Kenali 6 Faktor Penyebab Keragaman di Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman di dalamnya. Entah itu, ras, suku, kepercayaan dan sebagainya. Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki keragaman hayati yang melimpah.
Indonesia juga memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetap satu. Hal ini menujukkan Indonesia memang terdiri dari masyarakat yang punya beragam latar belakang.
Adapun beberapa faktor yang menyebabkan keragaman tersebut. Untuk mengetahui berbagai faktor penyebab keragaman di Indonesia, baca penjelasan di bawah ini.
Faktor Penyebab Keragaman di Indonesia
Melansir dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket B Setara SMP/MTs yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut faktor penyebab keragaman di Indonesia.
1. Kondisi Geografis Indonesia
Sebagaimana diketahui, secara geografis Indonesia diapit oleh dua benua, yakni benua Asia dan Australia serta dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Hal ini menyebabkan letak Indonesia berada pada posisi silang dan berbatasan dengan banyak negara tersebut menjadi salah satu faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.
2. Letak Strategis Indonesia
Letak strategis Indonesia tentu membawakan dampak pada keragaman di Indonesia. Indonesia yang memiliki posisi strategis di Indonesia membuat negara ini sedari dulu sudah menjadi jalur perdagangan internasional.
Para pedagang tidak hanya membawa komoditas dagang, tetapi juga membawa pengaruh kebudayaan mereka terhadap budaya masyarakat Indonesia.
Selain itu, para pedagang asing tentunya berasal dari ras yang berbeda dengan orang Indonesia hingga akhirnya menetap di Indonesia menyebabkan kemajemukan suku, ras, agama dan bahasa dalam masyarakat bangsa Indonesia.
3. Negara Kepulauan
Indonesia merupakan negara kepulauan. Negara ini bahkan memiliki 17.491 yang tersebar di seluruh nusantara. Indonesia juga menjadi negara dengan garis pantai terpanjang setelah Kanada.
Kondisi sebagai negara kepulauan ini memiliki dampak terhambatnya hubungan atau interaksi antara masyarakat dari pulau-pulau yang berbeda tersebut.
Hambatan jarak tersebut membuat masyarakat fokus untuk mengembangkan kebiasaan, adat istiadat, budaya sesuai dengan tingkat kemajuan dan lingkungannya masing-masing.
Oleh karena itu, suku, bahasa, budaya dan kepercayaan di Indonesia bermacam-macam jenisnya.
4. Kondisi Alam Indonesia
Setiap wilayah di Indonesia memiliki kondisi alam yang berbeda-beda. Hal ini tentu berdampak pada budaya masing-masing daerah.
Masyarakat yang tinggal di dataran tinggi dan yang tinggal di sekitar pantai tentu saja memiliki kebudayaan, kebiasaan dan mata pencaharian yang berbeda.
5. Keadaan Transportasi dan Komunikasi
Zaman dahulu belum memiliki teknologi transportasi dan juga komunikasi sehingga potensi pertukaran budaya sulit dilakukan.
Oleh karena itu, masyarakat di setiap daerah berfokus pada kebudayaan masing-masing. Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki keragaman.
6. Sikap Masyarakat terhadap Perubahan
Faktor lain yang menyebabkan keberagaman masyarakat Indonesia, adalah sikap penerimaan masyarakat terhadap sesuatu yang baru baik yang datang dari dalam maupun luar.
Setiap masyarakat memiliki sikap yang berbeda-beda, ada masyarakat yang sangat tertutup dalam menerima perubahan, ada juga yang bersikap sangat terbuka.
Hal tersebut memicu adanya dua kondisi, yaitu memungkinan budaya yang asli dan utuh dan menghasilkan budaya baru akibat adanya pencampuran dua budaya.
(SAI)
