Konten dari Pengguna

Macam-Macam Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tubuh manusia, terdapat sistem reproduksi yang dibantu oleh organ-organ reproduksi berupa alat kelamin. Sumber: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Pada tubuh manusia, terdapat sistem reproduksi yang dibantu oleh organ-organ reproduksi berupa alat kelamin. Sumber: Pexels.com

Makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan adalah makhluk yang mempunyai sejumlah ciri-ciri yang membedakannya dengan makhluk lainnya. Salah satu ciri yang dimiliki oleh makhluk hidup adalah dapat berkembang biak.

Dalam proses berkembang biak, makhluk hidup membutuhkan sistem reproduksi dalam tubuhnya. Untuk manusia sendiri, sistem reproduksi dibantu oleh organ-organ seperti alat kelamin.

Organ-organ dalam sistem reproduksi memiliki sejumlah fungsi vital yang dapat membantu manusia untuk berkembang biak. Oleh karena itu, kesehatan organ-organ tersebut harus dijaga agar tidak menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi.

Untuk itu, penting untuk mengetahui sejumlah penyakit yang dapat menyebabkan gangguan sistem reproduksi. Apa saja penyakit-penyakit tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

Penyakit Pada Sistem Reproduksi Manusia

Menurut Apon Purnamasari,S.Pd.,M.Pd dalam modul pembelajaran Sistem Reproduksi Manusia Biologi Kelas XI, sistem reproduksi manusia terbagi atas dua jenis berdasarkan alat kelamin yang dimiliki manusia. Sistem ini membantu manusia untuk melakukan reproduksi guna memperoleh keturunan.

Pada sistem reproduksi laki-laki, organ yang bekerja dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok-kelompok tersebut ialah organ reproduksi dalam dan luar.

Sistem reporduksi manusia memiliki fungsi untuk membantu manusia agar dapat memperoleh keturunan. Sumber: Pexels.com

Organ reproduksi dalam terdiri dari testis yang berisi tubulus seminiferous, saluran pengeluaran yang terdiri dari epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi dan uretra, serta kelenjar aksesoris yang terdiri dari vesikaseminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Organ reproduksi luar terdiri dari penis dan skrotum.

Sama halnya dengan sistem reproduksi laki-laki, sistem reproduksi perempuan juga terbagi menjadi dua, yakni organ bagian dalam dan luar. Bagian luar terdiri dari labia mayora, labia minora, himen, klitoris, dan mons veneris, sedangkan bagian dalam terdiri dari ovarium, oviduk/tuba fallopi, uterus dan vagina.

Kesehatan dari organ-organ di atas sangatlah penting untuk dijaga agar tidak dapat menimbulkan sejumlah gangguan. Berikut penyakit pada sistem reproduksi manusia, yakni:

Penyakit Sistem Reproduksi Laki-Laki

  1. Hipogonadisme ialah penurunan fungsi testis disebabkan oleh gangguan interaksi hormon. Gangguan ini dapat menimbulkan kondisi infertilitas, impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan.

  2. Kriptokidisme adalah kondisi gagalnya satu atau dua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi.

  3. Uretritis adalah penyakit yang menimbulkan peradangan pada uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil. Organism yang paling sering menyebabkan uretritis adalah Chlamyd trachomatis, Ureplasma urealytium atau virus herpes.

  4. Prostatis adalah gangguan yang mengakibatkan peradangan pada bagian prostat. Penyebab utama dari penyakit ini ialah Echerichia coli maupun bakteri lain.

  5. Epididimitis ialah sebuah gangguan yang terjadi akibat adanya infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pada yang disebabkan oleh organisme penyebab E.coli dan Chlamydia.

  6. Ghonorhoe adalah penyakit yang ditandai dengan gejala berupa munculnya benjolan-benjolan yang merah dan membengkak, terkadang pecah dengan sendirinya. Dapat juga berupa kencing nanah.

Penyakit Sistem Reproduksi Perempuan

Salah satu penyakit pada sistem reproduksi manusia adalah kanker genetalia yang menyerang kaum wanita. Sumber: Pexels.com
  1. Kanker genetalia adalah kanker yang menyerang organ reproduksi wanita, tepatnya pada organ vagina, serviks dan ovarium

  2. AIDS (acquired immune deficiency syndrome) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV. Virus ini dapat ditularkan melalui kontak langsung darah dan cairan tubuh penderita seperti sperma, cairan vagina, dan ASI.

  3. Kanker serviks adalah penyakit yang ditandai dengan munculnya kondisi yang mana sel-sel abnormal tumbuh diseluruh lapisan epitel serviks. Penanganannya dilakukan dengan mengangkat uterus, oviduk, ovarium, sepertiga bagian atas vagina dan kelenjar limfe panggul.

  4. Kanker ovarium adalah penyakit yang tidak memiliki gejala yang jelas. Adapun gejala yang akan dirasakan berupa rasa berat pada panggul perubahan fungsi saluran pencernaan atau mengalami pendarahan vagina abnormal. Penanganan di lakukan dengan pembedahan dan kemoterapi.

  5. Kanker endometrium merupakan sebuah gangguan yang mana jaringan endometrium terdapat di luar uterus. Gejala endometriosis antara lain nyeri perut,pinggang terasa sakit dan nyeri pada masa menstruasi.

  6. Infeksi vagina adalah sebuah gangguan yang memiliki gejala awal yaitu keputihan dan timbul gatal-gatal, menyerang wanita usia produktif. Penyebabnya antara lain akibat hubungan kelamin, terutama bila suami terkena infeksi, jamur atau bakteri.

(SAI)