Memahami Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan di Sekitarnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Interaksi tidak hanya terjadi pada sesama makhluk hidup, tetapi juga terjadi antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.
Hal ini disebabkan oleh sifat dari keduanya, yakni makhluk hidup dan lingkungan yang saling ketergantungan antara satu sama lain.
Kondisi lingkungan sangat dipengaruhi oleh faktor alam dan makhluk hidup di sekitarnya. Begitu pula dengan kelangsungan makhluk hidup yang juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di sekitarnya.
Oleh karena itu, lingkungan dan makhluk hidup merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan karena keduanya memiliki hubungan timbal balik atau interaksi.
Lantas, bagaimana interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Lingkungan dan Komponen di Dalamnya
Lingkungan adalah satu kesatuan hidup antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam, seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang ada di atas tanah, di dalam tanah maupun di perairan.
Pengertian tersebut dikutip dari pendapat Lina Herlina, M.Pd dan Rangga Bhakty Iskandar S.Pd,Gr dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam Modul 7: Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya.
Dalam lingkungannya, setiap makhluk hidup bergantung pada makhluk hidup lain dan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.
Secara umum, terdapat dua komponen utama dalam lingkungan, yakni:
Komponen biotik, yaitu komponen yang bernyawa dan hidup, seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, manusia, dan organisme berupa bakteri yang ada di dalamnya.
Komponen abiotik adalah komponen dalam lingkungan yang tidak hidup dan tidak bernyawa. Contohnya seperti sinar matahari, udara, air, batu, dan sebagainya.
Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
Dikutip dari modul pembelajaran Mata Pelajaran IPA: Ekologi yang disusun oleh Dr. Ramlawati, M.Si, dkk, berikut beberapa interaksi makhluk hidup dengan lingkungan.
1. Interaksi Makhluk Hidup dengan Komponen Abiotik
Komponen abiotik memiliki fungsi yang bisa dimanfaatkan oleh makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya.
Contoh interaksi antara makhluk hidup dengan komponen abiotik adalah tumbuh-tumbuhan membutuhkan air dan sinar matahari agar dapat tumbuh dan berkembang.
Makhluk hidup juga membutuhkan udara yang bersih agar dapat bernapas agar tetap bisa hidup.
2. Interaksi Antara Sesama Makhluk Hidup
Ada banyak macam jenis interaksi makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya, di antaranya:
a. Netralisme
Netralisme adalah suatu interaksi antara dua jenis organisme yang tidak saling memengaruhi. Contohnya antara kambing dan kupu-kupu yang tidak saling mempengaruhi.
b. Mutualisme
Mutualisme ialah interaksi antara dua jenis makhluk hidup yang saling menguntungkan. Contohnya, kupu-kupu yang mengisap nektar pada bunga. Hal ini menguntungkan juga buat bunga karena dapat membantu proses penyerbukan.
c. Komensalisme
Komensalisme adalah suatu interaksi antara dua makhluk hidup, yang mana menguntungkan satu pihak dan pihak satunya tidak dirugikan.
Contohnya seperti tanaman anggrek yang untuk karena bisa hidup di pohon mangga, tetapi pohon mangga tidak dirugikan sama sekali.
d. Parasitisme
Parasitisme adalah interaksi antara dua jenis organisme yang mana menguntungkan bagi satu organisme, tapi dapat merugikan organisme lainnya.
Contohnya, interaksi nyamuk yang menghisap darah manusia yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia.
(SAI)
