Konten dari Pengguna

Kumpulan Niat untuk Berpuasa Wajib dan Sunnah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Islam. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Puasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Islam. Foto: Pexels.com

Niat untuk berpuasa adalah salah satu rangkaian yang perlu dilakukan oleh umat Islam ketika ingin melakukan ibadah puasa. Niat merupakan langkah awal yang dilakukan dalam melaksanakan ibadah puasa. Untuk itu, umat muslim wajib untuk mengetahui isi dari niat berpuasa.

Hasbiyallah dalam bukunya yang berjudul Fiqih Kelas XI menyebutkan puasa adalah suatu ibadah yang mana umat Islam diminta untuk menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari dengan disertai niat.

Niat puasa terdiri dari beberapa lafal yang disesuaikan dengan jenis ibadah puasa yang akan dilakukan, baik puasa Ramadhan, puasa Senin-Kamis, puasa Daud, dan sebagainya. Simak penjelasan mengenai macam-macam puasa beserta niatnya pada pembahasan di bawah ini.

Umat Islam perlu mengetahui niat puasa karena niat puasa merupakan salah satu langkah yang dilakukan dalam beribadah puasa. Foto: Unsplash.com

Niat untuk Berpuasa Ramadan

Puasa Ramadan adalah puasa yang dilaksanakan di bulan Ramadan, biasanya dilakukan selama 30 hari secara penuh. Berikut niat untuk berpuasa di bulan Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa)

Artinya:

Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

Niat ini sebaiknya diucapkan ketika setelah sahur, yang mana menandakan bahwa seseorang siap untuk melakukan ibadah puasa Ramadhan.

Niat untuk Ganti Puasa Ramadan

Puasa Ramadan merupakan ibadah yang wajib untuk dilakukan umat Islam. Apabila terdapat halangan yang menggugurkan kewajiban seseorang dalam puasa, seperti sakit, haid, dan sebagainya, orang tersebut wajib untuk mengganti puasanya di lain waktu.

Berikut niat untuk puasa untuk mengganti puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ)

Artinya:

Saya berniat untuk meng-qadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Niat untuk Berpuasa Senin-Kamis

Puasa Senin-Kamis adalah puasa yang dilakukan pada hari Senin dan Kamis dengan cara pelaksanaanya yang tidak berbeda dengan puasa Ramadhan. Bedanya adalah hukum puasa Senin-Kamis adalah sunnah.

1. Puasa sunnah hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

(Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta'ala)

Artinya:

Saya niat puasa Senin, sunah karena Allah ta’ala.

2. Puasa sunnah hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

(Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala )

Artinya:

Saya niat puasa Kamis, sunah karena Allah ta'ala.

Niat untuk Berpuasa Daud

Dikutip dari buku Pengantar Hidup Sehat Siram Jaman karya Gun Gunansah, puasa Daud adalah ibadah puasa sunnah yang awalnya dijalankan oleh Nabi Daud dengan cara berpuasa selang-seling sepanjang hidupnya.

Berikut niat untuk puasa Daud:

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma daawuda sunnatal lillahi ta'ala)

Artinya:

Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala.

Niat untuk Berpuasa Arafah

Puasa arafah adalah puasa yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, yakni ketika jemaah haji melakukan wukuf di padang Arafah. Foto: Unsplash.com

Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Disebut sebagai puasa Arafah karena jatuh pada hari Arafah, yakni hari ketika umat Islam yang melaksanakan ibadah haji melakukan wukuf di padang Arafah.

Hukum puasa Arafah adalah sunnah, yang mana setiap umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji dianjurkan untuk melakukan ibadah puasa ini.

Niat untuk puasa Arafah yang dilafalkan pada malam hari adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati Arafah lillaahi ta‘aalaa)

Artinya:

Saya berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.

Adapun lafal niat puasa yang diniatkan pada pagi hari ialah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma haadzal yaumi ‘an adaa’i sunnati Arafah lillaahi ta‘aalaa)

Artinya:

Aku berniat puasa sunah Arafah hari ini karena Allah SWT.

(SAI)