Memahami Klasifikasi Makhluk Hidup Menurut Carolus Linnaeus

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makhluk hidup di dunia ini memiliki jenis yang begitu beragam. Untuk mempermudah pengelompokan makhluk hidup dibentuklah sebuah kategorisasi. Klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus adalah penggolongan makhluk hidup yang pertama kali ditemukan dalam keilmuan biologi.
Lantas, apa yang dimaksud dengan klasifikasi makhluk hidup? Bagaimana sistem klasifikasi menurut Carolus Linnaeus? Simak masing-masing uraiannya berikut ini.
Klasifikasi
Menurut Maria Elisabeth dalam buku Kumpulan Rumus Biologi Fisika SMP, klasifikasi adalah pengelompokkan makhluk hidup secara bertingkat berdasarkan kategori tertentu. Pengklasifikasian makhluk hidup didasari oleh persamaan dan perbedaan yang dimilikinya.
Pada umumnya, klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri bentuk luar tubuh (morfologi), struktur tubuh (anatomi), fisiologi (fungsi alat tubuh), perilaku, dan hubungan kekerabatan genetika.
Klasifikasi termasuk ke dalam cabang ilmu biologi yang bernama taksonomi. Tokoh yang pertama kali mencetuskan dasar-dasar klasifikasi adalah Carolus Linnaeus.
Klasifikasi Makhluk Hidup Menurut Carolus Linnaeus
Menurut buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi, klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus didasarkan pada persamaan dan perbedaan struktur tubuh. Klasifikasi tersebut dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Mengamati dan meneliti makhluk hidup melalui persamaan ciri struktur tubuh luar maupun dalam dari berbagai jenis makhluk hidup.
Apabila terdapat makhluk hidup yang memiliki ciri struktur tubuh sama atau mirip, dijadikan satu kelompok. Sementara makhluk hidup dengan ciri yang berlainan dikelompokkan tersendiri.
Memberikan istilah tertentu untuk setiap tingkatan klasifikasi berdasarkan banyak sedikitnya persamaan ciri pada setiap makhluk hidup yang dikelompokkan.
Dalam klasifikasi, makhluk hidup yang berjumlah banyak dan beraneka ragam akan dipilah dan dikelompokkan. Golongan makhluk hidup itu disebut takson atau tingkatan dalam klasifikasi.
Adapun sistem klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus disebut dengan Sistem Binomial Nomenklatur atau sistem nama ganda.
Contoh Tingkatan Takson
Menyadur buku IPA Biologi Jilid 1 oleh Saktiyono, tingkatan takson diurutkan dari yang rendah sampai ke yang tinggi. Beberapa spesies (jenis) dikelompokkan ke dalam genus (marga). Sedangkan beberapa genus dimasukkan ke dalam familia (suku).
Selanjutnya, beberapa familia dikelompokkan ke dalam ordo (bangsa) yang dirinci lagi ke dalam classis (kelas). Kelas dikumpulkan ke dalam phylum (filum) untuk hewan, sedangkan tumbuhan digolongkan ke dalam divisio (divisi).
Kemudian beberapa filum dikelompokkan ke dalam kingdom (kerajaan) animalia untuk hewan, sementara beberapa divisio dikelompokkan ke dalam kingdom plantae untuk tumbuhan.
Anggota sebuah takson yang lebih rendah memiliki persamaan ciri lebih banyak dibandingkan anggota takson yang lebih tinggi. Misalnya, anggota genus memiliki persamaan ciri lebih banyak daripada anggota familia, dan seterusnya.
(ANM)
