Manfaat Batu Bara dalam Kehidupan Sehari-hari

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Batu bara adalah batuan sedimen yang terbentuk dari endapan organik dan mudah terbakar. Batu bara berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang telah membusuk ratusan juta tahun yang lalu.
Dengan kata lain, batu bara termasuk jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Maka dari itu, pemanfaatan batu bara harus dilakukan dengan bijak agar cadangan batu bara di dunia tidak semakin menipis.
Unsur-unsur utama batu bara terdiri atas karbon, hidrogen, dan oksigen. Batu bara bersifat mudah terbakar dan melepaskan sejumlah besar panas. Oleh sebab itu, manfaat utama batu bara adalah sebagai sumber energi.
Bukan hanya itu, batu bara memiliki manfaat lain yang tak kalah penting bagi kehidupan sehari-hari. Apa saja? Berikut informasinya.
Manfaat Batu Bara
Setelah dilakukan pengolahan, batu bara dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk diperoleh energinya. Energi batu bara dapat diubah ke dalam bentuk energi lain melalui gasifikasi, metanasi, likuifaksi, dan produksi hidrogen.
Melansir World Coal Association, energi batu bara tersebut dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:
1. Sumber Tenaga Pembangkit Listrik
Di Indonesia, batu bara banyak dimanfaatkan sebagai sumber tenaga pembangkit listrik. Begitu pula di beberapa negara lainnya seperti China, Australia, Jepang, India, dan Jerman, batu bara menjadi bahan bakar utama pembangkit listrik.
2. Bahan Bakar Transportasi
Batu bara berperan penting dalam sektor transportasi, yakni sebagai alternatif bahan bakar minyak. Di Afrika Selatan, bahan bakar cair yang berasal dari batu bara memenuhi hampir 30% kebutuhan.
Coal to Liquid Technology (CTL) juga mampu menghasilkan lebih dari 160.000 barel bahan bakar cair per hari dari batu bara.
3. Bahan Pembuatan Semen
Batu bara juga memiliki manfaat di industri konstruksi. Pasalnya, batu bara merupakan sumber energi penting yang dibutuhkan untuk memproduksi semen.
Melalui proses tertentu, batu bara menghasilkan suatu zat yang dinamakan klinker. Bahan seperti kerikil abu-abu ini terdiri dari senyawa khusus yang dapat mengikat semen.
Klinker kemudian dicampur dengan gypsum dan digiling menjadi bubuk halus untuk membuat semen.
4. Bahan Pembuatan Aluminium
Aluminium merupakan logam non-ferrous yang bersifat ringan, sehingga banyak digunakan di mobil, kereta api, dan pesawat terbang untuk mengurangi bobot dan konsumsi energinya.
Salah satu bahan bakar energi utama dalam produksi aluminium adalah batu bara. Bahkan, batu bara menyumbang lebih dari 60% energi yang digunakan untuk memproduksi logam tersebut.
5. Penghasil Produk Gas
Melalui proses gasifikasi, energi batu bara diubah menjadi gas hidrogen dan produk berharga lainnya. Hidrogen itu kemudian digunakan setiap hari sebagai gas dan cairan oleh banyak industri, termasuk industri perminyakan, transportasi, dan dalam proses manufaktur untuk memproduksi bahan kimia, makanan, dan elektronik.
(ADS)
