Macam-macam Warna Beserta Pengertian dan Tingkatannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelajaran untuk mengelompokkan warna bisa dilakukan dengan mengidentifikasi macam-macam warna dan gambarnya. Contohnya seperti menggunakan gambar binatang, tumbuhan, dan benda-benda di sekitar untuk dapat mengidentifikasi suatu jenis warna.
Mengutip dari jurnal Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Warna dengan Metode Menggambar oleh Dani Amin, gambar adalah sebuah alat bantu yang sering digunakan dalam proses belajar mengajar.
Gambar biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan dan sebagai bentuk simbol komunikasi. Umumnya seorang anak akan diajarkan untuk mengenali warna dari gambar dan sebagai proses menggambar itu sendiri.
Dengan menggambar, seorang anak bisa memberikan beragam warna pada gambar yang dibuatnya. Contohnya, seorang anak akan mengenali warna abu-abu pada gambar gajah dan juga akan memberikan warna abu-abu ketika sedang menggambar gajah.
Melalui proses mengenali warna dalam gambar dan juga menggambar, hal itu akan membantu seorang anak untuk mengingat warna. Tidak hanya itu, proses ini juga bisa membantu seseorang untuk mengasah otak kanannya dan menjaga keseimbangan kinerja otak.
Pengertian Warna
Menurut buku Nirmana Dwimatra oleh Bayu Widiantoro, warna dapat didefinisikan secara objektif sebagai sifat cahaya yang dipancarkan. Secara subjektif, warna merupakan bagian dari pengalaman indra penglihatan.
Secara fisika, warna ditimbulkan oleh sinar matahari. Apabila kita menyorotkan sinar matahari ke sebuah kaca prisma, sinar tersebut akan terurai menjadi beberapa sinar warna yang disebut spektrum warna.
Setiap spektrum mempunyai kekuatan gelombang yang kemudian sampai pada mata kita, sehingga kita dapat melihat warna tertentu.
Secara psikologi, warna terbukti dapat memengaruhi kegiatan fisik maupun mental. Reaksi kita terhadap warna bersifat instingtif dan perseorangan, sehingga sensitivitas setiap orang juga berbeda.
Peran warna dalam kegiatan seni sangat esensial. Dengan adanya warna, suatu karya seni dapat dipahami oleh penikmatnya. Warna juga dapat menjadi pesan tersirat yang disampaikan dalam suatu karya seni.
Penggunaan warna pada setiap karya seni dapat menggambarkan emosi yang disampaikan oleh seorang seniman. Misalnya, lukisan berwarna cerah cenderung menggambarkan kebahagiaan, sedangkan lukisan berwarna gelap cenderung mendeskripsikan kesedihan.
Namun, penggunaan warna juga bergantung kepada selera seniman dan penikmat seni. Berikut ini adalah sifat dan notasi warna yang perlu kamu ketahui.
Jenis-jenis Warna
Mengutip dari buku Seni Budaya oleh Sem Cornelyoes Bangun, dkk., jenis-jenis warna atau dikenal sebagai notasi warna adalah sistem identifikasi warna menurut sifat material yang diklasifikasikan berdasarkan responsnya terhadap cahaya (sifat optis).
Dalam konteks ini dikenal sistem munsell, sistem plochere, sistem ostwald, dan sistem maxwell. Tatanan warna dalam spektrum warna (The Hues of The Spectrum) terdiri dari warna-warna pelangi di alam.
Sementara itu dalam lingkaran warna (Color Wheel) terdapat lima pengelompokan warna, yaitu warna dasar, warna sekunder, warna tersier, warna hangat dan dingin, serta warna netral.
Berikut penjelasannya masing-masing menurut jurnal Teori Warna: Penerapan Lingkaran Warna dalam Berbusana oleh Meilani.
Apa Itu Warna Dasar?
Warna dasar atau dikenal sebagai warna primer adalah warna utama yang terdiri dari biru, merah, dan kuning yang disebut juga sebagai Hue. Ketiga warna dasar ini adalah warna yang bisa dikombinasikan dan menghasilkan warna-warna turunan lainnya.
Warna-warna ini juga yang bisa ditangkap oleh mata manusia karena mata manusia seperti spesies lain yang memiliki tiga macam reseptor warna yang disebut makhluk trikromat.
Apa Itu Warna Sekunder?
Warna sekunder adalah warna campuran yang dihasilkan dari bentuk kombinasi dua warna primer yang membentuk warna baru.
Adapun warna yang dimaksud ialah warna hijau, ungu, dan oranye. Berikut ini percampuran ketiga warna tersebut:
Warna Hijau (Kuning dengan Biru)
Warna Tersier
Warna tersier adalah warna yang terbentuk dari campuran berbagai warna baik kombinasi warna primer dengan warna sekunder maupun penggabungan warna lain. Warna yang dimaksud ialah warna cokelat, perak, dan emas.
Warna Hangat dan Dingin
Dalam color wheel terdapat pembagian, warna hangat dan warna dingin. Warna hangat merupakan warna yang energik, terang, dan menarik perhatian. Sedangkan untuk warna dingin merupakan warna yang memberikan impresi tenang dan memiliki efek menenangkan.
Warna Netral
Warna natural yang dikategorikan natural dalam color wheel adalah hitam, abu-abu, dan putih. Warna-warna netral ini dapat diperoleh dari warna sekunder dan tersier yang memiliki tone rendah atau gelap.
Tingkatan Warna
Selain memiliki berbagai jenis, ada juga berbagai tingkatan warna yang dapat dikenali dengan karakteristik dari lingkaran warna yang menjadi acuan utamanya. Menurut jurnal Penggunaan Unsur Warna sebagai Citra Desain pada Bangunan oleh Mochamad Ulil Azmi, berikut ini penjabaran tingkatan warna:
Warna Hangat
Kecenderungan warna hangat memiliki karakter polos dan mencolok, serta memberikan kesan tenang. Contohnya, merah, kuning, dan oranye.
Warna Sejuk
Warna sejuk memberikan kecenderungan warna yang memiliki karakter bening dan netral serta memberikan kesan nyaman dan aman. Contohnya, biru, hijau, dan ungu
Warna Tegas
Warna tegas memberikan kecenderungan warna yang memiliki karakter kuat dan menonjol yang memberikan kesan hidup dan bersinergi. Contohnya, biru, merah, kuning, putih, dan hitam.
Warna Tenggelam
Warna tenggelam memberikan kecenderungan warna yang memiliki karakter pudar yang memberikan kesan santai. Contohnya, abu-abu, cokelat, dan ungu
Warna Gelap
Warna gelap memiliki kecenderungan warna yang memberi pesona sederhana. Contohnya hitam dan cokelat.
Warna Terang
Warna terang memiliki kecenderungan warna yang memberi pesona semangat. Contohnya, merah muda, emas, dan perak.
Macam-macam Warna dan Gambarnya
Mengutip dari laman htmlcolorcodes.com, berikut ini macam-macam warna dan gambarnya:
1. Merah
Berikut ini macam-macam warna merah:
Indian Red
Light Coral
Salmon
Dark Salmon
Light Salmon
Crimson
Red
2. Pink
Berikut ini macam-macam warna pink:
Pink
Light Pink
Hot Pink
Deep Pink
Medium Violet Red
3. Oranye
Berikut ini macam-macam warna oranye:
Coral
Salmon
Tomato
Dark Orange
Orange Red
4. Kuning
Berikut ini macam-macam warna kuning:
Kuning
Emas
Lemon Chiffon
Peach Puff
Khaki
5. Ungu
Berikut ini macam-macam warna ungu:
Lavender
Thistle
Plum
Violet
Orchid
Sementara itu, menurut jurnal Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Warna dengan Metode Menggambar oleh Dani Amin, seorang anak bisa belajar mengenali macam-macam warna dari gambar binatang. Berikut ini macam-macam warna dari gambar binatang:
Gajah: Abu-Abu
Orang Utan: Cokelat
Simpanse: Hitam
Panda: Hitam dan putih
Kumbang: Merah
Kepompong: hijau
Merak: Biru
Babi: Pink
Demikian penjelasan tentang warna yang bisa kamu pahami dan pelajari. Semoga bermanfaat, ya!
(FNS)
Frequently Asked Question Section
Apa definisi dari warna?

Apa definisi dari warna?
Secara objektif warna dapat didefinisikan sebagai sifat cahaya yang dipancarkan. Secara subjektif, warna merupakan bagian dari pengalaman indra penglihatan.
Apakah jenis warna?

Apakah jenis warna?
Dalam lingkaran warna (Color Wheel) terdapat lima pengelompokan warna, yaitu warna dasar, warna sekunder, warna tersier, warna hangat dan dingin, serta warna netral.
Apa itu warna dasar?

Apa itu warna dasar?
Warna dasar atau dikenal sebagai warna primer adalah warna utama yang terdiri dari biru, merah, dan kuning yang disebut juga sebagai Hue. Ketiga warna dasar ini adalah warna yang bisa dikombinasikan dan menghasilkan warna-warna turunan lainnya.
