Konten dari Pengguna

Mengapa DAS Perlu Dijaga Kelestariannya di Daerah Hulu dan Hilir?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sungai. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sungai. Foto: iStock

Mengapa DAS perlu dijaga kelestariannya di daerah hulu dan hilir? DAS atau Daerah Aliran Sungai berperan penting dalam menjaga lingkungan dan menyediakan kebutuhan air bagi masyarakat.

DAS merupakan satu kesatuan ekosistem yang unsur-unsur utamanya terdiri atas sumber daya alam tanah, air, dan vegetasi serta sumber daya manusia sebagai pelaku pemanfaat sumber daya alam tersebut.

Pengelolaan DAS adalah pengelolaan yang harus terintegrasi dari hulu ke hilir. Jika pengelolaan di hulu tidak dikelola dengan baik, maka akan menimbulkan bencana pada hilirnya, begitu juga sebaliknya.

Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kelestarian DAS di daerah hulu dan hilir sungai.

Pengelolaan DAS ini merupakan upaya dalam mengendalikan hubungan timbal balik antara sumber daya alam dan manusia dengan segala aktivitasnya di dalam DAS.

Tujuan pengelolaan DAS adalah untuk membina kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam bagi manusia secara berkelanjutan.

Simak penjelasan tentang apa saja alasan DAS harus dilestarikan dan dikelola dengan baik.

Mengapa DAS Perlu Dijaga Kelestariannya di Daerah Hulu dan Hilir?

Ilustrasi Sungai. Foto: iStock

Sebagai suatu kesatuan tata air, DAS dipengaruhi kondisi bagian hulu khususnya kondisi biofisik daerah tangkapan dan daerah resapan air yang di banyak tempat rawan terhadap ancaman gangguan manusia.

Hal ini mencerminkan bahwa kelestarian DAS ditentukan oleh pola perilaku, keadaan sosial-ekonomi, dan tingkat pengelolaan yang sangat erat kaitannya dengan pengaturan kelembagaan.

Tidak optimalnya kondisi DAS antara lain disebabkan tidak adanya ketidakterpaduan antarsektor dan antarwilayah dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan DAS tersebut.

Pengelolaan DAS terpadu dilakukan secara menyeluruh mulai keterpaduan kebijakan, penentuan sasaran dan tujuan, rencana kegiatan, implementasi program yang telah direncanakan serta monitoring dan evaluasi hasil kegiatan secara terpadu.

Pengelolaan DAS sangat penting untuk dilakukan mengingat keseimbangan ekosistem air dan tanah.

Baik buruknya sumber daya alam akan sangat tergantung dari kualitas DAS, mulai dari hulu hingga hilir. Karena lemahnya pengelolaan DAS akan terlihat dari bencana tanah longsor, banjir, dan kekeringan yang berkepanjangan.

DAS yang terganggu dan tidak dilestarikan dipastikan akan mengancam jiwa manusia.

DAS yang rusak bisa menimbulkan bencana seperti kekeringan, banjir, dan tanah longsor. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk pengelolaan DAS secara terintegrasi.

Masyarakat sekitar DAS merupakan komponen penting dalam upaya pelestarian DAS. Sebab masyarakat merupakan aktor utama yang memanfaatkan sumber daya alam di sekitar DAS.

Pemberdayaan bagi masyarakat sekitar DAS perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen penduduk terkait perlunya perlindungan dan pelestarian terhadap sumber daya alam dan DAS.

(SFR)