Konten dari Pengguna

Kata Sifat: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kata sifat. Foto: Pixabay/ lil_foot_
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kata sifat. Foto: Pixabay/ lil_foot_

Daftar isi

Ada banyak jenis kata dalam bahasa Indonesia, salah satunya kata sifat atau disebut juga dengan adjektiva. Kata sifat adalah kata yang menggambarkan suatu keadaan atau kondisi kata benda sehingga menjadi lebih spesifik, misalnya menerangkan watak.

Kata sifat cukup penting dalam sebuah kalimat, sebab dapat menambah arti dari sesuatu yang dibendakan. Dengan begitu, kalimat akan lebih jelas dan mudah dimengerti.

Agar lebih memahami tentang kata sifat, simaklah artikel ini yang akan menerangkan jenis kata ini lengkap dengan contohnya.

Pengertian Kata Sifat

Ilustrasi kata sifat. Foto: Pexels

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata sifat atau adjektiva adalah kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata "lebih" dan " sangat".

Sementara itu, mengutip buku Panduan Praktis Menulis Artikel karya Syatrya Utama dan Windi Listianingsih pada 2009, kata sifat adalah kata yang menyatakan keadaan atau sifat dari kata yang dibendakan.

Adapun dari pengertian di atas dapat diketahui fungsi kata sifat dalam sebuah kalimat, yakni untuk memberikan atau mengubah keterangan terhadap kata benda. Selain itu, kata sifat berfungsi untuk menerangkan keadaan subjek atau objek.

Kata sifat sendiri ada beberapa jenis, yaitu yang masih berbentuk dasar dan yang sudah berbentuk turunan. Kata sifat dasar adalah yang belum mendapatkan imbuhan. Misalnya manis, pahit, ramah, besar, dan kecil.

Kemudian, kata sifat turunan adalah yang sudah mendapatkan imbuhan. Misalnya terbaik, secantik, dan cerah ceria. Tak hanya itu saja, ada juga kata sifat yang diserap dari bahasa asing atau disebut dengan kata sifat serapan. Contohnya ekonomis, kondusif, kapitalis, dan aktif.

Baca Juga: 250 Contoh Kalimat Konjungsi Kausalitas beserta Pengertiannya

Ciri-Ciri Kata Sifat

Ilustrasi kata sifat. Foto: Unsplash/Dmitry Ratushny

Kata sifat memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis kata lainnya. Mengutip Adjektiva Bahasa Indonesia oleh Dewi Ratnasari, M. Hum, terbitan pustaka.unpad.ac.id, berikut ini ciri-ciri kata sifat.

  • Dapat diikuti dengan kata keterangan "sekali". Contohnya baik sekali, jauh sekali, indah sekali.

  • Dapat dibentuk menjadi kata ulang berimbuhan gabung se- nya. Misalnya seindah-indahnya, sebaik-baiknya, dan sejauh-jauhnya.

  • Dapat bergabung dengan kata "tidak". Misalnya tidak indah, tidak baik, tidak jauh.

  • Mendampingi nomina atau kata benda dalam sebuah kalimat.

  • Dapat didampingi dengan kata "lebih", "sangat", "agak". Misalnya: agak mahal, lebih murah, sangat ekonomis.

  • Dapat hadir berdampingan dengan kata "lebih... daripada..." atau "paling" apabila konteks kalimatnya adalah untuk menyatakan perbandingan.

  • Memiliki ciri morfologis, seperti -er (contohnya honorer) dan -if (contohnya sensitif).

  • Dapat dibentuk menjadi nomina dengan konfiks ke -an. Misalnya: kecantikan, keraguan, keyakinan.

  • Dapat berfungsi sebagai atribut, predikatif, dan pelengkap.

Contoh Kata Sifat Sesuai Jenisnya

Ilustrasi kata sifat. Foto: pexels.com/Jeshoots.com

Agar lebih mudah memahami apa itu kata sifat, berikut ini adalah beberapa contoh kata sifat berdasarkan jenis-jenisnya.

1. Kata Sifat Dasar

Kata sifat dasar adalah kata sifat yang masing menggunakan kata dasar dan belum mendapatkan imbuhan apapun. Berikut contohnya:

  • tinggi - pendek

  • tua - muda

  • kaya - miskin

  • besar - kecil

  • gagal - sukses

  • kuat - lemah

  • manis - asin - pahit - asam

  • ramah - congkak

  • cantik - tampan

  • sedikit - banyak

  • benar - salah

2. Kata Sifat dengan Imbuhan

Kemudian, ada beberapa kata sifat yang bisa diberi imbuhan. Berikut ini contohnya:

  • terkaya

  • termiskin

  • tertampan

  • terjelek

  • terpandai

  • terbodoh

  • tertinggi

  • terpendek

  • terkecil

  • terbesar

  • terlemah

  • terkuat

  • teratas

  • terbawah

  • terjenaka

  • terlamban

  • tercepat

  • tergurih

  • termalas

  • terbersih

  • terlucu

  • terkotor

  • terjinak

  • terhebat

3. Kata Sifat dari Pengulangan Kata

Jenis selanjutnya adalah kata sifat yang terbentuk dari pengulangan kata. Berikut beberapa contohnya:

  • compang-camping

  • ombang-ambing

  • pontang-panting

  • porak-poranda

  • gelap-gulita

  • setampan-tampannya

  • seindah-indahnya

  • seagung-agungnya

  • semulia-mulianya

  • sepintar-pintarnya

  • sebodoh-bodohnya

  • semalas-malasnya

  • serajin-rajinnya

  • selamban-lambannya

  • secantik-cantiknya

  • semanis-manisnya

  • selembut-lembutnya

  • sekeras-kerasnya

  • sepanjang-panjangnya

  • sehalus-halusnya

  • segalak-galaknya

  • seramah-ramahnya

  • setinggi-tingginya

  • sedekat-dekatnya

4. Kata Sifat dari Kata Serapan

Kata sifat juga bisa diperoleh dari kata serapan. Di bawah ini contohnya:

  • positif

  • progresif

  • inovatif

  • kreatif

  • ilegal

  • negatif

  • amanah

  • alami

  • sosialis

  • komunis

  • egois

  • aktif

  • produktif

  • religius

  • abadi

  • aktual

5. Kata Sifat dari Kelompok Kata

Kata sifat dapat terbentuk dari kelompok kata atau kata majemuk, dengan kata lain dari gabungan dua kata atau lebih sehingga menghasilkan makna baru. Berikut contohnya:

  • rendah hati

  • lapang dada

  • tinggi hati

  • besar kepala

  • keras kepala

  • hati singa

  • otak udang

  • panjang tangan

  • ringan tangan

  • kepala batu

  • wajah tembok

  • hati busuk

  • rendah diri

  • mulut besar

  • berdarah dingin

Contoh Kata Sifat dalam Sebuah Kalimat

Ilustrasi kata sifat. Foto: Unsplash.com/Sincerely-Media

Masih dikutip dari Adjektiva Bahasa Indonesia oleh Dewi Ratnasari, M. Hum, terbitan pustaka.unpad.ac.id, di bawah ini adalah contoh kata sifat apabila digunakan dalam sebuah kalimat:

  • Masakan ibu harum aromanya.

  • Sepatu-sepatu dari luar negeri biasanya mahal harganya.

  • Jelaskan secara singkat pembagian kasus di dalam bahasa Indonesia.

  • Nindita membaca petunjuk pemakaian obat dengan cermat.

  • Dia agak bingung dalam memilih mata kuliah yang ditawarkan dosen.

  • Karena tidak sabar, perempuan itu mencubit anaknya, yang dari tadi menangis meminta es krim.

  • Pemandangan dari puncak gunung Bromo indah sekali.

  • Anton pandai sekali dalam pelajaran Matematika.

  • Pemuda itu mengenakan kemeja berwarna biru langit.

  • Sepatu merah tua itu sangat cocok dipakai Dianti.

  • Tubuh perempuan itu langsing.

  • Jendela rumahnya besar dan menghadap ke taman dengan kolam renang di tengah-tengahnya.

  • Sepatu anak itu kebesaran.

  • Berita itu sangat menegangkan.

  • Senja itu langit kemerah-merahan.

  • Tanaman-tanaman telah disiram agar terlihat segar.

  • Hidup secara ekonomis tak berarti miskin.

(NSF)