Konten dari Pengguna

Macam Limbah yang Terdapat dalam Kehidupan Sehari-hari

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Macam limbah dalam kehidupan sehari-hari. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Macam limbah dalam kehidupan sehari-hari. Sumber: Pexels

Ada berbagai macam limbah di dunia. Contohnya limbah pabrik hasil produksi yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Apabila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, terdapat tiga pengertian dari limbah. Pertama, limbah adalah sisa produksi. Kedua, limbah juga berarti bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian. Ketiga, limbah merupakan barang rusak atau cacat dalam produksi.

Limbah tidak hanya berupa hasil pembuangan produksi di pabrik. Di kehidupan sehari-hari masyarakat biasa pun menghasilkan berbagai macam limbah. Berikut adalah macam-macam limbah yang cukup sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Macam-macam Limbah dalam Kehidupan Sehari-hari

Mengutip buku berjudul Prakarya yang ditulis Suci Paresti dkk., limbah dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, antara lain:

1. Berdasarkan Wujudnya

Jika dilihat berdasarkan wujud fisiknya, limbah dapat digolongkan sebagai berikut:

a. Limbah gas, yaitu jenis limbah berupa gas, misalnya karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), HCL, NO2, dan SO2.

b. Limbah cair, yaitu jenis limbah yang memiliki fisik zat cair. Misalnya air cucian, air hujan, rembesan AC, air sabun, dan minyak goreng buangan.

c. Limbah padat, yaitu jenis limbah yang berbentuk padat. Misalnya kotak kemasan, bungkus jajanan, plastik, botol, kertas, kardus, dan ban bekas.

Macam limbah dalam kehidupan sehari-hari. Sumber: Pexels

2. Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumbernya, limbah dapat dikelompokkan menjadi empat golongan, yaitu:

a. Limbah pertanian, yaitu limbah yang ditimbulkan karena kegiatan pertanian.

b. Limbah industri, yaitu limbah yang dihasilkan oleh pembuangan kegiatan industri.

c. Limbah pertambangan, yaitu limbah yang asalnya dari kegiatan pertambangan.

d. Limbah domestik, yaitu limbah yang berasal dari rumah tangga, pasar, restoran, dan permukiman-permukiman penduduk.

3. Berdasarkan Senyawanya

Berdasarkan senyawanya, limbah dapat dibagi menjadi dua jenis, antara lain:

a. Limbah organik

Jenis limbah organik merupakan limbah yang bisa dengan mudah diurai atau mudah membusuk. Limbah organik mengandung unsur karbon yang berasal dari makhluk hidup. Contoh limbah organik misalnya kulit buah dan sayur, kotoran manusia, dan kotoran hewan.

b. Limbah anorganik

Limbah jenis anorganik adalah limbah yang sangat sulit atau bahkan tidak bisa diuraikan, juga tidak bisa membusuk. Limbah anorganik tidak mengandung unsur karbon. Contoh limbah anorganik yang kerap dijumpai di kehidupan sehari-hari misalnya sampah plastik, beling, dan baja.

Pengolahan Limbah

Pengolahan limbah bisa dilakukan dengan prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. Mengutip buku yang ditulis Suci Paresti dkk., berikut ini penjelasan dari ketiga prinsip tersebut.

a. Reduce (mengurangi), yaitu meminimalkan barang atau material yang dipergunakan.

b. Reuse (menggunakan kembali), yaitu memilih barang-barang yang bisa dipakai kembali.

c. Recycle (mendaur ulang), yaitu barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi.

(AMP)