Konten dari Pengguna

Kebutuhan-Kebutuhan Pementasan Teater dan Unsur Pentingnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebutuhan-kebutuhan pementasan teater. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Kebutuhan-kebutuhan pementasan teater. Sumber: Pexels

Dalam sebuah pertunjukan seni teater, terdapat banyak sekali kebutuhan yang diperlukan. Baik secara sumber daya manusia maupun perlengkapan atau peralatan yang memadai. Kebutuhan-kebutuhan pementasan teater tersebut akan mendukung kelancaran pertunjukan yang hendak dibawakan.

Dalam pementasan teater juga diperlukan tata kelola yang baik serta perencanaan yang matang dari setiap pihak penyelenggara. Mengutip dari buku Seni Budaya Kelas XII yang ditulis Agus Budiman dkk., tujuan penciptaan teater adalah mengomunikasikan gagasan kehidupan melalui pertunjukan teater.

Media pengungkapannya terdiri atas bahasa verbal dan bahasa nonverbal. Sementara tata kelola adalah serangkaian cara, strategi, dan teknis produksi untuk mewujudkan gagasan artistik yang diharapkan.

Berbagai Unsur dalam Kebutuhan-Kebutuhan Pementasan Teater

Pertunjukan teater merupakan seni pertunjukan yang melibatkan banyak aspek dan dilakukan bersama-sama. Terdapat beberapa unsur penting yang dihadirkan dalam suatu pementasan. Jika unsur tersebut tidak ada, suatu pertunjukan tidak akan bisa terwujud.

Kebutuhan-kebutuhan pementasan teater. Sumber: Pexels

Menyadur dari buku berjudul Seni Budaya Kelas X Semester 2 yang ditulis Zackaria Soetedja dkk., inilah unsur-unsur tersebut.

1. Unsur Pelaku Pementasan

Pelaku pementasan dalam pementasan teater kerap disebut dengan pemeran, penari, pemusik dan pekerja di bidang artistik pementasan.

Pelaku seni dalam pementasan teater tradisional rakyat tidak sedetail dan serumit pada pementasan teater tradisional istana dan teater non tradisional. Terlebih pada orang-orang yang mengerjakan unsur artistik penunjang pementasan seperti penata lampu, penata efek visual, penata musik, dan lain-lain.

2. Unsur Penggiat Pementasan

Penggiat pementasan dalam pementasan teater sering disebut sebagai para pendukung di bidang nonartistik yang turut menyukseskan pementasan.

Unsur penggiat teater dalam pementasan teater tradisional cenderung diabaikan. Sebab, unsur penggiat pementasan termasuk dalam unsur pendukung di bidang nonartistik dan semua kebutuhannya. Begitu juga dengan penonton dan publikasi yang telah diantisipasi atau dilakukan oleh pemilik acara.

3. Unsur Materi Pementasan

Unsur penting lainnya dalam merancang pementasan teater, yaitu perhatian terhadap unsur materi seni atau pementasan teater. Materi pementasan yang dimaksud adalah wujud pementasan teater yang dibangun melalui proses kreatif.

Proses kreatif itu dilakukan melalui tahapan dengan medium tertentu yang bersifat kolektif (bekerja bersama) dengan wilayah kerja dan tanggung jawab secara bersama (kolaborasi).

4. Unsur Penonton Pementasan

Penonton juga termasuk unsur yang tak kalah penting. Maksud dari penonton adalah orang-orang atau sekelompok manusia yang sengaja datang untuk menyaksikan tontonan.

Penonton juga bisa dikatakan sebagai apresiator, penikmat, penilai, terhadap materi seni (seni teater) yang dipentaskan. Oleh karena itu, kehadiran penonton dalam suatu pementasan bersifat mutlak. Tanpa penonton, pementasan teater adalah hanyalah kesia-siaan.

5. Unsur Publikasi

Publikasi merupakan upaya sosialisasi atau informasi kepada penonton yang dilakukan penggiat pementasan tentang lakon apa yang akan dipentaskan, waktu dan lokasi pementasannya.

Kegiatan publikasi yang dapat dilakukan bisa dengan berbagai teknik informasi, antara lain media elektronik seperti televisi, bioskop, radio. Selain itu, bisa juga dengan media massa, seperti koran, majalah, jurnal, poster, pamflet atau flyer, spanduk, maupun baliho atau banner.

(AMP)