senja itu langit kemerah-merahan.
Tanaman-tanaman telah disiram agar terlihat segar.
Hidup secara ekonomis tak berarti miskin.
(NSF)
