Kerajinan dari Limbah Daun Pelepah Pisang: Bunga, Tas, hingga Lukisan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
14 Januari 2022 16:52
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kerajinan dari Limbah Daun Pelepah Pisang: Bunga, Tas, hingga Lukisan (471017)
zoom-in-whitePerbesar
Kerajinan dari limbah daun pelepah pisang. Foto: Pexels
Tidak hanya plastik, kerajinan dari limbah daun pelapah pisang juga bisa menghasilkan sebuah produk karya seni yang menjual dan menghasilkan pendapatan.
ADVERTISEMENT
Pelepah pisang merupakan salah satu limbah tanaman yang ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan beberapa jenis produk. Produk-produk yang dihasilkan dari pelepah pisang, yakni home decor, gantungan kunci, tempat pensil, tas, dompet, topi, dan juga sandal.
Tidak perlu membutuhkan modal yang cukup banyak, bahan dari kerajinan pelepah pisang bisa dengan mudah untuk ditemukan. Pelepah pisang merupakan bagian tengah dari daun pisang yang kaya dengan manfaat.
Pohon pisang termasuk ke dalam tumbuhan yang tidak sulit ditemukan di Indonesia. Oleh karena itu, limbah daun pelepah pisang tersebut termasuk ke dalam bahan-bahan yang mudah dan murah, sehingga para pengrajin bisa menghasilkan pendapatan yang menggiurkan.

Contoh Kerajinan dari Limbah Daun Pelepah Pisang

Kerajinan dari Limbah Daun Pelepah Pisang: Bunga, Tas, hingga Lukisan (471018)
zoom-in-whitePerbesar
Contoh kerajinan dari limbah daun pelepah pisang. Foto: Pexels
Lantas, apa saja contoh kerajinan dari limbah daun pelepah pisang? Mengutip buku Ekonomi Kreatif Indonesia karya Muhammad Syahbudi, SEI., MA, dan sumber-sumber yang lainnya, berikut adalah contoh kerajinan dari limbah daun pelepah pisang, yakni:
ADVERTISEMENT
1. Bunga dari pelepah pisang
Hiasan bunga yang ada di rumah tidak hanya berasal dari tanaman atau tumbuhan asli, tetapi juga dari pelepah pisang. Meski memiliki satu warna yaitu coklat, pelepah pisang juga bisa menghasilkan sesuatu yang indah dan menarik untuk dijual.
Bahkan, bunga dari pelepah pisang tidak membutuhkan modal yang banyak, hanya daun pelepah pisang, lem, gunting, staples, dan lidi.
Meskipun begitu, pembuatan bunga dari pelepah pisang ini bisa memakan waktu yang tidak sebentar. Hal itu bertujuan untuk menghasilkan karya yang berkualitas.
2. Tas dari pelepah pisang dan batok kelapa
Tidak hanya pelepah pisang, batok kelapa juga bisa menjadi salah satu kerajinan yang bisa diperjualbelikan. Salah satu tas dari pelepah pisang dan batok kelapa ini diproduksi oleh Kejaya Handycraft.
ADVERTISEMENT
Toko pengrajin tersebut sudah berdiri sejak tahun 1993, kerajinan yang dihasilkan dari toko ini sudah memiliki nilai untuk dijual. Bahkan karya-karya yang dihasilkan sudah dikenalkan melalui pameran-pameran.
Hal ini menyebabkan tas dari pelepah pisang dari Kejaya Handcraft menjadi salah satu produk yang dicari-cari oleh banyak orang. Meski demikian, ketika membuat tas dari pelepah pisang memerlukan tingkat kesabaran dan ketelatenan yang cukup tinggi.
3. Lukisan dari pelepah pisang
Lukisan menjadi salah satu karya seni yang biasanya diciptakan oleh seorang seniman dengan menggunakan bahan-bahan cat. Namun, siapa sangka jika lukisan bisa dihasilkan dari pelepah pisang.
Lukisan dari pelepah pisang biasanya dilakukan dengan menggunting, membentuk setiap daun pelepah hingga menciptakan suatu gambar yang membuat pecinta seni terkagum-kagum.
ADVERTISEMENT
Selain itu, lukisan dari pelepah pisang ini memberikan keunikan tersendiri. Meski hanya menggunakan bahan-bahan yang mudah untuk ditemukan, lukisan dari pelepah pisang juga bisa menghasilkan kualitas dan nilai seni tersendiri.
(JA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020