Memahami Istilah Elektron Valensi dalam Ilmu Kimia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Elektron valensi adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan elektron yang terletak di luar kulit atom atau kelopak terluar atom.
Elektron sendiri merupakan partikel yang menyusun atom. Elektron sebagai partikel subatom memiliki muatan negatif.
Elektron terbagi dalam dua jenis, yakni elektron yang terletak pada bagian dalam atom dan elektron yang terletak di luar atom, yang kemudian disebut sebagai elektron valensi.
Pengertian Elektron Valensi
Dikutip dari buku Cara Cepat Kuasai Konsep Kimia dalam 8 Jam SMA Kelas X karya Agus Kamaludin, elektron valensi adalah elektron yang terletak pada kulit terluar.
Elektron valensi sendiri terhubung dengan suatu atom dan dapat berpartisipasi dalam pembentukan ikatan kimia apabila bagian terluar atom belum penuh.
Elektron valensi juga menentukan seberapa cepat dan seberapa banyak unsur tersebut dapat berikatan dengan unsur lainnya. Istilah ini juga dapat diartikan sebagai sejumlah elektron yang berada pada kelopak elektron dengan bilangan kuantum utama, n, tertinggi.
Elektron valensi berperan pada pembentukan ikatan antaratom dalam membentuk senyawa. Oleh karena itu, elektron valensi digunakan untuk menentukan sifat kimia dari suatu unsur.
Unsur-unsur yang memiliki elektron valensi yang sama pada umumnya memiliki sifat-sifat kimia yang sama.
Jumlah Elektron Valensi
Setiap unsur kimia memiliki jumlah elektron valensi. Jumlah elektron valensi dari suatu unsur dapat ditentukan berdasarkan golongan pada tabel periodik.
Fadillah Okty Myranthika, M.Pd dalam buku Konfigurasi Elektron menyebutkan bahwa golongan pada tabel periodik dapat dilihat pada kolom vertikal, yang mana merupakan pengelompokkan unsur-unsur kimia.
Dalam tabel periodik, golongan ditunjukkan oleh jumlah elektron dari suatu unsur, sedangkan periode ditunjukkan oleh jumlah kulit dari suatu unsur.
Secara umum, golongan dalam tabel periodik dibagi menjadi dua, yakni golongan utama dan golongan transisi yang masing-masing golongan memiliki arti sebagai berikut:
Golongan utama: kumpulan unsur di mana elektron valensinya berakhir pada subkulit s (blok s) atau p (blok p)
Golongan transii : kumpulan unsur dimana elektron valensinya berakhir pada subkulit d (blok d) atau f (blok f)
Pada unsur golongan utama, elektron valensi hanya terdapat di kelopak elektron terluar, akan tetapi berbeda pada logam transisi, elektron valensi dapat juga berada di kelopak dalam.
Dikutip dari Smart Book Kimia SMA Kelas X, XI , XII karya Wikke Yoritta Agustin, S.Si, berikut daftar golongan dalam tabel periodik beserta jumlah elektron valensinya.
Golongan 1 (I) (logam alkali), jumlah elektron valensinya adalah 1
Golongan 2 (II) (logam alkali tanah), jumlah elektron valensinya adalah 2
Golongan 3-12 (logam transisi), jumlah elektron valensinya adalah 3–12
Golongan 13 (III) (golongan boron), jumlah elektron valensinya adalah 3
Golongan 14 (IV) (golongan karbon), jumlah elektron valensinya adalah 4
Golongan 15 (V) (pniktogen atau golongan nitrogen), jumlah elektron valensinya adalah 5
Golongan 16 (VI) (kalkogen atau golongan oksigen), jumlah elektron valensinya adalah 6
Golongan 17 (VII) (halogen), jumlah elektron valensinya adalah 7
Golongan 18 (VIII or 0) (gas mulia), jumlah elektron valensinya adalah 8 (kecuali helium yang hanya memiliki 2 elektron valensi).
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja jenis-jenis elektron?

Apa saja jenis-jenis elektron?
Elektron terbagi dalam dua jenis, yakni elektron yang terletak pada bagian dalam atom saat orbit diisi dan elektron yang terletak di luar atom, yang kemudian disebut sebagai elektron valensi.
Sebutkan salah satu kegunaan elekron valensi!

Sebutkan salah satu kegunaan elekron valensi!
Elektron valensi digunakan untuk menentukan sifat kimia dari suatu unsur.
Apa saja golongan dalam tabel periodik?

Apa saja golongan dalam tabel periodik?
Secara umum, golongan dalam tabel periodik dibagi menjadi dua, yakni golongan utama dan golongan transisi.
