Materi Bola Basket: Pengertian, Teknik Dasar, dan Aturan Permainan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Materi bola basket diberikan secara teoritis di kelas maupun praktik di lapangan. Materi yang dibahas tak jauh dari teknik dasar, peralatan yang digunakan, hingga peraturan permainan. Permainan ini sudah dikenal masyarakat dan digemari anak-anak usia SMP maupun SMA.
Mengutip buku Dr. Olahraga Mengajari Teknik Bermain oleh Dewi F, olahraga basket diciptakan oleh guru olahraga asal Kanada, James Naismith pada 1891. Basket diciptakan secara tidak sengaja dan dimainkan di ruangan tertutup untuk mengisi liburan musim dingin.
Pertandingan bola basket pertama kali secara resmi dilaksanakan pada 20 Januari 1892 di Springfield College Massachusetts. Setelah mengetahui sejarahnya, berikut materi bola basket yang bisa disimak sebelum melakukan praktik di lapangan.
Pengertian Bola Basket
Mengutip buku Dasar Bola Basket oleh Daviq Iqroni, permainan bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim dengan anggota lima orang.
Masing-masing tim akan saling berebut bola untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Tim yang berhasil memasukkan bola paling banyak ke keranjang lawan akan memperoleh nilai.
Berbeda dengan permainan sepak bola, olahraga ini tak membutuhkan lapangan yang luas, sehingga dapat dilakukan di ruangan terbuka maupun ruangan tertutup.
Permainan bola basket sangat membutuhkan kerja sama tim. Selain itu, peraturan yang digunakan lebih rumit dari pada olahraga bola besar lainnya.
Berikut materi bola basket perlu disimak meliputi teknik dasar yang perlu diketahui, alat dan sarana prasarana yang digunakan, hingga peraturan yang perlu dipahami saat memainkan permainan tersebut.
Baca Juga: Lama Permainan dalam Bola Basket menurut 3 Versi Peraturan
Teknik Dasar Permainan Bola Basket
Agar dapat mencetak poin dalam permainan bola basket, setiap pemain perlu mempelajari teknik dasar permainan bola besar tersebut. Mengutip Buku Jago Bola Basket oleh Lulu Lukyani, dkk., berikut teknik dasar olahraga bola basket yang perlu dipahami.
1. Sikap Tangan
Permainan bola basket merupakan olahraga yang mengandalkan tangan untuk memainkannya. Cara memegang bola basket dan sikap tangan yang benar menjadi dasar yang harus dikuasai. Berikut sikap tangan dalam memegang bola:
Kedua telapak tangan berada di sisi kanan dan kiri bola.
Jari-jari tangan direntangkan agar bola dapat melekat dengan sempurna.
Kedua kaki dibuka lebar, posisi salah satu kaki harus berada di depan.
Badan harus sedikit condong ke depan dan lutut harus relaks.
2. Dribbling
Dribbling adalah teknik dasar untuk menggiring bola basket ke arena lawan. Teknik ini dapat dilakukan dengan posisi diam di tempat, berjalan, atau sambil berlari secepat mungkin untuk melewati hadangan lawan. Berikut teknik dribbling yang dapat dilakukan:
Crossover move: menggiring bola dengan cara menyilang dari tangan kanan ke tangan kiri.
Behind the back dribble: menggiring bola dengan posisi membelakangi bola.
Between the legs dribble: bola digiring dengan cara memindahkan dari tangan kanan ke tangan kiri namun melewati sela-sela kaki.
High or speed dribble: menggiring bola untuk melakukan serangan balik dengan berlari secepat mungkin.
Reserve dribble: menggiring bola dengan cara mengendalikan bola untuk memutari tubuh secara horizontal.
3. Melempar dan Menangkap Bola
Melempar dan menangkap bola menjadi salah satu teknik yang penting untuk dikuasai pemain dengan baik. Teknik ini terdiri atas beberapa jenis, yaitu:
Chest pass: teknik melempar bola setinggi dada digunakan untuk membongkar strategi lawan.
Bounce pass: teknik melempar bola dengan cara memantulkan bola ke lantai untuk diberikan kepada tim.
Overhead pass: teknik melempar bola dengan ketinggian melebihi kepala pemain.
Baseball pass: teknik melempar bola kepada tim yang ada di belakang pemain.
4. Shooting
Shooting adalah teknik memasukkan bola ke dalam keranjang basket lawan. Berikut jenis-jenis shooting:
Set shoot: teknik menembak dengan posisi tubuh berdiri diam di tempat menggunakan satu tangan.
Double set shoot: teknik melempar bola menggunakan kedua tangan agar bola lebih terukur.
Jump shoot: teknik menembak bola ke keranjang basket lawan sambil loncat agar memenuhi ketinggian keranjang basket lawan.
Lay up: teknik melempar bola sambil melakukan gerakan lari menggiring bola.
5. Rebound
Rebound adalah teknik dasar permainan bola basket untuk mengambil bola yang gagal ketika akan masuk ring. Rebound dibagi menjadi dua jenis, yakni offensive dan defensive.
Sarana dan Prasarana Bola Basket
Permainan bola basket membutuhkan alat yang digunakan untuk mendukung jalannya permainan. Mengutip buku Teori dan Praktek Permainan Bola Basket oleh Andita Febrianto, dkk., sarana dan prasarana yang harus dipenuhi saat bermain bola basket antara lain:
1. Lapangan
Panjang dan Lebar Lapangan: 28 m dan 15 m
Jari-jari Lingkaran: 1,80 m
Lingkaran Daerah Tembakan Tiga Angka: 6,25 m
Garis Tembakan Bebas ke Garis Belakang: 5,80 m
2. Ring
Garis Tengah Ring: 0,45 m
Tinggi Ring dari Tanah: 3,5 m
Panjang jala: 0,45 m
3. Papan Pantul
Panjang dan Lebar Papan: 1,20 m dan 0,90 m
Tebal Papan: 0,003 m
Tinggi Papan dari Lantai: 2,75 m
Jarak dari Belakang Keranjang: 0,15 m
4. Bola
Keliling: 75-78 cm
Berat: 600-650 gram
Peraturan Dasar Permainan Bola Basket
Setiap permainan bola besar tentu memiliki peraturan yang harus dipatuhi. Peraturan dibuat dengan tujuan agar permainan dapat berjalan lancar dan adil.
Peraturan yang digagas oleh FIBA dan NBA berbeda di aspek violation atau pelanggaran. Ini disesuaikan dengan kondisi setiap pemain atau atlet bola basket di setiap negara.
Mengutip buku Dr. Olahraga Mengajari Teknik Bermain Basket tulisan Dewi Fatchiyaturrofi'ah, berikut peraturan permainan basket yang harus dipatuhi setiap pemain.
Waktu pertandingan dibagi menajdi empat babak. Setiap babak berlangsung selama 10 menit.
Tim yang berhasil memasukkan skor terbanyak akan menjadi pemenang
Bola dapat dipukul ke segala arah dengan salah satu atau kedua tangan, tetapi tak boleh dipukul dengan tinju atau kepalan tangan.
Pemain tak boleh berlari sambil memegang bola terlalu lama.
Pemain tak boleh menahan, mendorong, menyeruduk, dan memukul pemain dengan sengaja. Pemain yang melanggar akan diberi sanksi.
Bola yang keluar lapangan akan dilempar kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuh.
Apabila bola yang dilempar dari lapangan masuk ke dalam keranjang dan pemain yang bertugas menjaga keranjang tak menyentuh bola tersebut, maka bola dihitung sebagai gol.
Wasit berhak memperhatikan pemain, mencatat jumlah pelanggaran, dan memberi diskualifikasi pada pemain yang melanggar aturan.
Wasit pembantu bertugas memperhatikan bola dan mengambil keputusan tentang bola keluar, perganting kepemilikan bola, dan penghitung waktu.
(IPT)
