Konten dari Pengguna

Manfaat Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat jaringan komputer. Foto: Unsplash/Domenico Loia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat jaringan komputer. Foto: Unsplash/Domenico Loia

Daftar isi

Manfaat jaringan komputer cukup penting untuk kehidupan manusia, terutama mereka yang bekerja di kantor. Jaringan komputer bisa mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia.

Menyadur buku Pengantar Jaringan Komputer oleh Melwin Syafrizal pada 2005, jaringan komputer adalah himpunan interkoneksi antara 2 komputer atau lebih yang terhubung dengan media transmisi atau tanpa kabel (wireless).

Adapun manfaat jaringan komputer secara lengkap akan dibahas di artikel ini. Selain itu, uraian ini juga akan mengungkap jenis-jenis jaringan komputer. Jadi, simak hingga habis untuk informasi lengkapnya.

Manfaat Jaringan Komputer

Ilustrasi manfaat jaringan komputer. Foot: Unsplash

Jaringan komputer yang semakin dikembangkan dan canggih membawa banyak keuntungan untuk masyarakat. Dengan adanya jaringan komputer, pengguna bisa berkomunikasi dengan lebih baik dan mudah, baik secara langsung maupun atau tidak.

Manfaat jaringan komputer lainnya adalah dapat meningkatkan produktivitas pekerja karena akses informasi, berbagi data, dan integrasi data dapat dilakukan lebih cepat dan mudah. Selain itu, jaringan komputer juga bisa menghemat biaya operasional.

Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa manfaat jaringan komputer yang dikutip dari sistem-informasi-s1.stekom.ac.id.

1. Memudahkan Proses Pengiriman

Jaringan komputer bisa memudahkan proses pengiriman data melalui Internet maupun perangkat keras yang terhubung. Dengan hadirnya jaringan komputer, proses pengiriman data akan lebih efisien dan cepat.

2. Memudahkan Akses Data

Jaringan komputer juga memudahkan pengguna untuk mengakses data yang sebelumnya sudah diizinkan untuk dibagi dan diakses. Sehingga, proses ini akan lebih cepat dan mudah.

3. Memudahkan Proses Komunikasi

Jaringan komputer dapat memudahkan pengguna untuk saling terhubung dan berkomunikasi. Proses komunikasi yang bisa dilakukan melalui jaringan komputer tak hanya teks, tetapi juga saling mengirim gambar, video, dan audio.

Selain itu, komunikasi yang bisa dilakukan melalui jaringan komputer tak hanya untuk jarak dekat, tetapi juga jarak jauh bahkan sampai luar negeri.

4. Menghemat Biaya

Jaringan komputer dapat menghemat biaya operasional. Pengguna tak perlu mengeluarkan uang lebih untuk menelepon pengguna lain atau mencetak dokumen. Sebab, melalui jaringan komputer, pengguna bisa mengirim dokumen tersebut.

Baca Juga: Memahami Cara Kerja Jaringan Komputer dan Internet

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Ilustrasi jaringan komputer. Foto: unsplash.com/ Mahrous Houses

Ada berbagai jenis jaringan komputer yang bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Mengutip buku berjudul Panduan Jaringan Komputer oleh Untung Suprihadi, S.Kom., M.Pd dan Sinka Wilyanti, ST., MT. pada 2021, berikut ini jenis-jenis jaringan komputer beserta karakteristiknya.

1. Local Area Network (LAN)

Jenis pertama adalah Local Area Network atau yang biasa disingkat LAN. Sesuai dengan namanya, jaringan komputer ini hanya melayani cakupan lokal, sehingga LAN adalah salah satu jaringan komputer yang cakupannya paling kecil dan sederhana dibandingkan jaringan komputer lainnya.

Jaringan komputer ini berfungsi untuk menghubungkan komputer pribadi (klien) dan workstation (server) dalam sebuah gedung . LAN biasa digunakan untuk perusahaan atau pabrik agar mempermudah pegawai mengakses sumber daya secara bersama-sama.

Merangkum Materi 8 Jaringan Komputer oleh staffnew.uny.ac.id, LAN digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu:

  • Low speed PC network: kecepatan transmisi LAN jenis ini adalah kurang dari 1 Mbps dan umumnya diterapkan di komputer personal.

  • Medium speed network: kecepatan transmisi LAN jenis ini adalah sekitar 1 sampai 20 Mbps, biasanya diterapkan untuk mini komputer.

  • High speed network: kecepatan transmisi LAN jenis ini adalah lebih dari 20 Mbps, biasanya diterapkan untuk mainframe computer.

2. Wireless Local Area Network (WLAN)

Jenis jaringan komputer selanjutnya adalah Wireless Local Area Network (WLAN). Jaringan komputer ini memiliki jangkauan yang tak terlalu jauh. WLAN hanya melibatkan dua atau lebih sistem komputer dengan jarak tak lebih dari 1 meter.

Contoh penggunaan WLAN adalah jaringan untuk menghubungkan komputer dengan ponsel atau perangkat lainnya. WLAN bisa menggunakan kabel atau tanpa kabel.

3. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan komputer Metropolitan Area Network (MAN) memiliki cangkupan yang lebih luas dibandingkan LAN. Jaringan komputer ini dapat menjangkau dua atau lebih gedung dalam satu kota yang sama.

Jaringan MAN bisa menghubungkan antar pengguna melalui jaringan televisi kabel untuk menunjang suara dan daya.

4. Wide Area Network (WAN)

Terakhir, Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer yang jangkauannya sangat luas. Jaringan komputer ini bisa menjangkau area hingga antar benua. Jaringan WAN menggunakan kumpulan mesin untuk menjalankan program penggunanya.

Contohnya adalah jaringan Internet yang kini banyak digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.

Bentuk Komunikasi Data dalam Jaringan Komputer

Ilustrasi jaringan komputer. Foto: Marvin Meyer/unsplash.com

Dalam Materi 8 Jaringan Komputer oleh staffnew.uny.ac.id, beberapa bentuk komunikasi data yang umumnya terjadi pada jaringan komputer. Berikut uraiannya:

1. Simpleks Line (Komunikasi Satu Arah)

Komunikasi satu arah adalah bentuk saluran komunikasi yang paling murah. Komunikasi jenis ini hanya berlangsung satu arah yang artinya pengirim informasi tak bisa bertindak atau berubah menjadi penerima informasi, begitu pula sebaliknya.

2. Half-Dupleks (Dua Arah Bergantian)

Jenis selanjutnya adalah half-dupleks atau komunikasi data dua arah bergantian. Jenis ini mengizinkan data ditransmisikan dalam dua arah, tetapi tidak dalam waktu bersamaan.

Misalnya, dari terminal ke CPU, sehingga line yang bersangkutan pada saat itu tak bisa digunakan untuk mengirim data kembali dari CPU ke terminal.

3. Full-Dupleks (Dua Arah Penuh)

Terakhir, ada full-dupleks atau komunikasi data dua arah penuh. Artinya, penerima dan pengirim informasi bisa melakukan hal yang sama secara serentak, ataupun bertukar posisi. Contoh komunikasi jenis ini adalah telepon.

(NSF)