Konten dari Pengguna

Memahami Model Atom Thompson Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi model atom yang dikemukakan Thompson. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi model atom yang dikemukakan Thompson. Foto: Pixabay

Sejak ditemukannya partikel dasar atom, teori atom banyak mengalami perubahan. Bahkan, memasuki awal abad ke-20, teori atom Dalton sudah tidak bisa digunakan lagi. Akhirnya, muncul teori model atom Thompson, Rutherford, dan lain sebagainya.

Lantas, mengapa teori atom Dalton sudah tidak bisa digunakan lagi? Hasil percobaan membuktikan bahwa atom masih dapat dibagi-bagi menjadi partikel yang lebih kecil, seperti proton, neutron, dan elektron. Selain itu, inti atom suatu unsur dapat berubah menjadi unsur lain.

Kelemahan lain dari teori atom yang dikemukakan oleh John Dalton adalah tidak dapat menjelaskan sifat kelistrikan pada atom. Kelemahan teori ini muncul bersamaan dengan ditemukannya elektron oleh fisikawan bernama J.J. Thompson.

Merangkum dalam buku Praktis Belajar Fisika untuk Kelas X SMA tulisan Iman Rahayu (2009: 14), simak penjelasan tentang model atom Thompson dan Rutherford berikut ini.

Model atom Thompson muncul ketika teori atom Dalton sudah tidak bisa digunakan lagi. Foto: Pixabay

Model Atom Thompson

Seorang fisikawan Inggris, Joseph John Thompson pada tahun 1897 menemukan elektron, suatu partikel bermuatan negatif yang lebih ringan daripada atom. Ia memperlihatkan bahwa elektron merupakan partikel subatomik.

Dari penemuannya ini, J.J. Thompson mengemukakan dugaan (hipotesis) yang berbunyi “Sebab elektron bermuatan negatif, sedangkan atom bermuatan listrik netral, maka haruslah ada muatan listrik positif yang mengimbangi muatan elektron dalam atom”.

Maka, ia mengusulkan suatu model atom yang dikenal dengan model atom kismis sebagai berikut:

  • Atom berbentuk bola pejal bermuatan positif yang homogen (diibaratkan sebagai roti).

  • Elektron bermuatan negatif tersebar di dalamnya (layaknya kismis yang tersebar di dalam roti).

Adapun kelebihan dan kelemahan dari model atom Thompson, yaitu:

Kelebihan:

  • Dapat menerangkan adanya partikel yang lebih kecil dari atom yang disebut partikel subatomik.

  • Dapat menerangkan sifat listrik atom.

Kelemahan:

  • Tidak dapat menerangkan fenomena penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas yang dikemukakan oleh Rutherford.

Ilustrasi model atom yang disampaikan Rutherford. Foto: Pixabay

Model Atom Rutherford

Ahli fisika Inggris, Ernest Rutherford beserta temannya Geiger dan Marsden pada tahun 1911 melakukan eksperimen yang dikenal dengan penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas (0,0004 mm).

Setelah berkali-kali melakukan percobaan, akhirnya Rutherford berhasil mengungkapkan fakta-fakta berikut:

  • Sebagian besar partikel alfa menembus selaput tipis emas. Artinya, sebagian besar atom adalah ruang kosong.

  • Sedikit dari partikel alfa (yang bermuatan positif) dibelokkan keluar. Hal ini menunjukkan adanya sesuatu yang bermuatan positif dan dapat membelokkan partikel alfa.

  • Lebih sedikit lagi dari partikel alfa (hanya 1 dari 20.000) terpantul dari selaput tipis emas. Lewat kenyataan ini, Ruttherford sempat tercengang. Dapat disimpulkan, adanya sesuatu yang sangat kecil (disebut sebagai inti), tetapi massa terpusat di bagian tersebut, partikel alfa yang menumbuk pusat massa tersebut akan terpantulkan.

Dari fenomena percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan suatu model atom yang dikenal dengan model atom Rutherford yang berisi:

  • Sebagian besar ruangan dalam atom merupakan ruangan kosong.

  • Atom terdiri atas inti atom bermuatan positif dan hampir seluruh massa atom terpusat pada inti.

  • Jumlah muatan inti sama dengan jumlah muatan elektron, sehingga atom bersifat netral.

Namun, teori ini juga memiliki kelemahan. Adapun kelebihan dan kelemahannya, yaitu:

Kelebihan:

  • Dapat menerangkan fenomena penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas.

  • Mengemukakan keberadaan inti atom yang bermuatan positif dan menjadi pusat massa atom.

Kelemahan:

  • Bertentangan dengan teori elektron dinamika klasik, yaitu suatu partikel bermuatan listrik, apabila bergerak akan memancarkan energi.

  • Elektron bermuatan negatif yang beredar mengelilingi inti akan kehilangan energi terus-menerus, sehingga akhirnya akan membentuk lintasan spiral dan jatuh ke inti. Pada kenyataannya, hal ini tidak terjadi, justru elektron tetap stabil pada lintasannya.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Mengapa teori atom Dalton sudah tak bisa digunakan lagi?

chevron-down

Hasil percobaan membuktikan bahwa atom masih dapat dibagi-bagi menjadi partikel yang lebih kecil, seperti proton, neutron, dan elektron.

Apa kelemahan teori atom Dalton?

chevron-down

Kelemahan lain dari teori atom yang dikemukakan oleh John Dalton adalah tidak dapat menjelaskan sifat kelistrikan pada atom.

Apa nama eksperimen yang dilakukan Ernest Rutherford dan dua temannya?

chevron-down

Ahli fisika Inggris, Ernest Rutherford beserta temannya Geiger dan Marsden pada tahun 1911 melakukan eksperimen yang dikenal dengan penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas (0,0004 mm).