Learning Management System: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Learning Management System adalah salah satu model pembelajaran e-learning yang diterapkan di sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi.
Konsep e-learning digunakan dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dalam penyajian bahan ajar yang didukung dengan perangkat audio visual.
Pada dasarnya, Learning Management System bukan hanya sekadar media pembelajaran e-learning, melainkan di dalamnya terkandung kaidah atau metode yang berhubungan dengan strategi pembelajaran.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Learning Management System, simak pembahasan berikut.
Pengertian Learning Management System
Learning Management System atau dikenal dengan singkatan LMS adalah aplikasi yang mengelola proses pembelajaran, menyediakan dan mengirimkan konten, serta melacak aktivitas daring.
Mengutip Simulasi dan Komunikasi Digital untuk SMK/MAK Kelas X oleh Widiatmoko Herbimo, LMS adalah suatu software untuk keperluan administrasi, dokumentasi, laporan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online, e-learning, dan materi-materi pelatihan.
Singkatnya, LMS adalah aplikasi berbasis perangkat lunak yang berisi fitur-fitur yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran.
Dengan menggunakan LMS, pengajar dapat mengelola kerja dan bertukar informasi dengan pelajar. Selain itu, memiliki akses terhadap materi pembelajaran yang berlangsung dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
Fungsi Learning Management System
Ada beberapa fungsi LMS, di antaranya:
Student Management, menyediakan fungsi-fungsi terkait dengan pengaturan siswa.
Course Management, menyediakan fungsi-fungsi terkait dengan pengaturan mata pelajaran.
Skill Assessment/Evaluation, menyediakan fungsi-fungsi untuk proses kolaborasi sesama siswa maupun antara siswa dan pengajar.
Learner Centric/Personalization and Tracking System, menyediakan fungsi-fungsi terkait dengan personalisasi pembelajaran siswa.
Registration and Administration, menyediakan fungsi-fungsi terkait dengan proses registrasi dan administrasi akademik lainnya.
Fitur-Fitur Learning Management System
Dikutip dari E-Learning: Implementasi, Strategi dan Inovasinya oleh Lidia Simanihuruk, berikut beberapa fitur yang tersedia pada media pembelajaran LMS.
Fitur Administrasi, bagian yang menyediakan administrasi pendaftaran siswa, informasi tentang kelas dan pembelajaran, serta penjadwalan kelas belajar.
Fitur Penyampaian Bahan Ajar, bagian dalam menyampaikan bahan ajar.
Fitur Pengujian, bagian dalam melakukan penilaian kompetensi siswa melalui tugas maupun kuis.
Fitur Penilaian, bagian yang berisikan laporan hasil belajar siswa yang dapat diukur dari nilai siswa selama mengerjakan tugas dan kuis.
Fitur Komunikasi, bagian yang merefleksikan kemampuan dalam berkomunikasi antara siswa dengan pengajar maupun sesama siswa.
Salah satu ciri khas model pembelajaran dengan LMS adalah kinerja performa pembelajaran yang berkelanjutan dan sifatnya up to date.
Jenis-Jenis Learning Management System
Saat ini, jenis-jenis LMS yang bisa digunakan sangat beragam, dengan keunggulan fitur masing-masing. Berikut beberapa di antaranya.
1. Edmodo
Edmodo merupakan aplikasi yang menawarkan fitur berupa pembelajaran berbasis internet yang berkolaborasi dan terhubung antara siswa dan guru dalam melakukan aktivitas pembelajaran berupa konten pendidikan, mengelola tugas, dan notifikasi untuk setiap aktivitas pembelajaran.
Setiap pengguna yang ingin menggunakan aplikasi Edmodo dapat langsung membuat akun di Edmodo tanpa harus membayar biaya apa pun.
Berbagai fitur yang ditawarkan adalah kuis, proses assignment, polling, penilaian grade book, perpustakaan, hingga parent code.
2. Moodle
Moodle merupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan beberapa fitur seperti berbentuk kursus yang bisa mengunggah video pembelajaran, materi pembelajaran, slide presentasi, forum diskusi, dan kuis.
Moodle memiliki kemampuan dalam manajemen course dengan bantuan pengajar dan admin sebagai role course sehingga dapat merancang sebuah kelas sesuai dengan kebutuhan.
3. Google Classroom
Google Classroom merupakan aplikasi yang berbentuk ruang kelas yang terhubung melalui koneksi internet.
Ada beberapa fitur yang ditawarkan Google Classroom, di antaranya fitur assignments (pemberian tugas), proses pengukuran dengan skema penilaian yang berbeda, komunikasi dua arah antara guru dengan siswa yang didukung Google Drive, hingga fitur arsip program.
Seluruh fitur dalam Google Classroom bisa diakses selama proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat android atau iOS. Google Classroom juga bisa diakses melalui situs web.
(SFR)
