Konten dari Pengguna

Manfaat Makanan yang Halal dan Baik dalam Ajaran Agama Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat makanan yang halal dan baik dalam ajaran agama Islam. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Manfaat makanan yang halal dan baik dalam ajaran agama Islam. Foto: Unsplash

Jelaskan manfaat makanan yang halal dan baik dalam ajaran agama Islam! Untuk mengetahui jawabannya, simak serba-serbi tentang makanan halal di bawah ini.

Mengonsumsi makanan dan minuman halal merupakan salah satu ajaran agama Islam, seperti yang disebutkan dalam Alquran dan hadits.

Salah satu firman Allah yang menyebutkan agar para umatnya mengonsumsi makanan halal, yakni:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Artinya, "Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." (QS. Al-Baqarah: 168)

Pengertian Makanan Halal dalam Islam

Makanan halal yang dimaksud dalam agama Islam dapat ditentukan dari bagaimana proses pembuatannya, zat yang ada di dalamnya, sumber, dan juga cara untuk mendapatkannya.

Contoh yang sering terjadi, makanan tersebut halal, tapi ternyata didapatkan dengan cara mencuri. Lantas makanan tersebut sudah masuk ke dalam kategori tidak halal dalam ajaran Islam.

Menurut buku Sheffield Stories karya Dian Eka Mayasari, berikut adalah konsep halal dalam ajaran Islam, yakni:

  1. Halal secara zatnya, yaitu semua makanan yang tidak diharamkan oleh Alquran dan hadits. Hal yang secara jelas dinyatakan sebagai haram di Alquran adalah bangkai, darah, dan daging babi.

  2. Halal cara memprosesnya, yaitu penyembelihan hewan dilakukan oleh orang muslim dengan menyebut nama Allah SWT di bagian urat nadi sampai darahnya habis dan terputus saluran napasnya dengan menggunakan pisau yang tajam.

  3. Tujuan dari penyembelihan ini adalah hewan langsung mati, sehingga mengurangi rasa sakit saat meregang nyawa.

  4. Halal cara memperolehnya, contohnya bukan makanan hasil curian dan tidak mengandung bahan yang memabukkan.

Ikan merupakan salah satu makanan yang masuk ke dalam kategori halal. Foto: Unsplash

Makanan yang juga termasuk ke dalam kategori halal adalah binatang yang hidup di air, baik jika hewan itu ikan maupun bukan ikan. Semua makanan yang terbuat dari buah-buahan hingga minuman air murni pun termasuk ke dalam kategori makanan halal.

Manfaat Makanan yang Halal dan Baik

Lantas, apakah manfaat dari makanan yang halal dan baik? Mengutip dari halaman resmi Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditulis Abdullah Ubaid, berikut manfaat makanan halal dan baik:

  1. Mendapat rida Allah karena telah menaati perintah-Nya dalam memilih jenis makanan dan minuman yang halal.

  2. Terjaga kesehatannya karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi bergizi dan baik bagi kesehatan badan.

  3. Memiliki akhlakul karimah karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan berubah menjadi tenaga yang digunakan untuk beraktivitas dan beribadah.

  4. Menjauhkan diri dari dosa dan perbuatan maksiat.

  5. Meningkatkan kesehatan dan kesucian jiwa, serta kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

(JA)