Konten dari Pengguna

Mengapa Bumi Disebut Planet Biru? Ini Alasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu planet yang berada di tata surya adalah planet Bumi. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu planet yang berada di tata surya adalah planet Bumi. Sumber: Pixabay.com

Bumi merupakan salah satu benda langit yang berada di tata surya dan mengelilingi matahari.

Planet Bumi hingga kini disebut sebagai satu-satunya planet yang memiliki kehidupan. Hal ini dilihat dari banyaknya makhluk hidup yang menempatinya.

Selain itu, planet Bumi juga dijuluki sebagai Planet Biru. Mengapa demikian? Untuk mengetahui alasan di balik julukan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Planet Bumi dan Karakteristiknya

Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket A Setara SD/MI Kelas VI yang ditulis oleh Haris Danial, S.Pd, M.A., dan Ismiyati Ano, S.Pd, dalam kategori planet bagian dalam, planet Bumi merupakan planet yang besar dan terpadat dibandingkan planet Merkurius dan Mars.

Planet Bumi juga memiliki aktivitas geologi yang sampai saat ini diketahui sebagai satu-satunya planet yang memiliki kehidupan. Selain itu, Bumi juga memiliki hidrosfer cair dan juga merupakan satu-satunya planet yang memiliki lempeng tektonik.

Atmosfer Bumi sangatlah berbeda dengan planet-planet lainnya karena keberadaan makhluk hidup yang menyumbangkan 21 persen oksigen. Berikut karakteristik dari planet Bumi, yaitu:

  • Jarak Bumi ke matahari sekitar 150 juta kilometer.

  • Periode revolusi Bumi adalah 365,3 hari.

  • Periode rotasi Bumi adalah 23 jam 56 menit.

  • Bumi memiliki satu satelit yaitu Bulan.

  • Diameter Bumi sebesar 12.760 km.

  • 70 persen bagian Bumi ditutupi air dan sisanya adalah daratan.

Pembentukan Planet Bumi terjadi akibat adanya beberapa ledakan di alam semesta. Sumber: Pixabay.com

Fase-Fase Pembentukan Bumi

Dikutip dari buku Geografi Kelas X: Bumi Sebagai Ruang Kehidupan yang ditulis oleh Fitri Sekar Lestar, S.Si, berikut beberapa fase pembentukan Bumi, yaitu:

  1. Fase awal mula jadi alam semesta (big bang). Pada saat big bang, Bumi terwujud tetapi bahan-bahannya telah ada bersama dengan bahan-bahan bintang dan planet-planet lain.

  2. Fase pembentukan bintang-bintang. Matahari dan bumi sebagai calon tata surya belum dilahirkan

  3. Fase supernova, yaitu ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi yang teramat besar.

  4. Fase pendinginan nebula. Pada fase ini, barulah setelah ada kejutan lagi dari supernova yang ada di sekitarnya, gravitasi antarbahan nebula mulai aktif. Ketika gravitasi mulai bekerja, pembentukan sebuah bintang dan atau matahari mulai terjadi.

  5. Fase pembentukan matahari dan cincin planet. Sebagian debu dan gas di bagian dalam nebula mulai berkumpul dan bergabung kemudian secara perlahan-lahan.

  6. Fase akresi. Pada saat ini bumi dengan susunan materi yang seragam belum ada daratan dan atau lautan.

  7. Fase pembentukan bumi. Bahan bahan dari meteor yang memiliki berat jenis yang lebih tinggi mulai tenggelam ke pusat bumi. Akibatnya, tebentuklah inti bumi.

  8. Fase pembentukan atmosfer, samudra, dan makhluk hidup.

Mengapa Bumi Disebut Planet Biru?

Alasan mengapa Bumi disebut planet biru karena sebagian besar Bumi ditutupi oleh air. Sumber: Pixabay.com

Menurut Drs. H. Basuni Rachman, S.Pd, M.Pd, dalam karyanya yang berjudul Planet Bumi, Bumi memiliki julukan Planet Biru karena jika dilihat dari luar angkasa, planet ini tampak berwarna biru.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, 70% bagian bumi ditutup oleh air, sedangkan 30% bumi ditutupi oleh daratan.

Planet Bumi juga memiliki keunikan sendiri dibandingkan planet lainnya karena memiliki air dalam tiga fasa, yakni padat, cair, dan gas.

Hal ini menyebabkan Bumi memiliki lautan dan kutub es serta terjadinya siklus hidrologi yang berkesinambungan.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Berapa jarak Bumi ke matahari?

chevron-down

Jarak Bumi ke matahari sekitar 150 juta kilometer.

Berapa periode revolusi dan rotasi Bumi?

chevron-down

Periode revolusi Bumi adalah 365,3 hari dan periode rotasi Bumi adalah 23 jam 56 menit.

Apa yang terjadi saat fase supernova di fase pembentukan Bumi?

chevron-down

Fase supernova, yaitu ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi yang teramat besar.