Masa Tersier dalam Ilmu Geologi dan Pembagian Periodenya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masa Tersier adalah istilah yang merujuk untuk periode geologi dari 66 juta hingga 2,58 juta tahun yang lalu, dan terjadi antara periode Sekunder dan Kuarter.
Masa Tersier merupakan babak ketiga dalam perkembangan ilmu geologi yang membahas tentang masa prasejarah.
Pada masa ini, benua di bumi mulai menunjukkan pergerakan, bergeser, memisah, dan bersatu hingga mulai muncul lautan dan pegunungan baru. Saat itu, daratan India dan benua Asia masih bersatu dan memunculkan pegunungan Himalaya.
Istilah Tersier digunakan pertama kali oleh ilmuwan Italia, Giovanni Arduino pada tahun 1759 dalam penelitian geologinya di lembah Sungai Po, Italia Utara.
Beberapa ilmuwan mengemukakan bahwa awal masa Pleistosen atau tahap Gelasian sebagai titik akhir masa Tersier. Meskipun istilah Tersier belum diakui oleh Komisi Internasional Stratigrafi, beberapa literatur sains masih menggunakan frasa ini.
Masa Tersier terbagi menjadi dua, yaitu Tersier Awal (Paleogen) dan Tersier Akhir (Neogen). Untuk mengetahui lebih jelas, simak pembahasan berikut.
Pembagian Periode Masa Tersier
Berikut pembagian periode masa Tersier.
1. Tersier Awal (Paleogen)
Masa Tersier Awal dimulai sekitar 66 hingga 56 juta tahun lalu. Mamalia mulai muncul dan terklasifikasi mulai dari yang kecil, bentuk sederhana, hingga ke hewan mamalia besar. Masa ini dibagi menjadi tiga, antara lain:
Paleosen, masa transisi dari pemusnahan Kapur Tersier menjadi lingkungan bumi yang penuh dengan hutan. Daratan mulai terbentuk dan suhu bumi mengalami perubahan. Hewan laut didominasi oleh hiu.
Eosen, masa di mana spesies yang tinggal di hutan tidak bisa berevolusi menjadi ukuran yang lebih besar. Perubahan suhu bumi menyebabkan cuaca dingin menyelimuti. Terjadi perubahan musim dan bertambahnya area mirip sabana.
Oligosen, masa yang ditandai dengan bertambahnya rumput menjadikan bumi lebih hijau. Mamalia dan spesies hewan lain terus berevolusi serta mulai tumbuh beberapa tumbuhan.
2. Masa Tersier Akhir (Neogen)
Masa Tersier Akhir atau Neogen menjadi periode geologis sebelum perpindahan masa menuju Kuarter. Masa ini terjadi sekitar 23 juta hingga 2,58 juta yang lalu. Pada masa Neogen dibagi menjadi dua, yaitu Miosen dan Pliosen.
Pada masa Miosen, bumi semakin hijau karena rerumputan mulai tumbuh dan mendominasi daratan. Terjadi evolusi pada hewan laut maupun darat.
Laut Tethys memisahkan diri sehingga tercipta Semenanjung Arab. Pecahan laut Tethys saat ini menjadi Laut Hitam, Laut Mediterania, Laut Merah, dan Laut Kaspia.
Sementara pada masa Pliosen terjadi perubahan iklim secara dramatis. Iklim global menjadi musiman dan es di kutub semakin menebal. Pada masa inilah mulai tercipta zaman es.
Selain itu, flora dan fauna yang terus berevolusi. Jenis rumput bertambah dan mamalia herbivora beradaptasi dengan perubahan tersebut.
(SFR)
