Memaknai Rantai Emas, Simbol Sila Kedua Pancasila

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila merupakan ideologi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. Pancasila lahir untuk dijadikan falsafah bagi bangsa Indonesia.
Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni 1945 pada sidang BPUPKI yang disampaikan oleh Soekarno atau Bung Tomo.
Pancasila berasal dari dua kata dalam bahasa Sansekerta yaitu panca yang berarti lima dan syilla berarti dasar atau sendi. Dengan demikian, Pancasila merupakan ideologi yang memiliki 5 dasar nilai di dalamnya.
Ada pun 5 nilai dasar dalam Pancasila yaitu:
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesi
Mengenal Sila Kedua Pancasila
Seperti yang telah dijelaskan di atas, sila kedua dari Pancasila berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab".
Mengacu pada bunyi sila ini, sila kedua mengandung nilai-nilai yang berkaitan dengan unsur tentang kemanusiaan yang berbudi adil dan tentunya beradab.
Melansir dari Suplemen Buku Ajar Pendidikan Pancasila karya Yulia Djahir, makna sila kedua adalah bangsa Indonesia diperlakukan dan diakui sesuai dengan harkat dan martabatnya selaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga derajat, hak, dan kewajibannya sama tanpa membeda-bedakan agama, ras, suku, dan keturunannya.
Simbol Sila Kedua Pancasila
Setiap sila Pancasila memiliki simbol yang mewakili nilai-nilai dari masing-masing sila. Untuk sila kedua dalam Pancasila ini memiliki simbol "Rantai Emas".
Menurut Dr. H. Muhammad Rakhmat S.H, M.H dalam bukunya yang berjudul Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi menjelaskan bahwa untuk rantainya sendiri terdiri dari dua macam yaitu yang berbentuk persegi dan yang berbentuk cincin.
Kedua rantai ini mewakili manusia terdiri dari pria dan wanita. Rantai tersebut terhubung menandakan manusia saling bergantung satu sama lain.
Selain itu, rantai ini juga bermakna bahwa semua manusia setara, tidak bisa dibeda-bedakan dan memiliki kedudukan yang sama.
Oleh karena itu, sesama manusia sebaiknya saling menyayangi dan mengasihi untuk menciptakan keadilan.
Contoh Penerapan Sila Kedua Pancasila
Sila kedua merupakan salah satu sila dalam Pancasila yang mengandung nilai-nilai yang berkaitan dengan hubungan antar sesama.
Dalam modul pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket A yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada beberapa contoh penerapan nilai-nilai dalam sila kedua Pancasila yaitu:
Tidak membeda-bedakan teman, tetangga, dan saudara serta orang lain antara yang kaya dan yang miskin dalam pergaulan sehari-hari.
Menghormati saudara, tetangga, dan orang lain yang lebih tua dari kita.
Berbicara dengan teman, tetangga, saudara, serta orang lain secara sopan santun.
Menjenguk teman, tetangga, dan saudara yang sakit tanpa membedakan yang kaya dan yang miskin.
(SAI)
