LMS: Pengertian, Fitur-Fitur, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belajar adalah salah satu proses untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Belajar juga disebut sebagai suatu proses untuk mengubah tingkah laku menjadi lebih baik.
Seiring berkembangnya zaman, sistem pembelajaran mulai berubah. Awalnya orang-orang belajar berkelompok, lalu muncullah sekolah sebagai tempat belajar hingga akhirnya saat ini terdapat sistem pembelajaran yang menggunakan internet.
Salah satu sistem pembelajaran berbasis internet ialah LMS. Apa yang dimaksud dengan LMS? Berikut jawabannya.
Pengertian LMS
Dikutip dari buku Desain Pembelajaran Matematika Berbasis TIK: Konsep dan Penerapan yang ditulis oleh Rahmi Ramadhani dan ‎Janner Simarmata, LMS adalah singkatan dari Learning Management System, yaitu sistem pembelajaran berbasis online dalam bentuk portal.
Menurut Thiagarajan, dkk dalam buku yang berjudul Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children, LMS adalah perangkat lunak berbasis web yang terdiri dari kursus yang berisi alat elektronik termasuk papan diskusi, file, buku nilai, surat elektronik, pengumuman, penilaian, dan elemen multimedia.
LMS menyediakan akses ke pendekatan pengajaran yang berpusat pada siswa, peningkatan aksesibilitas, fitur penilaian dan evaluasi, dan peningkatan manajemen konten kursus dan tugas administrasi.
Berdasarkan penjelasan terkait pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa LMS juga bisa dikatakan sebagai sebuah aplikasi atau perangkat lunak yang memuat berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan oleh dosen atau guru dalam mengelola kelas serta bertukar informasi dengan siswa.
Fitur-Fitur LMS
Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam LMS. Kegiatan-kegiatan tersebut didukung oleh fitur-fitur yang disediakan dalam LMS. Berikut beberapa fitur yang terdapat dalam LMS:
Pengelolaan hak akses pengguna (user).
Pengelolaan courses.
Pengelolaan bahan ajar (resource).
Pengelolaan aktivitas.
Pengelolaan nilai.
Penampilkan nilai.
Pengelolaan visualisasi e-learning, sehingga bisa diakses dengan web browser.
Kelebihan dan Kekurangan LMS
Penggunaan teknologi Internet dan penerapan web based learning seperti LMS tentunya mempunyai kelebihan atau manfaat. Berikut beberapa kelebihan tersebut.
Kemampuan teknik untuk menembus batas waktu dan tempat.
Kemudahan dalam melakukan pembaharuan terhadap materi pembelajaran atau informasi yang akan disampaikan.
Mempermudah hubungan antara pelajar dengan narasumber.
Terbukanya kesempatan yang sangat luas untuk mempelajari budaya lain.
Selain kelebihan, tentunya web based learning seperti LMS memiliki kelemahan yang kemudian menjadi tantangan yang perlu diperhatikan, yakni:
Terbukanya kesempatan yang sangat luas untuk mempelajari budaya lain memungkinkan terjadinya proses akulturasi yang lebih cepat, sehingga dapat mengancam kebudayaan asli.
Cara berkomunikasi yang berbeda memungkinkan terjadinya kesalahpahaman pada saat proses belajar.
Contoh Aplikasi LMS
Sekarang, sudah banyak perangkat lunak yang menunjang LMS. Berikut beberapa LMS yang berlisensi open source:
Edmodo
Google Classroom
Scholoogy
Moodle
Kahoot
Claroline
Dokeos
Docebo
A Tutor
Chamilo
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Sebutkan dua kelebihan LMS!

Sebutkan dua kelebihan LMS!
Kemampuan teknik untuk menembus batas waktu dan tempat dan mempermudah hubungan antara pelajar dengan narasumber.
Sebutkan salah satu kekurangan LMS!

Sebutkan salah satu kekurangan LMS!
Terbukanya kesempatan yang sangat luas untuk mempelajari budaya lain memungkinkan terjadinya proses akulturasi yang lebih cepat, sehingga dapat mengancam kebudayaan asli.
Apa pendekatan pengajaran yang disediakan oleh LMS?

Apa pendekatan pengajaran yang disediakan oleh LMS?
LMS menyediakan akses ke pendekatan pengajaran yang berpusat pada siswa, peningkatan aksesibilitas, fitur penilaian dan evaluasi, dan peningkatan manajemen konten kursus dan tugas administrasi.
