Memahami Tujuan Pembentukan PPKI

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
5 Oktober 2021 10:40
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Memahami Tujuan Pembentukan PPKI (177875)
searchPerbesar
Ilustrasi sidang yang dilakukan PPKI dalam mempersiapkan kemerdekaan. Sumber: Kemendikbud
Indonesia merupakan negara yang berhasil merdeka setelah dijajah ratusan tahun oleh bangsa Eropa dan Jepang. Negara ini berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.
ADVERTISEMENT
Di balik kisah kemerdekaan tersebut, tentunya terdapat banyak sekali perjuangan yang telah dilakukan para pendahulu dan juga pahlawan.
Salah satu perjuangan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan adalah dengan membentuk Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI.
Meskipun dibentuk oleh pihak Jepang, PPKI tidak bekerja untuk Jepang, melainkan bekerja untuk kemerdekaan Indonesia sesuai dengan tujuan pembentukannya.
Lantas, apa tujuan pembentukan PPKI? Simak penjelasan di bawah ini.

Sejarah dan Tujuan Pembentukan PPKI

Dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket B terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, PPKI atau Dokuritsu Zyunbi Iinkai dibentuk setelah bubarnya BPUPKI, tepatnya pada tanggal 7 Agustus 1945.
Sebelumnya, BPUPKI telah menyelesaikan tugasnya pada sidang kedua yang dilaksanakan pada sekitar tanggal 10-16 Juli 1945. Setelah itu, Jepang membutuhkan untuk membentuk PPKI.
ADVERTISEMENT
Seperti yang disebutkan sebelumnya, meskipun dibentuk oleh Jepang, PPKI tidak tunduk dan bekerja untuk Jepang. Tujuan pembentukan PPKI adalah untuk melanjutkan peran BPUPKI, yakni mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Memahami Tujuan Pembentukan PPKI (177876)
searchPerbesar
Tiga tokoh pendiri negara. Sumber: Kemendikbud
Pada saat proses pembentukan, tiga orang tokoh pendiri negara yaitu Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, dan Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat berangkat ke Saigon untuk menemui Jenderal Besar Terauchi, Saiko Sikikan.
Dalam pertemuan tersebut Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua PPKI, dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Sepulangnya, Soekarno beserta 20 anggota PPKI lainnya merencanakan kemerdekaan Indonesia.

Peran PPKI terhadap Kemerdekaan Indonesia

Tujuan utama dari pembentukan PPKI adalah mempersiapkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Pada 14 Agustus 1945, Jepang menyerahkan diri kepada sekutu.
Inggris diberi tugas oleh sekutu untuk menjaga wilayah Asia, termasuk Indonesia. Namun, pada saat itu, Inggris belum sampai ke daratan nusantara.
ADVERTISEMENT
Akibat kekalahan Jepang tersebut dan bangsa Inggris yang tak kunjung datang, Indonesia mengalami kekosongan pada kekuasaan atau vacuum of power.
Kesempatan ini diambil oleh PPKI dan pejuang kemerdekaannya. Meskipun sebelumnya terjadi perdebatan antara golongan tua dan muda, akhirnya pada 17 Agustus 1945, Soekarno memutuskan untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Memahami Tujuan Pembentukan PPKI (177877)
searchPerbesar
Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Sumber: Kemendikbud

Tugas PPKI

Setelah berhasil membawa kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, PPKI tetap melanjutkan tugasnya, yakni merancang hal-hal yang harus dilakukan oleh negara yang baru saja merdeka, salah satunya ideologi atau dasar negara.
Oleh karena itu, sehari setelah kemerdekaan, tepatnya pada 18 Agustus 1945, PPKI melakukan sidang yang menghasilkan keputusan sebagai berikut:
  • Menetapkan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Memilih Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta.
  • Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, pada sidang inilah Pancasila diakui sebagai dasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
(SAI)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020