Memetakan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Letaknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memetakan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui darat dan laut dapat dilihat dari letak astronomi, geografi, dan geologi. Indonesia memiliki luas wilayah lautan yang sangat besar, begitu juga dengan luas daratannya.
Mengutip buku e-Modul Geografi oleh Direktorat Pembinaan SMA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, total wilayah Indonesia yang meliputi darat dan laut mencapai lebih dari 5.180.000 kilometer persegi. Sedangkan, total wilayah laut Indonesia sendiri mencapai 3.257.483 kilometer persegi.
Terdapat kurang lebih 13.466 pulau dari keseluruhan luas wilayah Indonesia. Sekitar 6.044 di antaranya telah diberi nama. Pulau-pulau terbesar di Indonesia antara lain Kalimantan, Papua, Sumatra, Sulawesi, dan Jawa.
Adapun luas masing-masing pulau terbesar di Indonesia ialah Pulau Kalimantan 544.150,07 kilometer; Pulau Maluku–Papua 494.956,85 kilometer; Pulau Sumatra 480.794,28 kilometer; Pulau Sulawesi 188,522,36 kilometer; dan Pulau Jawa 129.438,28 kilometer.
Wilayah daratan Indonesia sendiri memiliki total luas 1.919.440 kilometer persegi. Pada bagian daratan sebelah utara berbatasan dengan Malaysia; sebelah timur dengan Timor Leste; sebelah barat dengan Samudra Hindia; dan sebelah Timur dengan Papua Nugini.
Letak Astronomi
Indonesia memiliki letak astronomi di antara 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT. Wilayah Indonesia paling utara adalah Pulau Weh pada 6° Lintang Utara dan paling selatan adalah Pulau Rote pada 11° Lintang Selatan.
Sementara itu, wilayah Indonesia paling barat terletak di Kota Sabang (95° Bujur Timur). Wilayah Indonesia paling timur adalah Kota Merauke yang berada pada 141° Bujur Timur.
Letak lintang ini menyebabkan Indonesia beriklim panas dengan ciri-ciri sebagai berikut:
Curah hujan tinggi.
Terdapat hutan hujan tropis yang luas dengan nilai ekonomi tinggi.
Menerima sinar matahari sepanjang tahun.
Sumber daya alam melimpah dengan flora fauna yang beragam.
Tanahnya subur dengan penguapan tinggi, sehingga kelembapan udara tinggi.
Letak Geografi
Secara geografi, kepulauan nusantara diapit oleh dua benua besar, yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Indonesia juga diapit oleh dua samudra, yakni Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.
Perpaduan antara letak astronomi dengan letak geografi Indonesia menimbulkan kondisi berikut:
Memperoleh sinar matahari sepanjang tahun
Penguapan yang tinggi sehingga tingkat kelembapan juga tinggi
Curah hujan tinggi
Memiliki wilayah hutan hujan tropis yang cukup lebat
Terdapat dua musim, musim hujan dan kemarau akibat pergerakan angin muson.
Vegetasi beragam.
Letak Geologi
Letak geologi merupakan letak suatu wilayah berdasarkan jenis batuan yang ada di permukaan bumi. Secara geologi, wilayah Indonesia terletak pada wilayah sebagai berikut:
Dua jalur pegunungan muda dunia, yaitu Sirkum Mediterania di sebelah barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur.
Pertemuan tiga lempeng, yaitu bagian utara Lempeng Asia, bagian selatan Lempeng Indo-Australia, dan bagian timur Lempeng Samudra Pasifik.
Berada pada tiga dangkalan, yaitu dangkalan Sunda, dangkalan Sahul, dan laut pertengahan Australia-Asiatik.
(FNS)
