Meganthropus Paleojavanicus: Penemuan, Ciri-Ciri, dan Pola Kehidupannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meganthropus paleojavanicus adalah salah satu fosil manusia purba tertua yang ditemukan di Indonesia. Fosilnya pertama kali ditemukan oleh G.H.R Von Koenigswald, pada penelitian tahun 1936-1941 di situs Sangiran.
Adapun bagian yang ditemukan pada saat itu, yaitu rahang bawah dan rahang atas. Von Koenigswald-lah yang memberikan nama Meganthropus paleojavanicus yang artinya "manusia raksasa dari Jawa".
Diperkirakan Meganthropus paleojavanicus hidup pada masa 1-2 juta tahun yang lalu, tepatnya pada zaman batu tua atau yang dikenal dengan sebutan Paleolithikum.
Meganthropus paleojavanicus masih mengandalkan alam untuk bertahan hidup. Saat sumber daya alam sebagai bahan pangan habis, mereka akan berpindah ke tempat lain yang menyediakan sumber daya alam melimpah.
Penasaran seperti apa ciri-ciri fisik Meganthropus paleojavanicus? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Ciri-Ciri Meganthropus paleojavanicus
Meganthropus paleojavanicus berasal dari kata Mega yang artinya besar, Anthropus berarti manusia,Paleo berarti tertua, serta Javanicus berarti Jawa. Jika digabungkan, nama tersebut memiliki arti "manusia bertubuh besar paling tua di pulau Jawa".
Merangkum dalam buku Sejarah Nasional Indonesia Edisi Revisi 2013 oleh Uwais Inspirasi Indonesia (2019: 23), ciri-ciri manusia purba jenis Meganthropus paleojavanicus adalah sebagai berikut.
Memiliki rahang bawah yang tebal dan kuat
Tubuhnya sangat tegap
Keningnya tebal dan menonjol
Tulang pipi tebal dan menonjol, tampak sangat dominan.
Punya otot yang sangat kuat
Tidak terlihat memiliki dagu, tetapi bagian mulutnya menonjol
Tulang pada ubun-ubun tampak pendek
Bentuk hidungnya melebar
Gigi dan rahang sangat besar, sehingga otot kunyahnya sangat kuat
Bentuk geraham menyerupai manusia
Volume otaknya sebesar 900 cc
Tingginya sekitar 2,5 meter
Cara berjalannya mirip orang utan, yaitu membungkuk dengan tangan yang menyangga tubuh
Tangannya berukuran lebih panjang daripada kakinya
Kehidupan Meganthropus Paleojavanicus
Menurut buku Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII karya Waluyo, M.Hum dkk (2008: 22), pola kehidupan Meganthropus paleojavanicus masih nomaden alias berpindah-pindah tempat, serta mencari makan dengan cara berburu dan meramu.
Sayangnya, fragmen fosil Meganthropus paleojavanicus yang ditemukan sangat sedikit. Sampai sekarang, belum ditemukan alat-alat apa saja yang digunakan oleh jenis manusia purba satu ini.
Para ahli pun mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi keberadaan dan kebudayaan yang mereka tinggalkan. Hal ini juga, yang memicu perbedaan pendapat di kalangan para ahli.
Sebagian ahli menganggapnya sebagai Pithecanthropus, sementara sebagian lainnya meyakininya sebagai Australopithecus. Di Afrika, ditemukan fosil yang berasal dari lapisan yang sama dengan Meganthropus.
Di sekitar fosil tersebut, ditemukan peralatan dari batu yang masih kasar. Diduga mereka menggunakan peralatan memasak yang masih sangat kasar, karena dibuat dengan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan membenturkan batu dengan permukaan yang lain.
Pecahan dari benturan batu akan menyerupai kapak. Alat inilah yang kemudian digunakan untuk mengumpulkan makanan dan memasak. Peralatan tersebut berupa kapak penetak dan alat-alat serpih.
Dari temuan tersebut disimpulkan, bahwa kehidupan Meganthropus paleojavanicus dilakukan dalam kelompok kecil. Mereka mencari makan dengan berburu binatang dan mengambil tanaman umbi, untuk dikumpulkan sebagai persediaan.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Siapa yang pertama kali menemukan fosil Meganthropus paleojavanicus?

Siapa yang pertama kali menemukan fosil Meganthropus paleojavanicus?
Fosilnya pertama kali ditemukan oleh G.H.R Von Koenigswald, pada penelitian tahun 1936-1941 di situs Sangiran.
Apa arti Meganthropus paleojavanicus?

Apa arti Meganthropus paleojavanicus?
Nama Meganthropus paleojavanicus yang artinya "manusia raksasa dari Jawa".
Bagaimana pola kehidupan Meganthropus paleojavanicus?

Bagaimana pola kehidupan Meganthropus paleojavanicus?
Pola kehidupan Meganthropus paleojavanicus masih nomaden alias berpindah-pindah tempat, serta mencari makan dengan cara berburu dan meramu.
