Konten dari Pengguna

Memahami Istilah E-Learning dalam Sistem Pembelajaran

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
19 November 2021 12:17 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi e-Learning. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi e-Learning. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Semakin berkembangnya teknologi, aktivitas manusia pun menjadi lebih praktis dan efektif dikerjakan. E-Learning adalah salah satu kemajuan teknologi yang diterapkan di bidang pendidikan.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari Jurnal Edunomic Volume 1 Nomor 2 yang ditulis Ratna Tiharita Setiawardhani, e-Learning adalah proses instruksi atau pembelajaran yang melibatkan penggunaan peralatan elektronik dalam menciptakan, membantu perkembangan, menyampaikan, menilai, dan memudahkan suatu proses belajar-mengajar.
Pada pembelajaran e-Learning, pelajar adalah pusatnya. Proses belajar secara daring tersebut dilakukan dengan sistem interaktif, kapan pun dan di mana pun.

Kriteria Dasar E-Learning

Menurut Rosenberg dalam artikel jurnal yang ditulis Ratna Tiharita Setiawardhani, e-Learning dikategorikan ke dalam tiga kriteria dasar, di antaraya:
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut lagi, berdasarkan Jurnal Pendidikan Vokasi Volume 3 Nomor 1 yang ditulis Numiek Sulistyo Hanum, objek yang menjadi salah satu parameter keberhasilan e-Learning adalah konten, baik melalui jenis, isi, dan bobotnya.
Ilustrasi e-Learning. Sumber: Unsplash
Sebuah sistem e-Learning harus dapat memenuhi hal-hal berikut.

Prinsip Membuat Pembelajaran E-Learning

Ada sembilan prinsip dalam membuat pembelajaran atau media e-Learning. Berdasarkan buku berjudul Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi karya Munir, berikut di antaranya.
ADVERTISEMENT
(AMP)