Konten dari Pengguna

Kenapa Kucing Tidak Mau Makan dan Lemas? Berikut Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kucing lemas. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing lemas. Foto: Pexels.com

Bagi yang memelihara kucing, kamu tentu pernah bertanya kenapa kucing tidak mau makan dan lemas? Hal tersebut dapat terjadi karena kucing sakit dan mengalami gangguan makan (anoreksia).

Lantas, apa itu anoreksia pada kucing? Apa saja penyebabnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengenal Anoreksia pada Kucing

Mengutip jurnal Gejala-gejala Klinik yang Berkaitan dengan Sistem Pencernaan pada Anjing dan Kucing oleh I Wayan Batan, anoreksia umumnya terjadi pada manusia. Namun, kenyataannya hewan juga mengidap anoreksia .

Menurut bidang kedokteran hewan, istilah anoreksia digunakan untuk menjelaskan kondisi berkurang atau hilangnya nafsu makan pada hewan.

Hewan peliharaan memiliki kebiasaan makan dengan selang waktu tertentu dalam satu hari. Namun, mereka mungkin memiliki periode tidak nafsu makan dalam waktu-waktu tertentu dan keadaan ini tidak selalu berkaitan dengan suatu penyakit.

Saat nafsu makan hewan menurun, pemilik perlu memeriksakannya ke dokter hewan untuk mengetahui riwayat penyakit dengan saksama.

Penyebab Anoreksia pada Kucing

Ilustrasi kucing. Foto: Pexels.com

Mengutip jurnal Gejala-gejala Klinik yang Berkaitan dengan Sistem Pencernaan pada Anjing dan Kucing oleh I Wayan Batan, penyebab kenapa kucing tidak mau makan dan lemas adalah berikut ini.

1. Perubahan kondisi lingkungan yang signifikan

Hal ini dicontohkan dengan adanya perubahan suasana tempat tinggal dan pergantian pola kehidupan sehari-hari kucing.

2. Pergantian jenis makanan yang diberikan

Beberapa jenis kucing sangat selektif terhadap makanan. Meski begitu, ada pula yang dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan. Perubahan jenis pangan yang diberikan sering kali menjadi penyebab kenapa kucing tidak mau makan dan lemas.

3. Pengaruh kesegaran makanan

Kesegaran makanan juga menjadi pengaruh kenapa kucing tidak mau makan dan lemas. Umumnya vitamin dan zat-zat bergizi untuk tubuh hanya terdapat di dalam makanan yang segar.

4. Paparan benda asing atau parasit pada tubuh kucing

Sebagai pemelihara kucing, kamu harus rajin mengecek setiap bagian tubuhnya. Hal tersebut untuk memastikan tidak ada benda asing atau hewan parasit yang dapat mengganggu kesehatan tubuh kucing.

5. Pemberian suplemen vitamin yang tidak cocok

Untuk menjaga kesehatan kucing, sering kali kita memberikan kucing suplemen maupun vitamin. Terkadang zat tambahan yang diberikan tak cocok di tubuh kucing, sehingga membuatnya menjadi tidak mau makan dan lemas.

Jenis-jenis Penyakit Kucing

Menurut jurnal Penerapan Sistem Pakar dalam Upaya Meminimalisir Risiko Penularan Penyakit Kucing oleh Odi Nurdiawan dan Liyanda Pangestu, jenis-jenis penyakit kucing, yaitu:

1. Skabies

Penyakit skabies disebabkan oleh parasit Notoedres cati. Gejalanya adalah kucing mengalami gatal-gatal dan keropeng di daerah telinga, kaki, dan muka.

2. Flu kucing

Penyakit ini disebabkan oleh beberapa jenis kuman. Di antaranya Feline herpesvirus atau Rhinotracheitis, Feline calicivirus, Chlamydophila felis, dan Bordetella bronchiseptica. Gejala awalnya dapat berupa kucing mengalami bersin-bersin dan demam.

3. Cacingan

Cacingan pada kucing dapat disebabkan oleh beberapa jenis cacing. Di antaranya cacing daun dan cacing pita. Gejalanya berupa diare berdarah dan terdapat cacing pada kotoran kucing tersebut.

(FNS)