Mana yang Lebih Dibutuhkan Saat Akan Membuka Usaha, Modal atau Kreativitas?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mana yang lebih dibutuhkan oleh seseorang yang akan membuka usaha antara modal dan kreativitas?
Pertanyaan di atas termasuk pertanyaan yang sering muncul di benak seseorang yang ingin membangun suatu usaha. Tidak bisa dipungkiri bahwa keraguan merupakan hal yang sering dihadapi oleh calon pengusaha.
Entah hal tersebut menyangkut ide atau modal usaha yang terbilang masih belum matang. Meski demikian, kembali ke pertanyaan sebelumnya, manakah yang lebih dibutuhkan oleh seorang pengusaha? Modal atau kreativitas?
Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasannya di bawah ini, seperti yang dikutip dari jurnal Berpikir Kreatif dan Inovatif Modal Utama Menjadi Wirausaha karya Sunarta.
Modal atau Kreativitas yang Dibutuhkan Seorang Pengusaha?
Kewirausahaan/kewiraswastaan pada dasarnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.
Mulanya, kata wiraswasta/wirausaha (entrepreneur) dikenalkan oleh Joseph Schumpeter seorang ahli ekonomi berkebangsaan Austria pada tahun 1883-1950.
Ia menganggap bahwa berwirausaha merupakan tantangan yang perlu untuk dihadapi untuk berani mengalami perubahan dan menerima peluang usaha. Dalam memanfaatkan sebuah peluang, pengusaha atau wirausaha dituntut untuk bisa berpikir kreatif dan inovatif.
Mengutip buku Berpikir Kreatif, Berpikir Sukses yang ditulis John Adair, kreatif pada dasarnya adalah bagaimana menghadirkan sesuatu benda atau hal yang sebelumnya belum ada untuk dipergunakan.
Lebih lanjut, kreatif merupakan usaha memikirkan sesuatu atau kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.
Pada dasarnya, setiap manusia memiliki pemikiran yang kreatif dan inovatif. Hanya saja, tidak semua orang bisa mengembangkan pemikiran tersebut untuk menciptakan suatu produk.
Untuk bisa mengembangkan sikap kreatif dan inovatif dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, tekun, konsisten, dan penuh dedikasi yang tinggi dalam mematangkan perencanaanya.
Itu yang menjadikan kreativitas lebih penting untuk diutamakan daripada modal. Sebab, jika ditelusuri kembali, pemikiran kreatif bisa saja jalan dengan modal yang kecil sekali pun.
Namun, sebaliknya, jika yang dimiliki hanya modal tanpa ada ide kreatif, maka hal ini justru akan menghambat perkembangan dari perencanaan produk.
Usaha yang Membutuhkan Ide Kreatif Tanpa Modal
Untuk membuktikan pernyataan di atas, ada beberapa usaha yang sebetulnya tidak membutuhkan modal banyak. Berikut berapa usaha yang membutuhkan kreativitas tinggi dibandingkan dengan modal, yakni:
Jasa desain grafis. Usaha ini biasanya dijalankan hanya untuk sampingan dan bukan dijadikan sebagai mata pencaharian utama. Modal yang dibutuhkan untuk jasa ini pun ide yang kreatif dan laptop yang digunakan untuk mengedit.
Jasa titip barang. Jasa titip barang belakangan ini menjadi populer karena tidak membutuhkan modal apa pun. Pasalnya, sang pengusaha sudah mendapatkan uang dari si pembeli dan ia hanya tinggal membeli barang yang dititipkan.
Penjual foto. Usaha ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang memiliki hobi memotret sesuatu yang ada di depan matanya. Hal ini juga membutuhkan ide kreatif untuk menciptakan hasil yang maksimal.
(JA)
