Konten dari Pengguna

Memahami Arti Love Scamming dan Dampaknya bagi Korban

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti love scamming dan dampaknya bagi korban. Foto. Getty Images/Kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti love scamming dan dampaknya bagi korban. Foto. Getty Images/Kumparan.

Fenomena love scamming atau romance scam marak terjadi di aplikasi kencan. Karenanya, penting bagi pengguna dating app untuk memahami arti love scamming dan macam-macam modusnya.

Jika diterjemahkan langsung, love scamming artinya penipuan cinta. Atau dalam kata lain, kejahatan yang dilakukan dengan modus menjalin hubungan asmara.

Para pelaku love scamming biasanya telah memantau korban dari media sosial, kemudian mengajak kenalan dan mendekati korban dengan tujuan untuk mendapatkan uang. Agar lebih memahami arti love scamming, simak ulasannya dalam artikel berikut.

Arti Love Scamming

lustrasi arti love scamming dan dampaknya bagi korban. Foto: Unsplash.

Love scamming adalah penipuan yang dilakukan dengan memanipulasi korban secara emosional melalui hubungan romantis palsu.

Merujuk artikel Peran Kisah Cinta dalam Love Scamming yang diterbitkan International Journal of Cyber of Criminology, aksi kejahatan siber ini menargetkan kelompok rentan dari kelas atas, seperti lansia, remaja kesepian yang membutuhkan cinta, atau mereka yang kesulitan dalam menjalin suatu hubungan.

Dalam menjalankan aksinya, para penipu membuat akun palsu untuk mendekati korban. Mereka berusaha membangun ikatan emosional hingga targetnya merasa nyaman untuk mengirimi uang. Setelah tujuannya tercapai, para penjahat itu pun meninggalkan korban dan mencari mangsa baru.

Proses pendekatan umumnya berlangsung singkat. Sebab, pelaku sudah lebih dulu mengumpulkan informasi tentang kehidupan pribadi target melalui postingan di media sosial, mulai dari status, kegemaran, bahkan lingkup pertemanannya.

Informasi-informasi tersebut kemudian dijadikan senjata untuk memanipulasi emosi korban sehingga mereka merasa nyaman dan jatuh hati.

Mengutip laman Federal Bureau of Investigation (FBI), love scamming merupakan kejahatan siber yang sulit dibuktikan. Anonimitas yang ditawarkan internet membuat pelaku sulit diselidiki. Terlebih penipu biasanya berasal dari luar negeri, khususnya di Nigeria.

Selain itu, pelaku romance scam memiliki jaringan yang terorganisir dengan teknik yang rumit. Tak jarang mereka memalsukan nomor telepon dan menyewa aktor untuk memperdaya korban.

Dampak Love Scamming

Ilustrasi arti love scamming dan dampaknya bagi korban. Foto: Unsplash.

Love scamming tidak hanya merugikan secara finansial. Aksi kejahatan ini nyatanya juga berdampak serius untuk kondisi psikologis korban.

Selama masa pendekatan atau ‘berkencan’, pelaku menggunakan taktik manipulasi untuk membuat korban jatuh cinta sehingga rela melakukan apapun untuknya. Mereka bisa menjadi pendengar yang baik atau sosok yang humoris dan romantis.

Setelah korban jatuh cinta, pelaku love scamming akan berpura-pura mengalami kesulitan finansial dan meminta sejumlah uang kepada korban. Mereka akan terus memperdaya korban hingga semua uang yang korban habis.

Pelaku juga akan menjauh setelah korban bangkrut. Mereka menolak segala bentuk dukungan non materi dari korban sebagai 'teman kencannya'. Pada saat inilah sebagian besar korban sadar telah ditipu.

Meskipun telah sadar menjadi sasaran penipuan, korban tetap merasakan kehilangan selayaknya orang yang baru putus cinta. Bedanya, perasaan yang timbul lebih kompleks karena disertai rasa kecewa, marah, dan sangat malu. Kondisi itu menyebabkan korban menunda mencari bantuan psikologi dan rentan mengalami depresi hingga bunuh diri.

Tips Menghindari Love Scamming

Ilustrasi arti love scamming dan cara menghindarinya. Foto: Shutterstock.

Agar terhindar dari aksi love scamming di aplikasi kencan maupun media sosial lain. Berhati-hatilah dengan apa yang diposting di internet. Pastikan lebih selektif dalam menerima permintaan pertemanan dari orang asing.

Berikut beberapa tips aman menggunakan dating app atau sosial media agar tidak menjadi sasaran modus love scamming.

  • Gunakan situs atau aplikasi yang memiliki reputasi baik, namun perlu diingat bahwa penipu juga ada di situs ini.

  • Teliti foto dan profil orang yang mengajukan permintaan pertemanan.

  • Jangan sungkan untuk mengajukan beberapa pertanyaan dasar, seperti sekolah, daerah tempat tinggal, atau hobi. Jika tampak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan dan tidak konsisten, orang tersebut patut dicurigai.

  • Berhati-hatilah jika dimintai foto atau informasi keuangan yang tidak pantas. Jangan mengirimkan uang kepada orang yang baru dikenal dan belum pernah ditemui secara langsung.

  • Curiga jika orang tersebut tidak pernah mau diajak bertemu, baik secara langsung ataupun melalui panggilan video.

Itulah pengertian love scamming dan dampaknya bagi korban. Semoga informasi di atas dapat menjadikan kita lebih berhati-hati dalam berinterksi di sosial media.

(GLW)