Lingkungan sebagai Tempat Bekerja bagi Manusia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia adalah makhluk hidup yang paling sempurna, karena dilengkapi dengan fisik, akal, dan pikiran. Manusia tinggal di dalam sebuah lingkungan serta dituntut untuk dapat bertahan hidup dengan memanfaatkan akal pikirannya.
Sementara itu, lingkungan sendiri merupakan sebuah tempat yang ada di bumi, yang di dalamnya telah tersedia berbagai macam sumber daya alam untuk dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup.
Manusia yang ada di lingkungan termasuk ke dalam tingkatan makhluk hidup yang disebut dengan individu, yaitu spesies atau organisme yang berdiri secara tunggal, serta mendiami kawasan wilayah tertentu.
Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari sebuah lingkungan, baik alam maupun sosialnya. Dalam buku Geografi SMA/MA Kelas IX yang diterbitkan oleh Grasindo, arti penting lingkungan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
Sebagai tempat hidup (habitat)
Wahana bagi kelanjutan hidup
Sebagai tempat mencari makan (niche).
Lingkungan sebagai Tempat Bekerja
Sebelumnya telah disebutkan arti penting lingkungan bagi kelangsungan hidup salah satunya adalah wahana bagi kelanjutan hidup. Wahana dalam hal ini bermakna sebagai tempat bekerja manusia, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Lingkungan sebagai tempat bekerja mendukung manusia untuk melakukan berbagai macam kegiatan, yang dapat menunjang kehidupannya. Kegiatan yang dimaksud berkaitan dengan mencari nafkah atau sebuah pekerjaan.
Dalam buku Kayanya Negeriku Tema 9 Kelas IV yang ditulis oleh Maryanto, disebutkan bahwa berbagai kegiatan manusia dalam mencari nafkah, dapat menyebabkan terjalinnya interaksi sosial.
Hal tersebut juga menjadi sebuah bentuk dari pernyataan manusia makhluk sosial, yang mana tidak bisa hidup secara individu, serta menunjukkan adanya ketergantungan antarmanusia dengan sesamanya.
Melalui kegiatan yang menjalin interaksi sosial, manusia dapat mencapai kesejahteraan hidupnya. Sementara itu, melalui kegiatan bekerja di lingkungan, manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Adapun contoh lingkungan sebagai tempat bekerja dan nama pekerjaan yang dapat dilakukan oleh manusia, antara lain:
Lingkungan pertanian: petani dan pembajak sawah
Lingkungan kelautan: nelayan, nahkoda, dan pemandu wisata laut
Lingkungan industri: pekerja pabrik, teknisi, dan ahli
Upaya Pelestarian Lingkungan
Manusia dengan kegiatan bekerja tanpa sadar bisa menimbulkan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Oleh sebab itu, penting bagi manusia yang melakukan pekerjaan di sebuah lingkungan untuk selalu memperhatikan kesejahteraan lingkungan.
Mengutip dalam buku Geografi Jilid 2 yang ditulis oleh Sri Haryati, Dkk, berikut adalah upaya pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan oleh manusia, di antaranya adalah:
Upaya pelestarian tanah dan hutan: melaksanakan tata guna lahan, menerapkan peraturan tebang pilih, reboisasi, dan sistem tumpang sari pada pertanian.
Upaya pelestarian sumber daya air: pencegahan pencemaran air, menyediakan daerah resapan air, dan pengusahaan penghematan air.
Upaya pelestarian sumber daya udara: penyaringan terhadap pembuangan gas, penanaman pohon sebagai paru-paru kota, dan uji emisi buangan gas terhadap kendaraan.
Upaya pelestarian keanekaragaman hayati: pelestarian terhadap tanaman asli, pencanangan puspa nasional pada bunga melati, serta satwa nasional pada komodo.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Apa saja arti penting lingkungan?

Apa saja arti penting lingkungan?
Sebagai tempat hidup (habitat), wahana bagi kelanjutan hidup, dan tempat mencari makan (niche).
Sebutkan contoh lingkungan yang bisa digunakan sebagai tempat bekerja!

Sebutkan contoh lingkungan yang bisa digunakan sebagai tempat bekerja!
Lingkungan pertanian, lingkungan kelautan, dan lingkungan industri.
Apa aktivitas yang termasuk upaya pelestarian tanah dan hutan?

Apa aktivitas yang termasuk upaya pelestarian tanah dan hutan?
Melaksanakan tata guna lahan, menerapkan peraturan tebang pilih, reboisasi, dan sistem tumpang sari pada pertanian.
