Konten dari Pengguna

Kumpulan Puisi tentang Tahun Baru Islam 1 Muharram

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi tentang Tahun Baru Islam. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi tentang Tahun Baru Islam. Foto: Unsplash.

Merayakan datangnya bulan Muharram dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain doa bersama, lomba menulis puisi tentang Tahun Baru Islam bisa menjadi ide kegiatan para siswa di sekolah.

Puisi atau sajak dapat menjadi media untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan terpendam tentang suatu hal yang dituangkan dalam kata-kata indah.

Bukan hanya sekadar rangkaian kata-kata indah, puisi juga ditulis berdasarkan tema tertentu. Gagasan atau tema puisi biasanya dipilih dari peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya tentang Tahun Baru Islam.

Puisi bertema tahun baru Islam dapat berisi tentang kegembiraan penulis dalam menyambut bulan Muharram atau tentang refleksi diri. Selain itu, puisi yang dibuat juga harus menyisipkan pesan mengenai Tahun Baru Islam.

Pengertian dan Ciri-ciri Puisi

Ilustrasi puisi tentang Tahun Baru Islam. Foto: Pixabay.

Sebelum mulai menulis puisi tentang tahun baru Islam, penting untuk mengetahui ciri-ciri sebuah sajak. Mengutip buku Evaluasi dan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang ditulis dr Laili Etika Rahmawati, puisi adalah karya sastra yang sarat akan pesan moral dan nilai-nilai tertentu.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Pemilihan kata atau diksi perlu dilakukan secara cermat agar dapat menghasilkan rima yang menarik. Tak hanya menarik, diksi yang dipilih juga harus membuat pendengar atau pembaca m3mqhqmi pesan di dalamnya.

Menurut Asep Ganda Sadikin dalam buku Kompeten Berbahasa Indonesia untuk Kelas VIII, ciri-ciri puisi yaitu:

  • Bahasa yang dipergunakan bersifat konotatif atau kiasan dan dapat bermakna ganda.

  • Disusun oleh struktur fisik dan struktur batin. Struktur fisik puisi berupa tipografi, diksi majas, rima dan irama, sedangkan unsur batin puisi mencakup tema, amanat, perasaan, nada, dan suasana puisi.

  • Terdapat pemadatan segala unsur kekuatan bahasa. Kalimatnya ringkas, namun tetap berima dan bermakna.

  • Unsur-unsur bahasa yang menyusun puisi perlu dirapikan, diperbagus, dan diatur sebaik-baiknya dengan memerhatikan irama dan bunyi.

Baca Juga: 13 Contoh Puisi Berbagai Tema beserta Maknanya

Kumpulan Puisi tentang Tahun Baru Islam

Ilustrasi puisi tentang Tahun Baru Islam. Foto: Unsplash.

Salah satu faktor penentu baik buruknya puisi adalah ketepatan pemilihan diksi dan keindahan rima. Karena itu, diperlukan latihan secara intens agar bisa membuat puisi yang bagus.

Selain memperbanyak latihan, penulis juga perlu membaca banyak membaca puisi untuk memperkaya diksi. Salah satunya dengan membaca kumpulan contoh puisi tentang Tahun Baru Islam berikut ini.

Contoh Puisi tentang Tahun Baru Islam 1

Judul: Tahun Baru Hijriyah oleh Kang Santono dikutip dari laman SMP Al Ghazali.

Kini telah tampak hilal Muharam,

menyisakan kenangan masa silam. Telah memasuki gerbang kehidupan baru, baik atau buruk pun belum tentu

Kehidupan silam hanya bisa dikenang

Sisa hidup pun kian berkurang

Tantangan hidup kian menjulang

Perjalanan hidup tak selalu senang

Doa dan nasihat terus mengalun

menguntai makna yang penuh harap

Jalani hidup dengan penuh semangat

Semoga Allah selalu menuntun,

Menjauh dari hidup yang gelap

Hingga selamat dunia-akhirat.

Contoh Puisi tentang Tahun Baru Islam 2

Judul: Tahun Baru Islam oleh Asri dikutip dari Perpustakaan digital Scribd.

Selamat datang fajar baru Muharam nan agung

Mengawali kata maaf dariku dan memperbaiki kesalahan

Memanfaati kesempatan yang telah diberikan kepada daku

Memperbaiki ucapan dan rasa syukur kepada Rabbku

Semoga tahun baru Muharram memberi semangat yang baru

Tahun Muharram yang baru

Berikan titipan harapan

Berikan semangat baru

Berikan harapan baru

Tahun baru Muharram semoga memberi

Kebahagiaan yang baru

Semangat yang menderu

Berkah dan ridho ilahi yang tercapai

Dan perbaiki masa depanku

Contoh Puisi Tahun Baru Islam 3

Judul: Lentera Nilam di Bulan Muharram oleh Irani Faazz dikutip dari Catatan Pena Musafir Kehidupan (2021)

Pesona adiwarna jumantara mendekapku dengan lengan hangatnya

Menari dengans iluet indah dari lambaian cahayanya

Decak rancak mentari tersenyum dengan paras anggunnya

Berharap aku mampu menyentuhnya dengan jemariku

Kini aku menatapnya dengan mata batinku

Ada suara lentik tengah diagungkan

Mewakili sekuntum hulubalang rasa dalam angan

Mengemas dri menjlma lengan-lengan impian

Potret masih mengajakku mengusup kembara

Mencari lentera dalam doa manusia mengudara

Masih sempat kurasakan epigrafi wajah baru yang setia melengkapi setapak pagiku

Senandung syahdu yang kini menyalip tinggal dalam sukmaku

Mengalai belai ceita rindu yang saling beradu

Gema Muharram kian merdua menggamit candu

T’lah kututup masa lalu, kubuka lembaran baru

Contoh Puisi Tentang Tahun Baru Islam 4

Judul: Selamat Tahun Baru Kawan oleh KH Ahmad Mustofa Bisri dikutip dari NU Online

Kawan, sudah tahun baru lagi

Belum juga tibakah saatnya kita menunduk memandang diri sendiri

Bercermin firman Tuhan, sebelum kita dihisab-Nya

Kawan siapakah kita ini sebenarnya?

Muslimkah, mukminin, muttaqin,

kholifah Allah, umat Muhammadkah kita?

Khoirul ummatinkah kita?

Atau kita sama saja dengan makhluk lain atau bahkan lebih rendah lagi

Hanya budak perut dan kelamin

Iman kita kepada Allah dan yang ghaib rasanya lebih tipis dari uang kertas ribuan

Lebih pipih dari kain rok perempuan

Betapapun tersiksa, kita khusyuk didepan masa

Dan tiba tiba buas dan binal disaat sendiri bersama-Nya

Syahadat kita rasanya lebih buruk dari bunyi bedug,atau pernyataan setia pegawai rendahan saja.

Kosong tak berdaya.

Shalat kita rasanya lebih buruk dari senam ibu-ibu

Lebih cepat dari pada menghirup kopi panas dan lebih ramai daripada lamunan 1000 anak pemuda.

Doa kita sesudahnya justru lebih serius memohon enak hidup di dunia dan bahagia d i urga.

Puasa kita rasanya sekadar mengubah jadwal makan minum dan saat istirahat, tanpa menggeser acara buat syahwat, ketika datang rasa lapar atau haus.

Kita manggut manggut, ooh...beginikah rasanya dan kita sudah merasa memikirkan saudara saudara kita yang melarat.

Zakat kita jauh lebih berat terasa dibanding tukang becak melepas penghasilanya untuk kupon undian yang sia-sia

Kalaupun terkeluarkan, harapan pun tanpa ukuran upaya-upaya Tuhan menggantinya lipat ganda

Haji kita tak ubahnya tamasya menghibur diri, mencari pengalaman spiritual dan material, membuang uang kecil dan dosa besar.

Lalu pulang membawa label suci asli made in saudi "HAJI"

Kawan, lalu bagaimana dan seberapa lama kita bersama-Nya

atau kita justru sibuk menjalankan tugas mengatur bumi seisinya,

mensiasati dunia khalifahnya,

Kawan, tak terasa kita semakin pintar, mungkin kedudukan kita sebagai khalifah mempercepat proses kematangan kita paling tidak kita semakin pintar berdalih

Kita perkosa alam dan lingkungan demi ilmu pengetahuan

Kita berkelahi demi menegakkan kebenaran,mengacau dan menipu demi keselamatan

Memukul, mencaci demi pendidikan

Berbuat semaunya demi kemerdekaan

Tidak berbuat apa apa demi ketenteraman

Membiarkan kemungkaran demi kedamaian pendek kata demi semua yang baik halallah sampai yang tidak baik.

Lalu bagaimana para cendekiawan, seniman, mubaligh dan kiai sebagai penyambung lidah Nabi

Jangan ganggu mereka

Para cendekiawan sedang memikirkan segalanya

Para seniman sedang merenungkan apa saja

Para mubaligh sedang sibuk berteriak kemana-mana

Para kiai sibuk berfatwa dan berdoa

Para pemimpin sedang mengatur semuanya

Biarkan mereka di atas sana

Menikmati dan meratapi nasib dan persoalan mereka sendiri

Frequently Asked Question Section

Apa itu puisi?
chevron-down

Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Apa saja struktur fisik puisi?
chevron-down

Struktur fisik puisi terdiri dari tipografi, diksi majas, rima dan irama.

Apa saja struktur batin puisi?
chevron-down

Struktur batin puisi adalah tema, amanat, perasaan, nada, dan suasana puisi.

(GLW)