Lorem Ipsum: Ketahui Maksud di Balik Penggunaannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lorem Ipsum adalah teks yang sering kali kita temukan pada demonstrasi presentasi visual, misalnya, font ataupun elemen grafis dan layout. Kemunculan teks tersebut tentu membuat penasaran siapa pun yang membacanya.
Lorem Ipsum biasanya juga digunakan sebagai teks pengisi atau filler text dalam layout. Lantas apa yang dimaksud dengan Lorem Ipsum? Apa peranan teks dalam sebuah layout? Simak uraiannya berikut ini.
Lorem Ipsum
Menurut buku Font and Tipografi oleh Surianto Rustan, Lorem Ipsum adalah teks untuk dummy atau disebut dengan blind text/placeholder text/filler text. Penggunaan Lorem Ipsum dalam industri typesetting dan percetakan telah dimulai sejak 1600-an.
Menurut Rustan, Lorem Ipsum atau lipsum awalnya merupakan cuplikan literatur Latin klasik berjudul “De Finibus Bonorum et Malorum” karya Cicero pada 45 Sebelum Masehi.
Berikut contoh teks lipsum yang sering digunakan:
“Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.”
Tujuan penggunaan Lorem Ipsum salah satunya agar konsentrasi pengamat tidak terpaku pada arti harfiah per kalimat. Melainkan lebih kepada elemen desain dari teks yang dipresentasikan, baik dari segi ukuran, orientasi, posisi, dan sebagainya.
Melalui deskripsi tersebut, bisa disimpulkan bahwa teks memiliki peranan yang cukup penting dalam sebuah tata letak (layout).
Peranan Teks dalam Layout
Dalam buku Layout oleh Surianto Rustan, teks merupakan salah satu elemen tata letak yang memegang peranan penting. Selain digunakan sebagai elemen visual, keberadaan teks dapat menyajikan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh target audiens.
Menurut Rustan, teks memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan tipografi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tipografi adalah ilmu cetak atau seni percetakan.
Hubungan antara tipografi dan tata letak berada pada pemilihan jenis huruf dan ukurannya. Tak hanya itu, relasi keduanya juga mencakup jarak antar-huruf, kata, baris, dan lebar paragraf. Berikut penjelasan masing-masingnya.
Memilih jenis huruf dan ukurannya
Ketika menentukan jenis huruf dan ukuran yang sesuai, terdapat hal yang perlu diperhatikan. Misalnya, jenis huruf yang berbeda memiliki ukuran yang tidak sama, meskipun menggunakan satuan ukuran yang sama atau point.
Menentukan letter spacing, word spacing, dan leading
Menurut Rustan dalam sumber yang sama di atas, letter spacing merupakan jarak antarhuruf atau karakter dalam sebuah layout.
Tujuan diterapkannya letter spacing adalah untuk meningkatkan keterbacaan. Semakin kecil ukuran huruf, jarak antar huruf semakin diperbesar dan sebaliknya.
Sementara itu, word spacing adalah jarak antarkata. Penggunaannya dalam sebuah tata letak mengikuti pengaturan letter spacing. Semakin lebar letter spacing, semakin lebar pula word spacing yang diterapkan.
Sedangkan leading adalah jarak antarbaris. Hal yang diperhatikan dalam menerapkan leading, yakni jangan sampai berimpitan antara satu baris dengan baris lainnya.
Selain itu, lebar paragraf juga menentukan tingkat kenyamanan dalam membaca teks. Baris yang terlalu panjang memungkinkan pembaca akan lebih cepat lelah.
Itulah penjelasan tentang Lorem Ipsum sebagai bagian dari tipografi, juga peranan teks dalam sebuah tata letak (layout).
(ANM)
