Listrik Statis: Pengertian, Percobaan, hingga Bahaya yang Ditimbulkan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang menunjang kehidupan manusia. Berbagai keperluan rumah tangga membutuhkan bantuan energi listrik agar dapat beroperasi sebagaimana mestinya.
Secara garis besar, energi listrik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu listrik statis dan listrik dinamis. Pembahasan kali ini akan diulas lebih lengkap mengenai pengertian listrik statis, percobaannya, hingga bahaya yang dapat ditimbulkan.
Listrik statis adalah gejala kelistrikan yang menyebabkan muatan listrik berada dalam keadaan diam (tidak mengalir). Listrik statis terjadi akibat sebuah benda digosok dengan benda tertentu, sehingga salah satu dari benda tersebut kehilangan beberapa elektron yang menyebabkan benda itu bermuatan listrik.
Listrik statis tidak dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain, melainkan hanya sekejap di satu tempat. Jadi, listrik statis tidak dapat menghasilkan arus listrik.
Agar lebih dapat memahaminya, simak percobaan berikut ini yang bertujuan untuk mengamati adanya listrik statis yang dikutip berdasarkan buku IPA Terpadu SMP Kelas 9 karya Djoko Arisworo (2006: 138).
Percobaan Listrik Statis
Alat dan Bahan:
Balon karet
Plastik PVC
Kain wol atau kain sutera
Penyangga
Langkah Kerja:
Tiuplah balon dan gantungkan pada penyangga menggunakan seutas tali.
Gosoklah plastik PVC dengan kain sutera atau kain wol.
Selanjutnya, dekatkan pada balon. Apa yang terjadi pada balon tersebut?
Laporkan hasil pengamat tersebut dan buatlah kesimpulan percobaan tersebut.
Berdasarkan percobaan di atas, balon akan bergerak mendekati plastik PVC yang telah digosok dengan kain sutra atau kain wol. Hal tersebut terjadi karena plastik PVC telah bermuatan listrik.
Dapat disimpulkan bahwa benda dapat bermuatan listrik dengan cara menggosokannya. Listrik yang terdapat dalam benda-benda yang digosok tersebut dinamakan listrik statis.
Baca Juga: Pengertian Listrik Dinamis: Penjelasan dan Contohnya Lengkap
Bahaya Listrik Statis
Meskipun dalam keadaan diam, listrik statis tetap mampu menimbulkan bahaya dalam kehidupan. Mengutip dalam buku Teori dan Aplikasi Fisika SMP Kelas 9 oleh Budi Prasodjo dkk (2007: 23), bahaya listrik statis antara lain sebagai berikut.
Petir
Petir disebabkan awan besar yang bermuatan negatif sangat kuat. Apabila awan yang kelebihan elektron berada di atas atap sebuah gedung, gedung akan terinduksi menjadi bermuatan positif.
Loncatan elektron terjadi dari awan ke atap gedung karena adanya gaya tarik-menarik antara keduanya. Peristiwa ini menyebabkan gedung disambar petir. Untuk menghindari sambaran petir, atap gedung dilengkapi dengan penangkal petir.
Percikan Api
Putaran ban pada saat truk berjalan menghasilkan muatan negatif yang diperoleh dari gesekan ban dengan jalan. Bagian badan logam mobil yang berdekatan dengan ban menjadi bermuatan positif dengan cara induksi. Hal ini dapat menimbulkan percikan api.
Percikan tersebut dapat membakar muatan mobil yang mudah terbakar seperti bensin. Untuk menghindari peristiwa tersebut, truk pengangkut bensin atau bahan yang mudah terbakar lainnya dilengkapi dengan sepotong logam di bagian belakang mobil yang menyentuh tanah.
Logam ini menghantarkan elektron dari tanah untuk menetralisir muatan positif yang ada di badan logam mobil sebelum terjadinya percikan api.
(VIO)
