Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Ego Wong Tuo dari Pusma Shakira Feat Royhan Reyhan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lirik lagu Ego Wong Tuo. Sumber: Pixabay/Bruno
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lirik lagu Ego Wong Tuo. Sumber: Pixabay/Bruno

Lagu berjudul Ego Wong Tuo merupakan kolaborasi antara Pusma Shakira dengan Royhan Ni Amillah yang dirilis pada 28 Agustus 2025 melalui kanal YouTube Pusma Shakira dan menjadi viral di platform TikTok. Lirik lagu Ego Wong Tuo digemari karena dianggap mampu menyentuh hati banyak orang.

Dikutip dari buku Panduan Menulis Lirik Lagu, Andre Salim (2024:63), lirik lagu yang baik harus sesuai dengan melodinya dan mudah untuk dipahami oleh pendengar.

Ketahui Lirik Lagu Ego Wong Tuo yang Berbahasa Jawa Tentang Curahan Hati Anak

Ilustrasi Lirik lagu Ego Wong Tuo. Sumber: Pixabay/Clicker Happy

Pusma Shakira adalah seorang penyanyi dangdut yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Ia dikenal melalui berbagai lagu yang diunggah di kanal YouTube-nya, termasuk beberapa lagu yang viral di media sosial.

Pada Juli tahun 2024, Pusma menyanyikan "Trabas" yang merupakan lagu dangdut berbahasa Jawa dan trending di YouTube. Lagu ini mengisahkan cinta yang terhalang restu orang tua dan dinyanyikan bersama Dini Kurnia.

Bulan Agustus 2025 ia berkolaborasi dengan Royhan Ni'amillah dan membawakan lagu Ego Wong Tuo. Royhan atau biasa dipanggil Mas Roy adalah seorang pengusaha sukses dan konten kreator yang dikenal sebagai pendiri bisnis kuliner "Mafia Gedang".

Nama "Roy Mafia Gedang" berasal dari usahanya yang berfokus pada jajanan pisang. Usahanya dimulai dengan modal kecil dan kini telah memiliki ratusan cabang di seluruh Indonesia.

Lirik lagu Ego Wong Tuo menceritakan tentang luka batin seorang anak akibat konflik orang tua. Makna lagunya menggambarkan perasaan sedih, kecewa, dan terluka karena ayah dan ibu terlalu sibuk dengan masalah masing-masing hingga lupa memperhatikan anaknya. Berikut ini liriknya.

Tak ceritani

Crito sing paling nglarani

Naliko bapak lungo

Ninggalke kluargo

Nelongso nanging kudu tak terimo

Sing gawe tambah loro

Wong tuwo ono koyo raono

Ngendi kasih sayange

Sing koyo cah liyane

Bapak ibu bingung dewe dewe

Yen pancen kudu pisahan

Ojo nganti anak dadi korban

Berjuang nang dalan dewean

Ora ono sing njaluk di lahirke

Nang keluarga sing koyo ngene

Tak tompo opo anane

Kabeh kahanane

Yen pancen ngene iki takdire

Kudu iso kuat balungane

Mergo ra di songgo wong tuane

Kudu iso ngadek dewe

Raono cekelane

Ngene men anak sing rusak omahe

Yen pancen kudu pisahan

Ojo nganti anak dadi korban

Berjuang nang dalan dewean ho ho

Ora ono sing njaluk di lahirke

Nang keluarga sing koyo ngene

Tak tompo opo anane

Kabeh kahanane

Yen pancen ngene iki takdire

Kudu iso kuat balungane

Mergo ra di songgo wong tuane

Kudu iso ngadek dewe

Raono cekelane

Ngene men anak sing rusak omahe

Ngene men anak sing rusak omahe

Lirik yang dinyanyikan berkaitan erat dengan fenomena keluarga broken home yang kerap terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Broken home merupakan istilah keluarga tidak harmonis biasanya terjadi karena perselisihan atau perpisahan orang tua.

Pusma Shakira dan Royhan Ni Amillah menggambarkan fenomena itu lewat lagu Ego Wong Tuo, sehingga banyak anak yang pernah berada di situasi tersebut, merasa sangat tersentuh ketika mendengar liriknya.

Lirik lagu Ego Wong Tuo yang mampu menggambarkan curahan hati anak yang kerap menjadi korban ego orang tuanya sendiri mendapat tempat istimewa di hati pendengarnya. (EA)

Baca juga: Makna Lagu Aku Bisa Milik Flanella dan Liriknya