Konten dari Pengguna

Mengapa Bawang Merah Disebut Umbi Lapis? Ini Jawabannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bawang merah termasuk ke dalam jenis umbi-umbian. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Bawang merah termasuk ke dalam jenis umbi-umbian. Foto: Pixabay

Bawang merah adalah tumbuhan yang sering dijumpai pada bahan masakan. Bawang merah termasuk ke dalam jenis umbi-umbian dan dapat melengkapi cita rasa dari sebuah masakan.

Bawang merah memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Meskipun harga pasaran bawang merah meningkat, tidak dapat dipungkiri bahwa bawang merah selalu dibutuhkan sebagai bumbu masak dan bahan obat tradisional.

Terlepas dari baunya yang menyengat, bawang merah mempunyai kandungan nilai gizi dan manfaat yang baik bagi manusia. Dalam buku Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah milik Noor Fajjriyah, nilai gizi dan manfaat bawang merah adalah sebagai berikut.

Kandungan nilai gizi dan manfaat bawang merah. Foto: Pixabay

Nilai Gizi

Kandungan nilai gizi dalam bawang merah cukup baik untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah tabel nilai gizi bawang merah yang dirilis oleh Direktorat Gizi Depkes RI.

  • Kalori: 39.0 kal

  • Lemak: 0.3 g

  • Protein: 1.5 g

  • Karbohidrat: 10.2 g

  • Kalsium: 36.0 mg

  • Fosfor: 40.0 mg

  • Zat besi: 0.8 mg

  • Vitamin A: 0 mg

  • Vitamin B1: 0.03 mg

  • Vitamin B2: -

  • Vitamin C: 2.0 mg

  • Air: 88.0 mg

Tidak hanya itu, bawang merah juga mengandung senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah maupun mengobati penyakit. Beberapa senyawa kimia tersebut antara lain vitamin C, asam folat, peptide, adenosine, dan masih banyak lagi.

Manfaat

Selain termasuk ke dalam jenis umbi-umbian, bawang merah juga menjadi salah satu tanaman obat keluarga atau disebut juga TOGA. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan mengonsumsi bawang merah, antara lain:

  • Disentri

  • Masuk angin

  • Demam

  • Batuk

  • Mengontrol kadar kolestrol

  • Mencegah kanker

  • Menurunkan gula darah

  • Mengatasi sembelit

  • Menjaga daya penglihatan

  • Mengatasi hermoid

Klasifikasi bawang merah sebagai salah satu jenis umbi-umbian. Foto: Pixabay

Klasifikasi Bawang Merah

Bawang merah merupakan tanaman jenis umbi atau allium. Dikutip dalam sumber yang sama, klasifikasi bawang merah adalah sebagai berikut.

  • Divisi: Spermatofita

  • Subdivisi: Angiospermae

  • Kelas: Monokotiledon

  • Ordo: Asparagales

  • Famili: Amaryllidaceae

  • Subfamili: Allioideae

  • Genus: Allium

  • Spesies: Allium Cepa L.

Bawang merah adalah jenis umbi lapis yang dapat tumbuh di dua musim. Lalu, mengapa bawang merah disebut umbi lapis? Simak jawaban berikut ini.

Jawaban pertanyaan mengapa bawang merah disebut umbi lapis. Foto: Pixabay

Mengapa Bawang Merah Disebut Umbi Lapis?

Dalam buku IPA Terpadu Jilid 3A yang ditulis Mikrajuddi, Dkk, umbi lapis merupakan cara reproduksi vegetatif secara alami pada tumbuhan. Umbi lapis berbentuk batang yang berada di dalam tanah dan memiliki modifikasi daun.

Lapisan daun berdaging pada umbi lapis merupakan cadangan makanannya. Sedangkan pada bagian terluar, daun akan mengering dan membentuk sisik. Sisik tersebut berfungsi untuk melindungi lapisan yang ada di dalamnya.

Kemudian dari sela-sela daun akan tumbuh mata tunas. Ketika mata tunas tersebut tumbuh, individu baru yang kemudian disebut sebagai siung akan muncul.

Bentuk perkembangbiakan tersebut terjadi pada bawang merah. Pada bawang merah, daun akan bertumpuk di pangkalnya dan membentuk mata tunas baru.

Oleh karena itu, jawaban dari pertanyaan mengapa bawang merah disebut umbi lapis adalah karena ada bagian dari bawang merah yang berubah fungsi, sama seperti umbi lapis.

(HDP)